LOMBOKDAILY.NET. MANDALIKA – Kawasan wisata The Mandalika tidak hanya dibangun dengan hotel mewah dan sirkuit kelas dunia. Kini, wajah spiritual dan sosialnya juga diperkuat. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pemkab Lombok Tengah berkolaborasi memperkuat peran Masjid Nurul Bilad di The Mandalika, Lombok Tengah, Minggu, 11 Oktober 2026.
Masjid yang mampu menampung hingga 4.000 jamaah ini mendapat bantuan fasilitas baru dari BSI. Bantuannya berupa Al-Qur’an, 11 rol karpet baru, sound system, vacuum cleaner, mesin poles lantai, dan perlengkapan kebersihan lainnya. Tujuannya agar jamaah lebih nyaman beribadah.
Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengatakan membangun Mandalika bukan hanya soal infrastruktur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masjid Nurul Bilad ini bagian penting dari visi kami. Kami ingin Mandalika tumbuh bukan hanya sebagai tempat yang dikunjungi wisatawan, tapi sebagai ruang kehidupan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujarnya. Masjid Nurul Bilad sendiri cukup unik. Arsitekturnya terinspirasi dari Masjid Kuno Bayan Beleq, masjid bersejarah suku Sasak di Lombok. Jadi selain fungsional, masjid ini punya identitas lokal yang kuat. Masjid ini juga menjadi tempat ibadah utama bagi wisatawan saat ada event besar seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia.
Sementara itu Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, berharap masjid tidak hanya jadi tempat sholat. “Harapannya masjid bisa jadi pusat peradaban dan tempat kolaborasi. Tempat anak-anak belajar Al-Qur’an, membangun akhlak, dan belajar berbagi,” katanya.
Kolaborasi ini menjadi langkah ITDC untuk mengubah Mandalika dari sekadar event destination atau tempat event, menjadi living destination atau kawasan yang hidup sepanjang tahun, yang menggabungkan olahraga, pariwisata, budaya, dan kehidupan masyarakat. Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net



















