Pernikahan Anak Menjadi Skala Prioritas Dalam Agenda Musrenbang RKPD Tahun 2026

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombokdaily.net – Dipimpin Wabup Loteng dr HM Nursiah S,sos.Msi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pada Tahun 2026 berlangsung di ballroom lantai 5 kantor Bupati Loteng pada Kamis 12 Juni 2025. Kegiatan tersebut untuk mereview kembali rencana kerja pemerintah daerah di tahun 2026 mendatang Sekaligus mengakomodir usulan program yang belum masuk.

Dua persoalan krusial jadi isu utama yang mencuat dalam Musrenbang RKPD tersebut. Yakni persoalan pernikahan anak dibawah umum atau nikah dini serta penanganan sampah. Pemkab Loteng didorong untuk memberikan perhatian serius terhadap dua persoalan itu. Dengan menghadirkan program-program relevan yang bisa menjawab persoalan tersebut.

Baca Juga :  Aktivis Lingkungan Nujumuddin Soroti Konflik Pengusiran Surf Gude Diteluk Ekas 

Penyelesaian terhadap dua persoalan tersebut sangatlah penting karena bisa mempengaruhi aspek pembangunan yang lain. Adapun maraknya Kasus pernikahan dibawah umur angkanya yang masih cukup tinggi di wilayah hukum Kabupaten Lombok Tengah NTB. Untuk itu Pemda merasa berkewajiban untuk mencegah hal tersebut hingga kasus banyak muncul diantaranya kasus stunting hingga persoalan kemiskinan. Dengan kata lain jika kasus pernikahan anak dini bisa ditekan maka akan bisa berdampak pada penurunan kasus stunting dan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Lombok Tengah NTB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitu juga dengan persoalan sampah, jika tidak segera ditangani serius bisa menjadi persoalan serius kedepan. Mengingat, volumenya yang terus bertambah. Tanpa bisa dikendalikan. Sehingga mengancam eksistensi TPA Pengengat yang ada sekarang. Di mana rancangan awalnya TPA Pengengat akan bisa bertahan hingga 10 tahun. Namun ternyata sudah berjalan lima Tahun kondisi TPA Pengengat sudah hampir penuh.

Baca Juga :  Ungkap Peredaran Narkotika Polres Loteng Amankan Empat Terduga Pelaku di Pujut dan Pratim

Terhadap dua isu utama tersebut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Loteng H. Lalu Wiranata, S.IP.M.A., menegaskan itu akan menjadi atensi pemerintah daerah di tahun 2026 mendatang. Usulan dan aspirasi yang masuk nantinya akan disinkronisasikan dengan program di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Loteng. Supaya program yang dihadirkan bisa menjawab persoalan masyarakat.

Baca Juga :  Bank NTB Syariah Gelar Pemantapan dan Evaluasi Penggunaan Siskeudes Bersama Pemkab Sumbawa Barat dan Berikan Apresiasi kepada Pemerintah Desa Aktif

“Musrenbang RPKD ini penting untuk kita memperoleh usulan dan aspirasi dari masyarakat soal program seperti apa yang diinginkan untuk dilaksanakan tahun depan. Sesuai dengan target pembangunan yang ada,” ujar nya.

Kalaupun tidak tertampung semuanya karena terkendala kemampuan anggaran daerah, hasil Musrenbang RKPD tersebut sebagai dasar bagi Pemkab Loteng untuk pengusulan program ke pemerintah provinsi maupun pusat. “Hasil Musrenbang RKPD ini nantinya juga akan kita usulkan ke pemerintah provinsi dan kementerian terkait. Agar bisa menjadi program oleh pemerintah provinsi maupun pusat,” tutupnya. Dalam Rapat Musrenbang ini dihadiri oleh sejumlah Pejabat yang ada di Kabupaten Loteng. |*|

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Pemkab Lombok Tengah Gelar Lelang Puluhan Unit Eks Kendaraan Dinas Secara Online
Siap Sambut MTQ, Pol PP Loteng Imbau Pedagang: Bawa Pulang Gerobak, Jangan Parkir di Masjid Agung 
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pathul: “Pancasila Bintang Penuntun dan Jangkar Moral Bangsa”
Meriahkan HLUN ke-30, KLPI Lombok Tengah Gelar Lomba Senam
BGN dan Polda NTB Bongkar Modus Penipuan Dapur MBG di Lombok Timur
PEMDA LOMBOK TENGAH DAN PDAM TIRTA ARDHIA RINJANI PERKUAT KERJA SAMA PELAYANAN AIR BERSIH DI KEK MANDALIKA
Skandal Jual-Beli Titik SPPG Terbongkar, Kerugian Capai Rp950 Juta: Polisi Tetapkan Penyidikan Hari Ini
Sapi Kurban 1,6 Ton dari Presiden Prabowo Mendarat di Lombok Tengah, Bupati Pathul Serahkan Langsung ke Warga Mertak Tombok
Berita ini 7 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:01 WIB

Pemkab Lombok Tengah Gelar Lelang Puluhan Unit Eks Kendaraan Dinas Secara Online

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:29 WIB

Siap Sambut MTQ, Pol PP Loteng Imbau Pedagang: Bawa Pulang Gerobak, Jangan Parkir di Masjid Agung 

Senin, 1 Juni 2026 - 11:59 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pathul: “Pancasila Bintang Penuntun dan Jangkar Moral Bangsa”

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:59 WIB

Meriahkan HLUN ke-30, KLPI Lombok Tengah Gelar Lomba Senam

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:35 WIB

BGN dan Polda NTB Bongkar Modus Penipuan Dapur MBG di Lombok Timur

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU