Kubah Harapan dari Batunyala: Ketika Rp649 Juta Menjadi Titipan Amal untuk 50 Tahun Mendatang

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Masjid Alistiqomah Batunyala Lalu Rahadian, Camat Praya Tengah M.Saleh, Kades Batunyala, Dewan Pembina Drs HL Zulkarnain, CV Amanah Setiawan Suwanto,

PRAYA TENGAH – Sabtu pagi, 23 Mei 2026, Masjid Al-Istiqomah Desa Batunyala tak sekadar menjadi saksi penandatanganan kertas bermeterai. Di bawah langit Praya Tengah, sebuah janji amal terucap pelan namun menggetarkan: janji membangun kubah rumah Allah setinggi 9 meter, selebar 12 meter, yang diharapkan tegak hingga 70 tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjanjian Kerja Sama itu mengikat erat Yayasan Masjid Al-Istiqomah dengan CV Amanah Jaya Kubah. Namun yang membuat hidmat bukan angka kontrak Rp696.000.000, melainkan keikhlasan yang menguranginya. Sedekah Rp50.000.000 dari CV Amanah Jaya Kubah membuat beban jamaah berkurang menjadi Rp649.000.000. Di atas kertas kontrak, tertulis angka. Di hati yang hadir, tertulis keajaiban gotong royong.

Tentang Kubah yang Bukan Sekadar Bangunan

Ketua Dewan Masjid Al-Istiqomah, Lalu Rahadian, menuturkan dengan suara bergetar bahwa kubah ini dirancang bukan untuk gagah sesaat. Konsultan profesional telah menghitungnya, SNI menjadi rujukan. “Kami ingin anak cucu kami 50 tahun lagi masih bisa bersujud di bawah kubah yang sama, tanpa takut bocor, tanpa khawatir perbaikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kunker di Lombok Timur, Kapolda NTB Tebar Benih hingga Resmikan Primkopo

Namun jalan menuju kubah itu tidak selalu mulus. Empat tahun masjid ini dibangun, jamaah sudah melihat sendiri bagaimana sebagian kontraktor dari Jawa pergi meninggalkan pekerjaan baru 20% selesai. Atap yang belum rapi membuat air hujan jadi tamu tak diundang saat jamaah bersujud. Sales datang dan pergi, tapi tanggung jawab teknis tak pernah jelas muaranya.

Luka itu yang membuat kehadiran CV Amanah Jaya Kubah terasa berbeda. Sejak 2011, mereka membuka kantor permanen di Lombok. “Biar kalau bocor, kalau panel lepas, jamaah tahu harus mengetuk pintu siapa,” kata Setiawan Suwanto, mewakili CV Amanah Jaya Kubah. Bukan cuma membangun, mereka berjanji memberi garansi, merawat, dan menjadi tetangga yang tak hilang setelah proyek selesai.

Baca Juga :  Wabup Nursiah Lepas 23 Wartawan Loteng ke Porwada PWI NTB 2026

Rp300 Juta di Tangan, Rp649 Juta di Depan Mata

Bendahara masjid membuka catatan: saldo saat ini sekitar Rp300 juta. Dari total pembangunan yang sudah menyentuh Rp1,5 miliar, kini tinggal satu tahap besar: kubah. Targetnya 8 bulan, sebelum Idul Adha, bagian kedap air harus sudah terpasang agar jamaah tak lagi kepayahan menahan tetesan hujan saat takbir berkumandang..

Setiawan Suwanto berjanji, produksi kedap air dikebut. Pembongkaran bagian lama akan dimulai, masyarakat diajak terlibat agar pekerjaan lebih cepat. “Ini bukan proyek kami. Ini proyek akhirat kita bersama,” ucapnya.

Pengurus masjid tak menutup mata, masih ada kekurangan dana. Tapi mereka percaya pada panen tahun depan, pada receh yang dikumpulkan ibu-ibu pengajian, pada kotak amal yang tak pernah kosong, pada uluran tangan Masyarakat dan Ketua Zona yang diharapkan hadir. “Kekompakan adalah semen terkuat,” tegas Lalu Rahadian.

Baca Juga :  Seragam di Ladang, Janji untuk Perut Rakyat

Bekal yang Tak Pernah Kadaluarsa

Di akhir acara, doa mengalir. Nama-nama disebut satu persatu: terima kasih untuk tim CV Amanah Jaya Kubah, untuk jamaah yang datang membawa harapan, untuk tanah Batunyala yang merelakan dirinya jadi tempat sujud.

Pembangunan kubah ini mungkin selesai 8 bulan lagi. Tapi bagi warga Batunyala, pembangunan sejati adalah keyakinan bahwa setiap rupiah yang disedekahkan hari ini akan menjadi atap peneduh bagi anak cucu, menjadi amal jariyah yang tak putus meski raga sudah terkubur tanah.

Sebab masjid bukan tentang kubah yang tinggi menjulang. Masjid adalah tentang hati-hati yang mau merunduk bersama, mengangkat beban bersama, dan percaya bahwa Allah tak pernah tidur menyaksikan ikhtiar hamba-Nya.

Dan di Masjid Alistiqomah Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah, Sabtu itu, ikhtiar itu baru saja ditandatangani.

Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Peringati Hari Juang Polri, Kapolda NTB: Semangat Polisi Pejuang 1945 Harus Tetap Hidup
Kejari Loteng Mulai Proses Laporan Kasus Dugaan Penyelewengan DD/ADD Selong Belanak
LOMBOK PALING SOLAH SE-INDONESIA
Capaian Kejari Loteng 2025: Amankan 15 Proyek, Pulihkan Aset Negara Rp 3 Miliar
Bupati Lombok Tengah Buka MTQH XXXII Tingkat Kecamatan Praya Timur
13 OKNUM DPRD NTB KEBAL HUKUM? SASAKA GEDOR KEJATI
YUSUF BUKAN BURONAN, DIA KORBAN TANAH WARISAN! 80% Warga Kabul Siap Demo
Wabup Nursiah Lepas 23 Wartawan Loteng ke Porwada PWI NTB 2026
Berita ini 345 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Peringati Hari Juang Polri, Kapolda NTB: Semangat Polisi Pejuang 1945 Harus Tetap Hidup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Kejari Loteng Mulai Proses Laporan Kasus Dugaan Penyelewengan DD/ADD Selong Belanak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:49 WIB

LOMBOK PALING SOLAH SE-INDONESIA

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:37 WIB

Capaian Kejari Loteng 2025: Amankan 15 Proyek, Pulihkan Aset Negara Rp 3 Miliar

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:15 WIB

Bupati Lombok Tengah Buka MTQH XXXII Tingkat Kecamatan Praya Timur

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

Wakapolda NTB Turun ke Bintaro, Ajak Warga Jaga Keamanan Bareng-Bareng

Rabu, 26 Agu 2026 - 21:35 WIB

Kepolisian Lombokdaily

Saat BKO di NTT, Brimob NTB Bantu Warga Nioniba yang Kesulitan Air

Rabu, 26 Agu 2026 - 14:42 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Air PDAM di Penujak Sudah Kembali Jernih, Tingkat Kekeruhan Tercatat 2,52 NTU

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:30 WIB