Hasil Sidak Dapur MBG Gunung Kidul: Gedung Oke, Tapi Cara Olah dan Antar Makanan Jadi Masalah

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TENGAH – Satgas MBG NTB dan Lombok Tengah turun sidak langsung ke dapur SPPG Gunung Kidul, Desa Mekar Bersatu, Batukliang, Yayasan Budi Sain Mangkling. Dapur ini yang masak MBG yang diduga bikin 266 siswa keracunan.

Ditanya soal standar dapur, Satgas bilang kalau gedungnya sudah oke.

“Kalau secara fisikal saya sudah cek, sudah oke lah. Sudah menunjukkan syarat apa yang sesuai suplai yang diperlukan BGN. Cuma sekarang bagaimana memilah, memilih, memproses, mendistribusi itu aja,” kata Satgas MBG Provinsi NTB, Abdul Gani.

Menurutnya, lokasi dapur sudah bagus, tapi yang jadi masalah pinter-pinter memilih bahan makanan. Kalau bahan telat diolah, cepat basi.

Masalah kedua adalah jarak antar. Topografi Loteng jauh-jauh, orbitasi jauh, ini berisiko makanan basi di jalan.

Menu Jum’at Kebab dan Tempe Krispi

Saat sidak ditanya soal menu, ada salad, tempe krispi. Ahli gizinya bilang sudah sesuai pedoman BGN, harus ada karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur dan buah. Karena hari Jumat menu ringan, jadi dipakai kebab yang dimodifikasi.

Baca Juga :  Kapolres Silaturrahmi Dengan Tokoh dan Berpesan Begini

Satgas menyatakan ini jadi bahan evaluasi untuk mitra, yayasan, dan SPPI selaku kepala dapur. SPPI-nya sekarang masih diambil keterangan di Kortem.

Wajib Ada Label Jam Makan

Satgas juga soroti label. Harusnya di ompreng ada tulisan jam berapa harus dikonsumsi, maksimal berapa jam setelah didistribusikan.

“Sudah kita arahkan, sudah punya surat edaran. Harus tertera kapan harus dikonsumsi,” tegasnya.

Saat sidak juga sempat ditanya soal APAR, alat pemadam api. Awalnya terlihat tidak ada, ternyata ada 2 APAR di dapur.

Baca Juga :  Belum Sempat Diperiksa, Bayi Kejang-Kejang Malah Diduga Diminta Langsung Dirujuk

Korban sendiri yang di Puskesmas Pringgarata 140 orang, masuk jam 11 siang, jam 12 siang banyak yang sudah bisa pulang. Di Puskesmas Mantang sudah kosong tinggal 1 orang yang diinfus.

Gejalanya umum mual, muntah, diare. Satgas menyatakan untuk pertolongan pertama bisa pakai kelapa muda sambil berdoa agar semua anak penerima manfaat cepat sehat kembali.

Satgas juga ingatkan, sebelum MBG dibagikan ke sekolah seharusnya ada tes rasa dan cek dulu. | Editor :  Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

SAPI 1 TON JADI JUARA, PETANAK LOMBOK BANGGA!
Selamat Jalan Datok Bagu – Ulama Tanpa Pamrih yang Tak Pernah Milih Tamu
GEGER BATUKLIANG! Nenek 57 Tahun Tewas Terpanggang di Kebun Sendiri, Niat Bakar Sampah Berujung Maut
Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Fajar Berduka di Selat Lombok: KMP Putri Yasmin Terbakar di Tengah Laut
PIPIL 190 LAWAN SPPT, KELUARGA YUSUF TANTANG BALIK: “MANA SERTIFIKATMU?”
126 SPPG dan Yayasan di NTB Aksi Damai Dukung Presiden Prabowo Lanjutkan MBG
Kecelakaan Beruntun Libatkan Tiga Mobil di Depan Kantor DPRD Loteng, Semua Pengemudi Selamat
Berita ini 154 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:21 WIB

SAPI 1 TON JADI JUARA, PETANAK LOMBOK BANGGA!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Selamat Jalan Datok Bagu – Ulama Tanpa Pamrih yang Tak Pernah Milih Tamu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:59 WIB

GEGER BATUKLIANG! Nenek 57 Tahun Tewas Terpanggang di Kebun Sendiri, Niat Bakar Sampah Berujung Maut

Jumat, 11 September 2026 - 15:02 WIB

Hasil Sidak Dapur MBG Gunung Kidul: Gedung Oke, Tapi Cara Olah dan Antar Makanan Jadi Masalah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

14 Hari di Jalanan Loteng: Polresta Gencar Edukasi, Bukan Sekadar Tilang!

Senin, 26 Okt 2026 - 16:13 WIB

Kepolisian Lombokdaily

Sepekan, Polda NTB Sita 4.419 Liter Pertalite Ilegal, 7 Orang Jadi Tersangka

Senin, 26 Okt 2026 - 16:04 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Kemiskinan di Lombok Tengah Turun, Tinggal 10,34 Persen

Senin, 26 Okt 2026 - 13:48 WIB