Bersiaplah! Notif Ini Untuk Penonton MotoGP Yang Parkir di Parkir Timur Sirkuit Mandalika

Minggu, 15 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Untuk anda yang parkir di Parkiran Timur Sirkuit Mandalika, bersiaplah lagi untuk menyiapkan biaya tambahan. Seperti pengalaman penonton asal Bali ini.

Pak Agung namanya. Ia pada Minggu 15 Oktober 2023, memakir sepeda motornya di Parkir Timur Sirkuit Mandalika.

Ia kemudian naik shuttle bus pertama dari lokasi ia parkirkan sepeda motornya. Setelah itu, turun lagi di lokasi yang masih di sekitar area Parkir Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita turun lagi di sebuah lokasi yang tidak jauh dari saya naik bus pertama, hanya sekitar semenit lalu dininta turun lagi di tenda-tenda warna putih,”katanya.

Baru kemudian naik shuttle bus kedua yang langsung mengantarnya ke Sirkuit Mandalika. Karena tidak tahan dengan terik dan hawa panas, ia memutuskan untuk pulang lebih cepat.

Baca Juga :  Persoalkan Lahan Eks HGU, Ratusan Warga Desa Lantan Demo

Ia-pun akhirnya turun dari Tribun Grandstand Zona A tempat ia menonton, lalu jalan kaki sepanjang sekitar setengah kilo meter ke lokasi parkir bus, di mana ia datang tadi.

“Saya ndak sanggup panas, makanya pulang duluan,”ungkap Pak Agung.

Dirinya-pun naik shuttle bus ke parkiran timur dimana ia nemakirkan kendaraan.

Di dalam bus pertama saat pulang, ia sempat berbincang dengan petugas controler shutlle bus dan menyampaikan kalau nanti harus naik bus kedua lagi baru diantar ke lokasi parkir kendaraanya.

“Jadi seperti saat pergi, saat pulang juga naik shuttle bus dua kali. Begitu penjelasan petugasnya,”tutur Pak Agung.

Namun, setelah turun dari bus pertama saat balik itu, tak ada shuttel bus kedua yang mengantar ke titik lokasi parkir motornya.

Baca Juga :  Kompolnas RI Awasi Langsung Penanganan Kasus Pelecehan Seksual di NTB

Terlihat sejumlah bus kosong di sana, namun sopirnya menjelaskan, bukan tugasnya untuk mengantar penonton ke titik lokasi tempat menaruh kendaraan.

“Jadinya petugas controller di parkir nawarin naik ojek ke titik lokasi parkir sepeda motor. Bayar lagi Rp. 20 ribuan,”tandas Pak Agung.

Kejadian yang sama, juga dialami Pak Indra asal Lombok Utara. Ia menjelaskan kalau lokasi parkir timur itu sepertinya sebuah jalan kawasan yang dibangun pengembang.

“Lokasi parkir ini sepertinya jalan kawasan. Jadinya memanjang seperti jalur dua. Jadi parkir mobil itu cukup panjang, hampir di sepanjang jalan kawasan ini,”katanya.

Maka ketika tidak ada shuttle bus kedua saat balik dari sirkuit, apalagi tidak hafal atau lupa dengan titik lokasi tempat memarkir kendaraan, maka akan butuh lama untuk keliling mencarinya.

Baca Juga :  Uang Gugatan 105 Miliar Fihir Tampaknya Bakal Lambat Cair

“Saya juga naik ojek, untung barusan di tenda-tenda petugas itu ada ojeknya. Jadi saya  kan pakai mobil bayar parkir Rp.50 ribu, nambah lagi ojek Rp. 20 ribu,”ungkap Pak Indra.

Menurutnya, sistem parkir dengan dua kali naik shutle bus itu tidak efekfif. Apalagi ternyata tidak ada bus kedua yang mengantar ke titik lokasi parkir kendaraan seperti saat berangkat.

“Saya bisa bayangkan seperti apa nanti petang, saat ribuan penonton pulang, dan tidak ada shutlle bus kedua yang mengantar seperti yang saya alami ini. Tukang ojek siap-siap panen saja nanti,”pungkasnya.

Direktur Utama MGPA , Priandhi Satria dikonfirmasi terkait dengan peristiwa tersebut via WA-nya, belum memberikan jawaban.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kecelakaan Beruntun Libatkan Tiga Mobil di Depan Kantor DPRD Loteng, Semua Pengemudi Selamat
Mediasi Ricuh, Warga Desak Pelaku Pengeroyokan Dihakimi Massa di Mataram
Mantan Direktur RSUD NTB, dr. Lalu Herman Mahaputra Meninggal Dunia
Temuan Telur Setengah Matang di SPPG Lombok Tengah Ditangani Cepat, Pihak Sekolah Klarifikasi
L Muhibban Segera Polisikan Tuduhan Premanisme Devcolektor PT LNI, Bela Konstituen dengan Tegas
Dugaan Lakukan Kekerasan, Oknum DPR Provinsi NTB Dilaporkan Ke Polres Loteng
Perseteruan Jurnalis dan Oknum LSM di Lombok Tengah Berujung Laporan Polisi, PWI dan KKJ NTB Dukung Penegakan Hukum
PWI NTB Kecam Kekerasan terhadap Wartawan: “Kekerasan terhadap Wartawan adalah Kejahatan terhadap Publik”
Berita ini 83 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:05 WIB

Kecelakaan Beruntun Libatkan Tiga Mobil di Depan Kantor DPRD Loteng, Semua Pengemudi Selamat

Senin, 23 Maret 2026 - 20:26 WIB

Mediasi Ricuh, Warga Desak Pelaku Pengeroyokan Dihakimi Massa di Mataram

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:28 WIB

Mantan Direktur RSUD NTB, dr. Lalu Herman Mahaputra Meninggal Dunia

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:21 WIB

Temuan Telur Setengah Matang di SPPG Lombok Tengah Ditangani Cepat, Pihak Sekolah Klarifikasi

Senin, 20 Oktober 2025 - 07:00 WIB

L Muhibban Segera Polisikan Tuduhan Premanisme Devcolektor PT LNI, Bela Konstituen dengan Tegas

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

68 Anggota Korpri Pemkab Lombok Tengah Berangkat Haji 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 07:12 WIB