Pekerja Ilegal China Diduga Masuk ke NTB, Aparat Diminta Usut

Kamis, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Akhir akhir ini Polri bekerja serius mengungkap kasus TPPO , tak satupun pelaku selamat dari jeratan hukum. Tentu kerja polisi soal perdagangan orang ini kita acungkan jempol bahkan apresiasi besar untuk Kapolri , Kapolda dan jajaran Kapolresnya.

Demikian ungkap Wakil Ketua Perindo NTB M.Samsul Qomar pada Sabtu 23 September 2023 kepada lombokdaily.net via WA.

Mumpung sedang hangat keberhasilan pengungkapan human trafiking ini lanjut Qomar, pihaknya mendorong Polda NTB untuk mengusut isu dan dugaan masuknya pekerja ilegal asing asal China di pembangunan Smelter dan bandara KSB.

“Info yang kami dapatkan ada aktifitas pesawat carter yang masuk ke indonesia kemudian menggunakan boat ke KSB, informasi ini harus di tindaklanjuti oleh kepolisian dan melakukan pengecekan ke proyek tersebut,”kata Qomar.

Pihaknya juga meminta pihak imigrasi Sumbawa pro aktif dalam mengawasi pergerakan tenaga kerja asing ini.

“Pemkab KSB juga kita curigai terlibat dalam progres kedatangan TKA, karena terkesan tertutup dan di tutup-tutupi,”imbuh Qomar.

Baca Juga :  Pelaku Kasus Pelecehan Seksual Ponpes Di Pringgarata Diancam 15 Tahun Penjara

Hal lain soal smelter dan bandara ini anjutnya,  adalah adanya dugaan mark up harga lahan yang di bebaskan.

Info yang ia dapatkan, menyebutkan harga laha per hektare Rp.200 juta yang di terima pemilik, namun pagu untuk harga lahan tersebut sangat tinggi jauh dari harga yang di terima oleh pemilik lahan.

“Untuk itu, kami mendukung Polda mengusut proyek Pembangunan smelter dan bandara KSB baik soal dugaan mark up lahan maupun TKA ilegalnya,”pungkas Qomar.

Baca Juga :  Aliansi Petani Menggugat Unjuk Rasa Harga Anjlok

Sementara itu, Bupati KSB Musyafirin dikonfirmasi via WA-nya menyatakan kalau apa yang disampaikan oleh M.Samaul Qomar tersebut jauh dari pakta, namun menurutnya hal itu lebih baik dimuat media.

“Sebaiknya dimuat saja walaupun itu jauh dari fakta,”katanya singkat.

Saat ditanyakan lagi mengenai seperti apa pakta sesungguhnya, agar tidak menjadi fitnah, Musyafirin tidak memberi jawaban.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Sasaka Nusantara Desak Pemerintah Lombok Tengah Tutup Villa Ilegal di Kawasan Mandalika
Masyarakat Pujut Menolak Tambang Ilegal di Kuta Mandalika, Kapolres Loteng Fasilitasi Petisi
111 Pihak Terlibat dalam Sengketa Kewarisan 4,6 Hektar di PA Praya : Keadilan Akhirnya Berbicara
Masyarakat Desak KLHK Cabut Izin Konsesi Hutan PT Shadana Arifnusa
Desakan Pencabutan Izin Konsesi Hutan PT Shadana Arifnusa di Lombok Tengah Karena Pelanggaran Kewajiban dan Komitmen
Ratusan Masyarakat Loteng Geram dengan Aktivitas PT Shadana ArifNusa, Diduga Lakukan Perambahan Hutan
Penganiayaan WNA Amerika di Lombok Tengah, Pelaku dan Teman-temannya Dikejar Hukum
Polres Lombok Barat Ungkap Kasus Pembunuhan Brigadir Esco Faska, Istrinya Jadi Tersangka
Berita ini 113 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:49 WIB

Sasaka Nusantara Desak Pemerintah Lombok Tengah Tutup Villa Ilegal di Kawasan Mandalika

Jumat, 12 Desember 2025 - 06:18 WIB

Masyarakat Pujut Menolak Tambang Ilegal di Kuta Mandalika, Kapolres Loteng Fasilitasi Petisi

Selasa, 25 November 2025 - 11:53 WIB

111 Pihak Terlibat dalam Sengketa Kewarisan 4,6 Hektar di PA Praya : Keadilan Akhirnya Berbicara

Kamis, 6 November 2025 - 14:08 WIB

Masyarakat Desak KLHK Cabut Izin Konsesi Hutan PT Shadana Arifnusa

Rabu, 29 Oktober 2025 - 07:09 WIB

Desakan Pencabutan Izin Konsesi Hutan PT Shadana Arifnusa di Lombok Tengah Karena Pelanggaran Kewajiban dan Komitmen

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Sabtu, 10 Jan 2026 - 10:01 WIB