Pangkalan Gas Siluman, Ada Plang, Tak Ada Gas, Harga Sesuka Hati

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Rakyat Disuruh Main Tebak-tebakan, Pemerintah dan Aparat Diminta Jangan Jadi Penonton”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LOMBOK TENGAH – Keberadaan pangkalan LPG 3 kg alias “gas melon” bersubsidi di sejumlah wilayah Lombok Tengah bak cerita siluman. Plang nama pangkalan terpampang gagah, tapi kiosnya tutup mati. Warga yang butuh gas untuk masak malah harus main detektif dulu: “Di sini jual gas nggak ya?”. Ketua LSM Deklarasi NTB, Agus Sukandi, mengungkap kejanggalan itu kepada wartawan, Senin (11/5). Menurutnya, banyak pangkalan sengaja tertutup dari masyarakat. “Plang nama ada, tapi warungnya tutup. Tidak ada yang tahu ada yang jual gas di sana,” sindir Agus.

Baca Juga :  Innalillahi. Wakil Ketua DPRD Ahmad Rumiawan Meninggal Dunia

Harga Melon Rasa Cabe Pedas di Kantong

Tak hanya “hilang” secara fisik, harga gas melon di pangkalan juga ikut-ikutan siluman. Harga Eceran Tertinggi (HET) sudah jelas dipatok Rp14.000 per tabung. Tapi di lapangan, warga dipaksa bayar Rp20.000, Rp21.000, Rp22.000, bahkan tembus Rp25.000 sampai Rp27.000.

“Dari agen ke pangkalan cuma Rp14 ribu. Dari pangkalan ke masyarakat seharusnya Rp18 ribu. Tapi kenyataannya Rp20 ribu, Rp22 ribu, Rp25 ribu, bahkan Rp27 ribu. Ini kok seperti ini? Ini kan mencekik rakyat di kala ekonomi begini,” tegas Agus dengan nada heran.

Baca Juga :  Kolaborasi dengan Pocari Sweat, Hadirkan Pengalaman Pertama Berlari di Sirkuit Mandalika

Agen dan Pengawas, Kemana Saja?

Deklarasi NTB mempertanyakan fungsi pengawasan agen terhadap pangkalan yang menjual semaunya. “Dimana pengawasan elpiji bersubsidi ini? Kok bisa dipermainkan,” kata Agus.

Ia juga menyentil lemahnya kontrol di lapangan. “Masa yang kaya aja bisa beli terus, yang miskin bagaimana nasib mereka? Persoalannya ini harus serius ditangani dengan cepat.”

Desakan Polisi dan Pemda Jangan Tidur

Agus mendesak aparat kepolisian bertindak tegas demi keadilan masyarakat. “Sama siapa lagi masyarakat akan percaya dan berkeluh kesah ketika HET di lapangan tidak sesuai? Pihak pemerintah jangan tidur dan tuli. Aparat juga diminta aktif melakukan pengawasan di masing-masing kios yang ada di kecamatan, kelurahan/desa se-Lombok Tengah.” Yang bikin tambah heran, gas melon malah disebut langka di kios-kios. “Masalahnya di masing-masing kios langka. Kok bisa ya? Apakah ini disengaja atau permainan agen? Ini harus dituntaskan,” pungkasnya.

Baca Juga :  ‎Kepolisian Resort Loteng Gelar Upacara Peringatan HUT RI Ke-80.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun Dinas Perdagangan Lombok Tengah terkait temuan tersebut. Sementara warga masih harus meraba-raba, antara cari pangkalan yang buka atau siap-siap dompet bolong.

Editor: Redaksi

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

LOMBOK PALING SOLAH SE-INDONESIA
Kajari Lombok Tengah Ganti, Bayu Novrian Dinata Resmi Dilantik
Capaian Kejari Loteng 2025: Amankan 15 Proyek, Pulihkan Aset Negara Rp 3 Miliar
Pengamat : Pathul Bahri Punya Empat Modal Besar Pimpin KONI NTB
Kejari Lombok Tengah Buka Ruang Dialog dengan Media untuk Perkuat Transparansi Publik
Sejalan Asta Cita Presiden, Kejari Lombok Tengah Berhasil Selamatkan Rp2,16 Miliar PAD untuk Perkuat Pembangunan Daerah
Desa Kerame Jati Juara Umum MTQH ke-32 Kecamatan Pujut
Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI, Gerakan Tanam Cabai Bersama Siswa untuk Kendalikan Inflasi
Berita ini 61 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:49 WIB

LOMBOK PALING SOLAH SE-INDONESIA

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:37 WIB

Capaian Kejari Loteng 2025: Amankan 15 Proyek, Pulihkan Aset Negara Rp 3 Miliar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Pengamat : Pathul Bahri Punya Empat Modal Besar Pimpin KONI NTB

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Kejari Lombok Tengah Buka Ruang Dialog dengan Media untuk Perkuat Transparansi Publik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Sejalan Asta Cita Presiden, Kejari Lombok Tengah Berhasil Selamatkan Rp2,16 Miliar PAD untuk Perkuat Pembangunan Daerah

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Peristiwa Lombokdaily

Fajar Berduka di Selat Lombok: KMP Putri Yasmin Terbakar di Tengah Laut

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:33 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

LOMBOK PALING SOLAH SE-INDONESIA

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:49 WIB

Kepolisian Lombokdaily

129 KASUS NARKOBA DIBONGKAR, 3 OKNUM POLISI DICIDUK

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:36 WIB

Hukrim Lombokdaily

Oknum Polisi Kena Jaring Ops Antik Rinjani, Polda NTB: Tidak Pandang Bulu

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:27 WIB