Tamu Finlandia Jatuh Cinta pada Lombok: Bukan Hotel Mewah, Tapi Alam dan Keramahan Warga

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYA – Tamu dari Finlandia yang datang menemui Ketua Komisi II dengan Anggota DPRD ke Lombok mengaku jatuh cinta dengan Indonesia. Bukan karena tempat mewah, tapi karena alamnya yang masih alami dan budaya serta orang-orangnya yang sangat ramah.

Hal itu disampaikan oleh jubir mereka, Rossi, dalam pertemuan aspirasi di Praya, Lombok Tengah.

Menurut Rossi, para tamu dari Finlandia itu pertama kali datang ke Lombok tahun lalu. Sejak saat itu mereka langsung jatuh cinta dan ingin kembali lagi.

“Alasan mereka datang ke sini itu karena memang cinta. Mereka sangat terpukau dengan budaya, orang-orang kita yang sangat friendly, terutama makanan, dan yang paling mereka tekankan, alam,” kata Rossi.

Rossi mengatakan, para turis itu berpesan agar dua hal jangan sampai dihancurkan: budaya dan alam. Karena dua hal itulah yang membuat mereka datang jauh-jauh ke Indonesia. “Mereka bilang, kami datang ke Indonesia bukan karena fancy place, bukan karena hotel berbintang atau restoran mewah. Kami tidak peduli itu. Kami ingin melihat sesuatu yang natural, yang belum dihancurkan,” jelasnya.

Baca Juga :  WTP 14 Kali Berturut-turut, NasDem Loteng: Bagus di Kertas, Tapi Aset Mangkrak dan Jalan Rusak

Mereka juga sangat senang dengan anak-anak di Lombok yang ramah, suka bergaul, dan senang belajar. Menurut mereka, itu adalah hal yang perlu dijaga untuk generasi selanjutnya. “Indonesia adalah satu-satunya negara dengan orang paling ramah di dunia. Itu yang mereka ingat,” tambah Rossi.

Baca Juga :  SABAR: Janji Mastah, SH untuk Desa Kelebuh yang Lebih Sejuk dan Mandiri  

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah, Ferdian Elmiansyah mengatakan akan memperjuangkan aspirasi tersebut. Ia menyebut pembangunan di Lombok harus berkelanjutan, baik secara ekonomi, lingkungan, maupun sosial. “Kita sedang bekerja untuk mengembangkan Lombok. Kita berusaha menjaga alam kita, karena alam ini adalah sumber ekonomi kita bersama para wisatawan,” ujar Ferdian.

Pertemuan itu ditutup dengan ucapan terima kasih dari kedua pihak. Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

68 Tahun Tinggal, Ratusan Nelayan Diusir Mendadak! DPRD Digerebek, Pemdes Dituding Jadi Centeng Perusahaan Jakarta
SAPI 1 TON JADI JUARA, PETANAK LOMBOK BANGGA!
Panitia Pilkades Desa Kuta Pastikan Pilkades 29 Oktober Aman dan Damai, DPT 6.838 Orang
Fraksi NasDem Soroti APBD 2027 Lombok Tengah: Dari Dampak MotoGP Rp 5 Triliun Hingga Nasib Desa
FRAKSI PBR SOROTI APBD 2027 LOTENG Rp2,5 TRILIUN: JANGAN HANYA FOKUS DI MANDALIKA
DARURAT LINGKUNGAN! Pakar Sebut Pasar Hewan Batunyala Bom Waktu Pencemaran Sungai di Lombok Tengah
Penghormatan Terakhir, Kapolda NTB Datang ke Rumah Duka Mustasyar PBNU di Bagu
Menuju Indonesia Emas 2045, Muazim Akbar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Praya
Berita ini 7 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Tamu Finlandia Jatuh Cinta pada Lombok: Bukan Hotel Mewah, Tapi Alam dan Keramahan Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:21 WIB

SAPI 1 TON JADI JUARA, PETANAK LOMBOK BANGGA!

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Panitia Pilkades Desa Kuta Pastikan Pilkades 29 Oktober Aman dan Damai, DPT 6.838 Orang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Fraksi NasDem Soroti APBD 2027 Lombok Tengah: Dari Dampak MotoGP Rp 5 Triliun Hingga Nasib Desa

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:21 WIB

FRAKSI PBR SOROTI APBD 2027 LOTENG Rp2,5 TRILIUN: JANGAN HANYA FOKUS DI MANDALIKA

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

14 Hari di Jalanan Loteng: Polresta Gencar Edukasi, Bukan Sekadar Tilang!

Senin, 26 Okt 2026 - 16:13 WIB

Kepolisian Lombokdaily

Sepekan, Polda NTB Sita 4.419 Liter Pertalite Ilegal, 7 Orang Jadi Tersangka

Senin, 26 Okt 2026 - 16:04 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Kemiskinan di Lombok Tengah Turun, Tinggal 10,34 Persen

Senin, 26 Okt 2026 - 13:48 WIB