Lalu Ibnu Hajar Ajak Pemuda NTB Nyalakan Bara Kebangkitan dari Desa, Pondok, hingga Kampus
MATARAM — Semangat Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 menggema kuat dari Nusa Tenggara Barat. Ketua Umum DPP Sasaka Nusantara, YMH. Lalu Ibnu Hajar, menyerukan pesan yang menusuk kalbu: kebangkitan bukan sekadar upacara, tapi gerakan nyata dari tanah kelahiran sendiri.
Dalam pernyataan resminya bertajuk Semangat & Harapan Ketua Umum DPP Sasaka Nusantara, Lalu Ibnu Hajar mengajak seluruh generasi Sasaka untuk menghidupkan kembali ruh Boedi Oetomo: bangkit dari keterpecahan, bersatu demi kemajuan bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bangkit bukan hanya dengan kata, tapi dengan kerja nyata. Bangkit untuk menjaga NKRI, merawat adat dan agama, menguatkan ekonomi umat, dan mendidik pemuda yang berani berpikir, berani bertindak, dan berani menjaga marwah bangsa,” tegasnya.
Dari Gumi Sasak untuk Indonesia
Pesan paling menggetarkan datang ketika beliau berpesan kepada seluruh anak bangsa di NTB: “Jangan tunggu bangsa memanggil, jadilah kalian yang memanggil bangsa untuk bergerak. Dari desa, dari pondok, dari pasar, dari kampus—nyalakan bara kebangkitan dari tempat kalian berdiri.”
Kalimat itu seolah menjadi suluh di tengah harapan. Bahwa kebangkitan tidak harus menunggu dari pusat, tapi bisa dimulai dari langkah kecil di berugak, di sawah, di masjid, di ruang kelas.
Lalu Ibnu Hajar menutup pesannya dengan ikhtiar besar: Dari Gumi Sasak Untuk Nusantara Maju Jaya Sejahtera. Ia mengajak seluruh elemen menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai gerakan bersama membangun Indonesia yang adil, kuat, dan bermartabat.
Seruan ini menjadi pengingat bahwa Gumi Sasak tak pernah absen dalam denyut nadi Indonesia. Dari pulau kecil, lahir semangat besar untuk Nusantara.
Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net






















