PRAYA, LOMBOK TENGAH – Hitungan hari jelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi NTB di Lombok Tengah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mulai menertibkan kawasan Masjid Agung Praya, Senin malam (2/6).
Sekitar pukul 20.53 WITA, petugas berkeliling menggunakan pengeras suara dan mengimbau para pedagang kaki lima yang biasa mangkal di depan masjid agar tidak meninggalkan gerobak dan peralatan dagang usai berjualan.
“Silakan para pedagang yang berjualan di depan Masjid Agung supaya tidak meninggalkan gerobak di lokasi berjualan. Diminta agar gerobaknya dibawa ke rumah masing-masing atau tempat yang aman supaya kelihatan bagus,” tegas salah satu anggota Satpol PP saat pengumuman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus Penataan Kawasan Pusat MTQ. Masjid Agung Praya akan menjadi salah satu Ikon utama kegiatan MTQ tingkat Provinsi NTB tahun ini. Pemkab Loteng ingin memastikan kawasan terlihat rapi dan tertib saat kafilah dari kabupaten/kota se-NTB berdatangan.
Satpol PP menegaskan, imbauan ini bukan melarang aktivitas jualan. Pedagang tetap diizinkan berdagang seperti biasa. Hanya saja, seluruh peralatan wajib diangkut setiap hari agar tidak ada gerobak yang “menginap” di area masjid.||
Editor: Rosidi
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net





















