LOMBOK TENGAH – Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, menorehkan prestasi nasional lewat film pendek berjudul “Musrenbangdes Khusus dan Jaksa Garda Desa Hadirkan Transparansi Menuju Desa Maju Tanpa Korupsi”. Film karya perangkat desa itu meraih penghargaan sebagai nominasi video desa berdampak sosial terbaik dalam Lomba Film Pendek “Jaga Desa” yang digelar Kejaksaan Republik Indonesia.
Dewan juri menilai film Desa Selebung berhasil menyajikan pesan edukatif yang kuat soal tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berintegritas. Alur ceritanya dinilai apik memotret sinergi nyata antara aparatur desa, masyarakat, dan aparat penegak hukum dalam membangun desa. Kepala Desa Selebung, Agus Kusumahadi, mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan film itu bukan sekadar mengejar piala, melainkan cerminan tata kelola desa sehari-hari. “Karya film pendek ini wujud komitmen aparat desa mengedukasi masyarakat terkait pentingnya akuntabilitas,” ujar Agus. Keberhasilan Desa Selebung tak lepas dari pendampingan Kejaksaan Negeri Lombok Tengah. Kepala Kejari Loteng, Dr. Putri Ayu Wulandari, S.H., M.H., aktif membina perangkat desa lewat program “Jaga Desa” atau Jaksa Garda Desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lewat pendekatan humanis, Kejari hadir sebagai mitra strategis pemerintah desa. Medium kreatif seperti film pendek dinilai efektif menyampaikan pesan pencegahan korupsi agar mudah dipahami masyarakat akar rumput.
Lomba Film Pendek Jaga Desa merupakan program preventif Kejaksaan RI di bawah arahan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Program ini diinisiasi untuk mengamankan pembangunan desa, memastikan dana desa tepat sasaran, serta meminimalisasi potensi pelanggaran hukum oleh perangkat desa. Dengan penghargaan ini, Desa Selebung diharapkan menjadi role model bagi ribuan desa lain di Indonesia dalam mewujudkan kemandirian ekonomi yang sejalan dengan kepatuhan hukum. (TH).
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net






















