SAPU SAE Hadir di Lombok Tengah, Tawarkan Solusi Jemput Sampah Berbasis Aplikasi

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYA, LOMBOK TENGAH – Menghadapi persoalan sampah yang tak kunjung tuntas, Yayasan Selaksa Mandalika Lombok meluncurkan inovasi lokal bernama SAPU SAE Solusi Angkut Sampah Berbasis Digital. Lewat sistem ini, masyarakat Lombok Tengah kini tak perlu lagi menunggu jadwal angkut yang tak pasti. Cukup pesan melalui aplikasi, driver akan langsung menjemput sampah ke rumah.

SAPU SAE mengusung konsep layanan angkut sampah on-demand atau berbasis permintaan. Setelah dijemput, sampah dibawa ke depo atau TPS private untuk dipilah. Sampah yang masih bernilai ekonomi akan didaur ulang, sementara residu dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Baca Juga :  Penghargaan Paritrana Award Dari Wapres RI Untuk Pathul Bahri

Ketua Umum Yayasan Selaksa Mandalika Lombok, Lalu Irwan Wahyudi, ST, selaku penggagas SAPU SAE menyebut program ini sebagai jawaban atas sistem pengangkutan sampah yang belum optimal. “Selama ini masyarakat harus menunggu jadwal angkut yang tidak selalu pasti. Kami ingin ubah itu. Dengan SAPU SAE, cukup pesan, layanan langsung datang ke rumah,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, cara lama mengelola sampah harus ditinggalkan jika ingin ada perubahan. “Kalau terus pakai cara lama, masalahnya tidak akan selesai. Kita harus mulai perubahan dari sekarang,” tegas Lalu Irwan.

Baca Juga :  Seorang Warga Australia Resmi Memeluk Islam di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Sekretaris Yayasan, Lalu Satria Widagde Utame, SP, menilai pendekatan berbasis aplikasi ini lebih fleksibel dan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini. “Ini bukan sekadar aplikasi. Ini perubahan cara kerja. Kita ingin menghadirkan sistem yang cepat, fleksibel, dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” jelasnya. Dari sisi operasional, Direktur Operasional SAPU SAE, Lalu Yusri Yusra, SPD, menjelaskan bahwa sistem ini juga mendorong perubahan perilaku warga. Masyarakat didorong memilah sampah dari rumah. Sampah yang sudah terpilah akan langsung ditimbang. “Kalau belum, kami bantu pilah dengan biaya tambahan,” ungkapnya. Seluruh proses, mulai dari penimbangan hingga biaya layanan, dilakukan transparan lewat aplikasi. Sementara itu, Direktur Humas dan Kemitraan SAPU SAE, Lalu Paozan, SH, menekankan pentingnya kolaborasi. “Ini bukan program satu pihak. Kami ingin ini jadi gerakan bersama. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat harus terlibat,” tegasnya. Sebagai tahap awal, SAPU SAE akan diuji coba melalui pilot project di Lingkungan Kemulah, Kelurahan Panji Sari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah.

Baca Juga :  Gubernur NTB Duduk Bersama Wali Kota Mataram dan Bupati Lombok Barat, Sepakati Langkah Terukur Tangani Sampah

Para penggagas berharap, SAPU SAE dapat menjadi langkah awal menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern di daerah, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui sampah bernilai ekonomi.

Editor : Muhammad ROSIDI

 

 

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 
Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara
Bupati Loteng Tembus Pusat, Jabat Wabendum PB IPSI 2026-2030
Dukung Kejati NTB, Kasta NTB Datang Bukan dengan Amarah, Tapi Bunga
Peringati Hari Juang Polri, Kapolda NTB: Semangat Polisi Pejuang 1945 Harus Tetap Hidup
Modal 1 Juta Untung 1 Juta, 3 Ibu-Ibu Desa Gemel Jadi Contoh Usaha Jangkrik
Kejari Loteng Mulai Proses Laporan Kasus Dugaan Penyelewengan DD/ADD Selong Belanak
LOMBOK PALING SOLAH SE-INDONESIA
Berita ini 127 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Sabtu, 12 September 2026 - 11:36 WIB

NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 

Kamis, 10 September 2026 - 09:02 WIB

Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara

Selasa, 8 September 2026 - 00:12 WIB

Bupati Loteng Tembus Pusat, Jabat Wabendum PB IPSI 2026-2030

Jumat, 4 September 2026 - 07:26 WIB

Dukung Kejati NTB, Kasta NTB Datang Bukan dengan Amarah, Tapi Bunga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Peringati Hari Juang Polri, Kapolda NTB: Semangat Polisi Pejuang 1945 Harus Tetap Hidup

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Teladani Rasulullah, Warga Batunyala Gelar Maulid Meriah di Al-Istiqomah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:14 WIB