Potret Capres dan Cawapres 2024 dan Ekspektasi Generasi Z

Selasa, 23 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET CAPRES DAN CAWAPRES  2024 DAN EKSPEKTASI GENERASI Z

Oleh: NI PUTU VIRGI EKA AYU RASTA, Ketua KMHDI NTB

OPINI – Pemilu di Indonesia selalu diharapkan sebagai momentum untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat yang dapat mewakili serta mengedepankan aspirasi masyarakat. Sayangnya, kepercayaan terhadap pejabat dan pemimpin terus menurun, terutama akibat berbagai kasus korupsi yang meresahkan. Pemilu 2024, yang akan dihadiri oleh mayoritas pemilih dari Generasi Milenial dan Generasi Z, menjadi panggung perubahan dan penilaian terhadap kepemimpinan.

Meskipun KPU telah menggelar empat kali debat untuk memberikan kesempatan paslon untuk menyampaikan visi misi, debat terakhir pada tanggal 21 Januari 2024, khususnya debat cawapres, menunjukkan kekurangan dalam substansi dan diwarnai oleh serangan pribadi yang tidak konstruktif. Kampanye pun diwarnai oleh gegap gempita yang minim gagasan, lebih mengandalkan gimmick, dan serangan personal yang kurang bermoral.

Sayangnya, politik yang seharusnya menjadi wadah menyuarakan aspirasi rakyat, justru terasa semakin jauh dari makna demokrasi yang sebenarnya. Elit politik terlibat dalam permainan yang lebih menekankan pada kepentingan pribadi dan partai, bukan pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Kronologi Dugaan Pembunuhan Mengerikan di Lotim

Situasi ini membutuhkan kepedulian dan ketelitian dari masyarakat, terutama kalangan mahasiswa, yang diharapkan dapat membaca situasi darurat ini dengan baik. Etika politik harus ditegakkan, dan pemilihan pemimpin harus didasarkan pada kualitas, bukan sekadar popularitas.

Harapannya, debat dan kampanye yang akan datang dapat memberikan lebih banyak substansi, mencerdaskan masyarakat, dan mengurangi polarisasi yang terus meningkat. Etika politik harus menjadi pijakan utama setiap paslon dan caleg, sementara gimmick yang merugikan harus diminimalisir.

Baca Juga :  Ingin Mendapat Masukan Konstruktif, Cagub Iqbal Silaturahmi Dengan Pemred Media Di NTB

Penting bagi pejabat dan calon pemimpin untuk memiliki etika politik yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan, moralitas, dan kewajiban untuk melayani masyarakat. Harapannya agar pemimpin yang terpilih nantinya mampu bersikap adil, bertanggung jawab, dan menjaga keutuhan NKRI tanpa memecah belah dan diskriminasi terhadap suku tertentu.

Kita berharap agar Pemilu 2024 bukan hanya sebagai pesta demokrasi formal, tetapi sebagai refleksi dari kehendak rakyat Indonesia yang menginginkan perubahan dan kepemimpinan yang sesuai dengan nilai-nilai demokrasi dan keadilan.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Dukungan Ketua DPC Partai Demokrat NTB Menguat untuk Amrul Jihadi Pimpin DPD
Dugaan Kasus Dana “Siluman” DPRD NTB Memanas: 15 Oknum Diduga Terima Dana, Enggan Mengembalikan
Sasaka Nusantara Ultimatum Kejati NTB : Segera Tetapkan Tersangka Lain Kasus Dana Siluman DPRD NTB
Partai Gerakan Rakyat Lombok Tengah Gelar Musyawarah dan Pelantikan DPC
Demokrasi dalam Keluarga, Perbedaan Pilihan Partai Bukan Halangan
Dr. H. M. Nursiah Resmi Terpilih Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Lombok Tengah Periode 5 Tahun ke Depan
Musda Ke-XI Partai Golkar Lombok Tengah Berlangsung di Raja Hotel Kuta Mandalika
Bupati Lombok Tengah Sampaikan Pidato dalam Rangka HUT ke-80 Kabupaten Lombok Tengah
Berita ini 86 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 30 Maret 2026 - 13:48 WIB

Dukungan Ketua DPC Partai Demokrat NTB Menguat untuk Amrul Jihadi Pimpin DPD

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Kasus Dana “Siluman” DPRD NTB Memanas: 15 Oknum Diduga Terima Dana, Enggan Mengembalikan

Kamis, 26 Maret 2026 - 07:23 WIB

Sasaka Nusantara Ultimatum Kejati NTB : Segera Tetapkan Tersangka Lain Kasus Dana Siluman DPRD NTB

Minggu, 15 Februari 2026 - 00:50 WIB

Partai Gerakan Rakyat Lombok Tengah Gelar Musyawarah dan Pelantikan DPC

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:05 WIB

Demokrasi dalam Keluarga, Perbedaan Pilihan Partai Bukan Halangan

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Hukrim Lombokdaily

Kejari Loteng Buka Data Perkara, Dorong Hukum Humanis dan Transparansi

Sabtu, 4 Apr 2026 - 07:29 WIB