LSM Ampes NTB Minta Masyarakat Tetap Bijak dan Tak Terprovokasi, Polisi Serius Tangani Kasus Anggota DPRD dan Debt Collector PT. LNI di Loteng

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombokdaily.net – Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sasak di Nusa Tenggara Barat (NTB). LSM Ampes NTB, Lalu Subadri mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi atas persoalan yang melibatkan anggota DPRD dan pihak debt collector PT. LNI. Ia menegaskan bahwa kasus ini harus disikapi dengan bijak dan sudah dilaporkan ke Polres Lombok Tengah (Loteng) untuk proses hukum yang transparan dan adil.

Menurut Subadri, laporan yang masuk ke polisi terkait Muhibban adalah murni masalah pribadi dan tidak ada kaitannya langsung dengan PT. LNI. Laporan tersebut diajukan oleh Samsul Hadi dan Nasrudin. Samsul Hadi diketahui sebagai karyawan PT Smart Multi Finance yang beralamat di Mataram, sedangkan Nasrudin adalah karyawan biasa di PT. LNI. Nasrudin tidak terlibat sebagai pencabut di rumah Lalu Ibnu Hajar.

Baca Juga :  Malam Puncak Festival BauNyake Tidak Boleh Bawa Senjata dan Miras

Subadri juga mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap oknum yang diduga melakukan kekerasan atau pengancaman terhadap Sopian Hadi dan Nasrudin. Ia menegaskan bahwa apapun tindakan mereka, kekerasan dan pengancaman tidak dapat dibenarkan. Jika memang pelapor atau terlapor melakukan kesalahan, proses hukum harus dijalankan sesuai aturan tanpa pandang bulu.

Kasus ini saat ini tengah ditangani serius oleh Polres Loteng. Pihak penyidik Satreskrim sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna mengungkap fakta secara objektif. Subadri menegaskan pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan agar tidak ada pihak yang dirugikan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat yang berwenang. LSM Ampes NTB berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini demi memastikan keadilan dan ketertiban di masyarakat. |®|

Penulis : Rossi

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Pakar NTB: Stop Kekerasan Seksual di Pesantren, Lindungi Santri Jangan Tutupi Kasus
Tongkat Komando Dokkes Polda NTB Berpindah: Kombes dr. Iskandar Resmi Jabat Kabiddokkes, Kapolda Titip Pesan Khusus
KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN
NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 
Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara
PDAM Lombok Tengah Jangan Jadi Sapi Perah Politik
PDAM Loteng di Persimpangan: Pakar Desak Transparansi Uang Pelanggan dan Evaluasi Direksi
Pakar Lingkungan Desak ITDC Terbuka Soal CSR, Rangkul Pers dan Kreator Mandalika
Berita ini 56 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 28 September 2026 - 06:16 WIB

Pakar NTB: Stop Kekerasan Seksual di Pesantren, Lindungi Santri Jangan Tutupi Kasus

Selasa, 22 September 2026 - 18:58 WIB

Tongkat Komando Dokkes Polda NTB Berpindah: Kombes dr. Iskandar Resmi Jabat Kabiddokkes, Kapolda Titip Pesan Khusus

Minggu, 20 September 2026 - 08:43 WIB

KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN

Sabtu, 12 September 2026 - 11:36 WIB

NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 

Kamis, 10 September 2026 - 09:02 WIB

Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

BIAR FIT KAWAL MOTOGP, POLISI LOTENG CEK KESEHATAN DULU

Kamis, 1 Okt 2026 - 12:29 WIB