Lombok Tengah Jadi Bagian Program Satu Telur Sehari Alfamart, Jangkau 39 Kota/Provinsi di Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah (LOMBOKDAILY.NET) — Di tengah upaya nasional menekan prevalensi stunting, Alfamart terus mengambil peran melalui program berkelanjutan “Satu Telur Sehari”. Program yang telah berjalan sejak 2022 ini konsisten memperluas jangkauan penerima manfaat sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak Indonesia.

Memasuki tahun keempat pelaksanaannya pada 2026, program tersebut diperluas ke 39 kota dengan target distribusi lebih dari 510.000 butir telur bagi lebih dari 2.700 anak yang terindikasi stunting. Secara periodik, telur didistribusikan selama tiga hingga enam bulan melalui kader posyandu dan dinas kesehatan setempat yang turut melakukan pemantauan tumbuh kembang anak penerima manfaat.

Di kaki Gunung Rinjani bagian selatan, terdapat sebuah desa bernama Desa Teratak yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari hutan yang merupakan tempat masyarakatnya mencari nafkah setiap hari. Desa tersebut berada di Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah NTB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa ini sedang berjuang melawan stunting kemudian menjadi salah satu wilayah penerima manfaat program Satu Telur Sehari Alfamart, berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan Lombok Tengah, terdapat lebih dari 100 anak yang terindikasi stunting.

Kepala UPTD BLUD Puskesmas Teratak, Usmannawai S.Kep menyampaikan, bantuan dari Alfamart tersebut sangat penting dan sangat dibutuhkan. Karena penanganan dari desa sudah tidak bisa maksimal akibat efisiensi anggaran.

Baca Juga :  Bandara Lombok Catat Kenaikan Penumpang Selama Pocari Run Mandalika

Anak-anak yang terindikasi stunting tidak hanya mendapatkan tambahan asupan protein berupa satu telur setiap hari, tetapi juga pendampingan mengenai pola asuh dan pola makan seimbang bagi orang tua.

“Untuk kasus stunting yang sedang ditangani jumlahnya lebih dari 100 balita , untuk kasus westing juga lebih dari 100. Westing atau gizi kurang ,bisa berpotensi jadi stunting, kalau tidak di tangani dengan baik,” jelas Usmannawai.

Untuk itu, program Alfamart ini sangat membantu Puskesmas (PKM) Teratak khususnya untuk penangan kasus stunting. Apalagi antusias penerima bantuan sangat tinggi karna kualitas telur sangat baik dan berharap berkelanjutan.

“Terimakasih disampaikan oleh penerima bantuan yang disampaikan lewat ketua forum kader desa. Dan dari Puskesmas ,trimakasih dan apresiasi utk manajemen dan jajarannya , sehat selalu semoga ,semua ikhtiar ibu/bpk dicatat jadi amal jariah amin,” tandas Usmannawai.

“Program sederhana ini memberikan dampak yang sangat membantu terhadap pertumbuhan anak-anak yang terindikasi stunting. Manfaatnya dapat dirasakan langsung, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi harian anak,” ujar Usman.

Ia menjelaskan, telur dipilih karena menjadi salah satu sumber protein hewani yang mudah diperoleh, terjangkau, serta praktis diolah sebagai menu harian anak. Selain distribusi telur, program ini juga dibarengi dengan edukasi gizi dan pemeriksaan berkala yang dilakukan bersama kader posyandu.

Baca Juga :  Giliran Bima Dapat Program Operasi Katarak Gratis Bank NTB Syariah

Intervensi Berkelanjutan Satu Telur Sehari Alfamart

Seiring berjalannya waktu, cakupan program “Satu Telur Sehari” terus mengalami peningkatan, baik dari sisi wilayah maupun jumlah penerima manfaat. Pada 2026, program ini menargetkan distribusi lebih dari 510.000 butir telur untuk lebih dari 2.700 anak di 39 kota.

Sebelumnya, pada 2025, Alfamart mendistribusikan lebih dari 189.000 butir telur kepada 1.000 anak terindikasi stunting di 25 kota, dengan rata-rata 72 persen anak penerima manfaat menunjukkan perkembangan tumbuh kembang yang positif. Sementara pada 2024, sebanyak 103.000 lebih butir telur disalurkan kepada 591 anak di 12 kota. Adapun pada awal pelaksanaan program tahun 2022, lebih dari 177.000 butir telur telah didistribusikan kepada 1.000 anak di 10 kota.

