KPK Beberkan Anggaran Pokir DPRD Loteng

Senin, 12 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK, Dian Patria

LOMBOKDAILY.NET – Direktorat Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan rapat koordinasi akselerasi pencegahan korupsi dengan Pemda Loteng bertempat di Kantor Bupati, Senin 12 Agustus 2014.

Rapat berlangsung secara tertutup hingga empat jam lebih. Rapat itu dihadiri Forkopimda, Kantor Pajak Pratama (KPP) Praya, BPN Loteng dan sejumlah stakeholder terkait lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seusai melakukan rapat koordinasi, tim KPK RI selanjutnya melakukan cek fakta lapangan terkait proyek yang mangkrak, kewajiban penyediaan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU), aset dan pajak. Dalam kesempatan itu Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK, Dian Patria mengingatkan kepada segenap Anggota DRPD Kabupaten Lombok Tengah agar jangan sampai ada niat menyeleweng dalam proyek Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD,

Baca Juga :  Pada Rapat Paripurna, Segenap DPRD Setujui ProPemPerda 2026

“di sebelah (kabupaten lain di NTB) per Anggota minta 3 Miliar. Disini (Lombok Tengah) ada yang bilang 3 Miliar. Kalau dikalikan 50 anggota dewan kan 100 Miliar, kan sangat banyak artinya sangat gede,” jelasnya. Selanjutnya soal Aset yang masih bermasalah dan Masih Ada Kegiatan Proyek Bermasalah

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK, Dian Patria mengungkapkan, terdapat beberapa aset yang terkesan mangkrak namun belum optimal pemanfaatannya.

Baca Juga :  Ini Nama dan Jabatan Pejabat Yang Dilantik Bupati Loteng Hari Ini

“Kami sampaikan tadi yang sentra pengolahan sarang burung walet di depan Bandara Internasional Lombok (BIL), proyek Sintung Park dan Pasar Seni Sengkerang,” jelas Dian Patria. Menurutnya, proyek-proyek tersebut sudah di kerjasamakan tapi tidak dimaksimalkan pemanfaatannya. Ia menduga sejumlah proyek tersebut tidak sesuai kontraknya hingga adanya konflik kepentingan.

“Aset itu jangan sampai karena kebiasaan tidak pernah diintervensi mangkrak, mangkrak terus. Nanti bupati yang baru bikin lagi, mangkrak lagi, mangkrak lagi. Maka perlu dibikin perencanaan dulu,” jelasnya. Menurut Dian, kalau sudah terjadi mangkrak maka perlu duduk bareng antara forkopimda dengan instansi vertikal mencari solusi.

Baca Juga :  Pemprov NTB Bakal Bentuk Forum Pencegahan Penanganan Kekerasan Seksual

Terkait Belanja Pegawai Tertinggi di NTB


Dian Patria mengatasi, belanja pegawai di Loteng merupakan yang tertinggi di NTB hingga mencapai 49 persen dari 1,3 Triliun.

Pihaknya meminta kepada Pemkab Loteng agar bisa dikurangi hingga maksimal 30 persen. Namun karena agak berat, maka hal penting yang harus dilakukan adalah dengan mengotomatilkan pendapatan daerah.

“Apakah misalkan hotel-hotel yang melaporkan pajaknya, benar atau tidak? Jangan hanya terima bersih. Duduk barenglah sama KPP. Dengan KPP langsung ketahuan. Ini kok anomali nih, lapornya ke kami besar tapi ke Pemda kecil. Kan atas omzet yang sama, pasti ketahuan,” jelas Dian Patria.(**)

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Guyon Bupati Pathul Saat Sambut MTQ: “Baju Dinas Tak Ada Artinya Tanpa Kejujuran”
Gemuruh Lantunan Ayat Suci, MTQ ke-31 NTB di Lombok Tengah Dibuka Megah
Dari Surau ke Senayan, Dari Gubuk Adat ke Gedung Rakyat. Winengan Bawa Demokrat NTB Pulang ke Pelukan Umat
Lalu Winengan Siap Rebut Kursi Panas Demokrat NTB: “Tunggu Perintah Jakarta”
Bupati-Wakil Bupati Loteng Berikan Penghargaan Kepada peserta MTQ ke-31 NTB, Luruskan Jumlah Masjid: Loteng Ada 1.647
Sambutan Kocak Winengan Wakili Lombok Barat di MTQ Ke-31 NTB: “Kami Siap Borong Piala Sampai Mimbar Bergetar!”
Sekda NTB: Juara Sejati Adalah yang Hidupkan Al-Quran, Bukan Hanya Menang Lomba
Registrasi MTQ XXXI NTB 2026 Resmi Dibuka, Pertama Kali Gunakan Sistem Digital e-MTQ
Berita ini 38 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:32 WIB

Guyon Bupati Pathul Saat Sambut MTQ: “Baju Dinas Tak Ada Artinya Tanpa Kejujuran”

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:35 WIB

Gemuruh Lantunan Ayat Suci, MTQ ke-31 NTB di Lombok Tengah Dibuka Megah

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:16 WIB

Dari Surau ke Senayan, Dari Gubuk Adat ke Gedung Rakyat. Winengan Bawa Demokrat NTB Pulang ke Pelukan Umat

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:20 WIB

Lalu Winengan Siap Rebut Kursi Panas Demokrat NTB: “Tunggu Perintah Jakarta”

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:20 WIB

Bupati-Wakil Bupati Loteng Berikan Penghargaan Kepada peserta MTQ ke-31 NTB, Luruskan Jumlah Masjid: Loteng Ada 1.647

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Gemuruh Lantunan Ayat Suci, MTQ ke-31 NTB di Lombok Tengah Dibuka Megah

Rabu, 10 Jun 2026 - 00:35 WIB