PATROLI RINJANI PRESISI: GEBRAKAN POLRES LOMBOK TENGAH ATAU SEKADAR “JALAN-JALAN” SERAGAM?  

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Di tengah ancaman malam yang tak pernah tidur, Polres Lombok Tengah kembali turun ke jalan lewat Patroli Rinjani Presisi. Jargon “hadir di tengah masyarakat” kembali digaungkan. Tapi pertanyaannya: hadir untuk mengamankan, atau hanya numpang lewat bawa rotator?

Apel Gagah, Aksi di Lapangan?

Patroli gabungan TNI-POLRI-POL PP ini dibuka dengan apel yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. Arahannya tegas: humanis, profesional, responsif. Kata-kata yang enak didengar, tapi masyarakat butuh bukti, bukan pidato. 

Sasaran sudah jelas – titik rawan, pusat keramaian, jalur balap liar, hingga knalpot brong yang bikin kuping pekak. Tim menyisir lokasi, ngobrol dengan warga, membubarkan kerumunan larut malam. Semua terdengar seperti SOP patroli pada umumnya. Bedanya kali ini dibungkus nama “Rinjani Presisi”.

Kata Kapolres: Cegah, Bukan Memadamkan

“Melalui Patroli Rinjani Presisi ini, kami ingin memastikan Polri selalu hadir,” ujar AKBP Eko Yusmiarto. Kalimat normatif yang selalu muncul tiap ada patroli. Targetnya klise: cegah kriminalitas, balap liar, knalpot tak sesuai spek, sampai kecelakaan.

Baca Juga :  Polres Bima Kota Patroli Malam dan Patroli Menjelang Sahur Di Bulan Puasa 

Pendekatan persuasif diklaim jadi senjata. Kelompok nongkrong malam didatangi, diedukasi, dibubarkan halus. Bagus di atas kertas. Tapi warga sudah kenyang janji “presisi”. Yang mereka tunggu: jalanan sepi begal, tidur tak terganggu deru knalpot, anak muda tak lagi adu nyali di aspal.

Presisi atau Seremoni?

Polres menyebut ini implementasi tugas pelindung, pengayom, pelayan. Intensitas patroli ditingkatkan, katanya, agar angka kriminalitas turun. Narasi yang diulang-ulang setiap tahun.

Masalahnya, “tugas rutin yang ditingkatkan” seringkali hanya kencang di awal, lalu kendor saat sorotan media padam. Masyarakat Lombok Tengah tak butuh patroli dadakan yang muncul saat pimpinan turun. Mereka butuh konsistensi – presisi yang benar-benar presisi, bukan sekadar nama operasi.

Baca Juga :  Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Kapolres Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Pekarangan

Jika Patroli Rinjani memang niat menjaga Kamtibmas, buktikan dengan malam-malam yang benar-benar senyap dari knalpot brong dan balap liar. Kalau tidak, ini cuma jadi satu lagi seremoni seragam: datang, foto, bubar.

Rakyat sudah cukup disuguhi kata “kondusif”. Yang mereka mau: aman tanpa syarat, bukan aman dalam siaran pers.||

Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Polisi Keliling Kampung, Cegah Balap Liar dan Kriminal di Loteng
Polda NTB Minta Anggaran 2027 Disusun Lebih Cermat dan Tepat Sasaran
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda NTB Pilih Satpam Terbaik Lewat Lomba
Peringati Harlah Pancasila, Kapolda NTB Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman
Portal Mitra Ditutup, Polisi Buru Dugaan Penipuan SPPG: BGN Perketat Verifikasi Hingga Tingkat Desa/Kelurahan 
Tebar Berkah Idul Adha, Polda NTB Kurbankan 261 Ekor Hewan, Ribuan Warga Kebagian Daging
Gebrak Awal Irjen Kalingga: BIZAM Jadi Saksi Pergantian Nahkoda Polda NTB
Jaga Tunas Bangsa, Jaga Indonesia: Pesan Haru Kapolres Loteng di Harkitnas ke-118
Berita ini 14 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:01 WIB

Polisi Keliling Kampung, Cegah Balap Liar dan Kriminal di Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:19 WIB

Polda NTB Minta Anggaran 2027 Disusun Lebih Cermat dan Tepat Sasaran

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:33 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda NTB Pilih Satpam Terbaik Lewat Lomba

Senin, 1 Juni 2026 - 17:17 WIB

Peringati Harlah Pancasila, Kapolda NTB Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman

Senin, 1 Juni 2026 - 07:29 WIB

PATROLI RINJANI PRESISI: GEBRAKAN POLRES LOMBOK TENGAH ATAU SEKADAR “JALAN-JALAN” SERAGAM?  

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Kejari Lombok Tengah Setorkan Rp 3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor ke Kas Negara

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:29 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

MTQ XXXI NTB di Lombok Tengah Ditutup, Bupati: Ini Baru Awal, Bukan Akhir

Senin, 15 Jun 2026 - 23:34 WIB