General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya mengatakan, program “Satu Telur Sehari” difokuskan kepada anak-anak yang terindikasi mengalami perlambatan pertumbuhan dan penurunan status gizi. Penentuan penerima manfaat dilakukan berdasarkan pendataan bersama dinas kesehatan setempat agar program berjalan tepat sasaran.

“Program Satu Telur Sehari bukan sekadar membagikan telur, tetapi menjadi salah satu bentuk intervensi sederhana yang dinilai efektif dan efisien dalam membantu penanganan stunting di berbagai daerah. Selama empat tahun berjalan, respons positif dan perkembangan anak penerima manfaat menjadi semangat bagi Alfamart untuk terus menghadirkan kontribusi sosial yang berkelanjutan,” ujar Rani.

Baca Juga :  Polda NTB Perketat Pengamanan MotoGP Dengan Tiga Zona Pengamanan dan Antisipasi Khusus

Menurut Rani, program tersebut juga tidak berhenti pada pemberian bantuan pangan, melainkan disertai pemantauan berkala terhadap perkembangan anak melalui pencatatan yang dilakukan bersama dinas kesehatan dan kader posyandu.

“Semangatnya adalah bagaimana Alfamart dapat turut berkontribusi membantu menekan angka stunting, sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan berkembang menjadi generasi unggul di masa depan,” lanjutnya.

Sebagai informasi, program “Satu Telur Sehari” tahun 2026 resmi dimulai sejak Mei. Selama periode Mei hingga Oktober 2026, distribusi telur dilakukan setiap periodik kepada lebih dari 2.700 anak penerima manfaat di 39 kota.

Selain distribusi protein hewani, program ini juga dibarengi dengan pencatatan tumbuh kembang anak, pendampingan, serta edukasi gizi bagi orang tua. Melalui kolaborasi bersama dinas kesehatan dan kader posyandu, edukasi tersebut diharapkan dapat membantu keluarga memahami pentingnya pola makan bergizi sederhana untuk mendukung pertumbuhan anak secara berkelanjutan.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Tamu Finlandia Jatuh Cinta pada Lombok: Bukan Hotel Mewah, Tapi Alam dan Keramahan Warga
SAPI 1 TON JADI JUARA, PETANAK LOMBOK BANGGA!
DARURAT LINGKUNGAN! Pakar Sebut Pasar Hewan Batunyala Bom Waktu Pencemaran Sungai di Lombok Tengah
Penghormatan Terakhir, Kapolda NTB Datang ke Rumah Duka Mustasyar PBNU di Bagu
Pesta Rasa di Mandalika: Ratusan Ribu Tamu Tumpah, Lidah Gubernur Cuma Kenal Dua Rasa – Enak dan Enak Banget!
LASQI Loteng 2026 Tuntas, Praya Juara Umum – Bupati Pathul Titip Pesan Soal Sampah
NTB Jadi Contoh Nasional! BNPB dan GIZ Siapkan Payung Dana Buat Warga Saat Bencana
Posyandu Rasa Alfamart? Ibu-Ibu di Mataram Heboh, Cek Kesehatan Anak Sambil Belanja!
Berita ini 89 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Tamu Finlandia Jatuh Cinta pada Lombok: Bukan Hotel Mewah, Tapi Alam dan Keramahan Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:21 WIB

SAPI 1 TON JADI JUARA, PETANAK LOMBOK BANGGA!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:45 WIB

DARURAT LINGKUNGAN! Pakar Sebut Pasar Hewan Batunyala Bom Waktu Pencemaran Sungai di Lombok Tengah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Penghormatan Terakhir, Kapolda NTB Datang ke Rumah Duka Mustasyar PBNU di Bagu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Pesta Rasa di Mandalika: Ratusan Ribu Tamu Tumpah, Lidah Gubernur Cuma Kenal Dua Rasa – Enak dan Enak Banget!

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pembangunan Lombokdaily

Gebyar PAUD Lombok Tengah 2026 Meriah, Ribuan Anak Tampil Penuh Semangat

Kamis, 29 Okt 2026 - 13:07 WIB

Kepolisian Lombokdaily

1.112 Personel Amankan Pilkades Serentak di Lombok Tengah

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:52 WIB