Dinilai Gagal Jaga Kantibmas, Kapolres Loteng Diminta “Angkat Kaki”

Kamis, 8 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Dinilai gagal dalam menjaga ketertiban masyarakat (kantibmas) , Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) diminta “angkat kaki” dari Lombok Tengah (Loteng).

Salah satu indikator gagalnya kapolres, terlihat dari lambanya penyesaian kasus dugaan pembunuhan salah satu wsrga Desa Segala Anyar Kecamatan Pujut yang berakibat diblokirnya Jalan Bypass Mandalika selama sehari semalam oleh Warga Segala Anyar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat terjadi korban meninggal pada bentrok jilid pertama antara Segala Anyar versus Ketara, polisi lamban menangkap pelaku. Saat pelaku ditangkap, memicu bentrok jilid kedua bahkan jatuh korban meninggal lagi,”kata Ketua Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sasak (AMPES) Loteng, Lalu Subadri, Kamis 8 Februari 2024 via WA.

Baca Juga :  Pengacara Ibu Sahnun Minta Polres Loteng Atensi Kasus Penyerobotan Tanah Di Takar Akar Bumbang

Lalu Subadri meyakini, bila polres cepat menangani kasus dugaan pembunuhan pada jilid pertama maka bentrok jilid kedua yang justeru kembali menimbulkan korban meninggal dunia, tidak akan terjadi.

Hal itu lanjut Subadri akibat penegakan hukum di jajaran Mapolres Loteng sangat lamban atas kasus tersebut, sehingga memicu masalah-masalah baru yang dampaknya semakin buruk terhadap kondisifitas kantibmas di Loteng.

“Ini sangat kami sayangkan, apalagi kejadian ini terjadi menjelang pemilu 2024 yang tinggal menghitung hari,”imbuh Badri sapaan akrabnya.

Untuk itu, pihaknya meminta Kapolres Loteng angkat kaki dari bumi tatas tuhu trasna, dan meminta Kapolda NTB segera mencopot Kapolres Loteng dari jabatanya.

Baca Juga :  Hadiri Begawe Beleq, Warga Bisa Nonton Dewa 19 Sambil Nikmati 30-han Stand UMKM

“Kami anggap Kapolres gagal dalam menjaga kondusifitas Loteng, dan banyak kasus yang lain juga lamban cara penangananya,”tandas Badri.

Dalam waktu dekat lanjut Badri, pihaknya akan menggelar aksi besar-besarana ke Mapolres Loteng untuk menyampaikan tuntutan tersebut, bersama dengan sejumlah lembaga dan aktivis lainya.

Diantara lembaga tersebut seperti, AMPES Loteng,  DEKLARASI NTB, ALARM NTB, GERTAK (Gerakan Tangkap Koruptor), Gong Praja Sasak dan Bappera Loteng.

“Kami telah melakukan rapat konsolidasi untuk menggelas aksi ini. Selain lembaga, sejunlah tokoh pemuda dan masyarakat juga akan turut turun dalam aksi ini,”tandas Badri.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Loteng AKBP. Iwan Hidayat menyatakan, bahwa dengan ucapan bismillah, dirinya lakukan yang terbaik demi Lombok Tengah.

Baca Juga :  Ribuan Jamaah Hadiri HAUL ke 17 Ponpes Nurul Mukhlishin NWDI Pringgarata

“Bismillah…, kita lakukan yang terbaik buat Lombok Tengah…,”kata Kapolres muda ini.

Tindakan yang telah dilakukan lanjut Kapolres, telah sesuai dengan koridor hukum dan perundang undangan yang berlaku.

“Bismillah, semoga kita semua selalu dilindungi oleh Allah SWT,”ucap Kapolres sembari mengingatkan, kalau perlu kerjasama semua pihak untuk mewujudkan ketertiban ditengah masyarakat.

Kapolres berharap agar dibantu menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara; mempercayakan proses hukum kepada pihaknya selaku aparat.

Dengan ucapan bismillah, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penangkapan terhadap semua pelaku, karena telah teridentifikasi.

“Kami harap semua pihak agar bersabar, terutama proses Pemilu sekarang yang sedang kita amankan juga,”pungkas Kapolres.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

JANGAN TAKUT ISU PERANG SAUDARA, MK HARUS TEGAK DI ATAS KONSTITUSI
Pakar NTB: Stop Kekerasan Seksual di Pesantren, Lindungi Santri Jangan Tutupi Kasus
Tongkat Komando Dokkes Polda NTB Berpindah: Kombes dr. Iskandar Resmi Jabat Kabiddokkes, Kapolda Titip Pesan Khusus
KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN
NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 
Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara
PDAM Lombok Tengah Jangan Jadi Sapi Perah Politik
PDAM Loteng di Persimpangan: Pakar Desak Transparansi Uang Pelanggan dan Evaluasi Direksi
Berita ini 884 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:52 WIB

JANGAN TAKUT ISU PERANG SAUDARA, MK HARUS TEGAK DI ATAS KONSTITUSI

Senin, 28 September 2026 - 06:16 WIB

Pakar NTB: Stop Kekerasan Seksual di Pesantren, Lindungi Santri Jangan Tutupi Kasus

Selasa, 22 September 2026 - 18:58 WIB

Tongkat Komando Dokkes Polda NTB Berpindah: Kombes dr. Iskandar Resmi Jabat Kabiddokkes, Kapolda Titip Pesan Khusus

Minggu, 20 September 2026 - 08:43 WIB

KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN

Sabtu, 12 September 2026 - 11:36 WIB

NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

12 Kecamatan Turun Jalan, HUT ke-81 Loteng Jadi Ajang Persatuan

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:21 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Bazar Mandalika Panen Cuan, Tenun NTB Jadi Buruan Bule

Senin, 12 Okt 2026 - 17:09 WIB