Berkah MotoGP, UMKM NTB Panen Cuan
Lombok daily.net. KUTA MANDALIKA – Ajang MotoGP Mandalika 2026 bukan cuma soal balapan. Hajatan internasional ini jadi berkah besar bagi pelaku UMKM lokal di NTB.
Selama tiga hari perhelatan, Bazar UMKM Mandalika – Festival Musik dipadati pengunjung. Hasilnya, penjualan produk lokal laris manis, mulai dari tenun khas NTB, kerajinan tangan, hingga makanan dan minuman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dampaknya langsung dirasakan para pelaku usaha. Sri Lestari, pemilik Riles Lestari Tenun mengaku pendapatannya naik drastis. “Alhamdulillah, tahun ini sangat meriah. Selama tiga hari penyelenggaraan MotoGP Mandalika, pendapatan kami meningkat,” kata Sri Lestari, Minggu (11/10/2026).
Yang bikin bangga, tenun NTB tidak hanya dibeli warga lokal. Turis asing pun banyak yang tertarik dan membeli.
“Banyak pembeli dari luar daerah. Selain masyarakat Indonesia, kain tenun kami juga banyak diminati oleh para turis,” ungkapnya.
Cerita serupa datang dari Yuli, pemilik UMKM Darma Setia. Ia menyebut omzetnya tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu.
“Pendapatan selama tiga hari ini sekitar Rp9 juta. Produk tenun dan berbagai kerajinan khas NTB sangat laku, terutama pada hari kedua dan ketiga,” jelasnya.
Tidak hanya kerajinan, kuliner juga kebanjiran pembeli. Salsa, penjual minuman Cendol 18 mengaku omzetnya tembus belasan juta hanya dalam dua hari.
“Alhamdulillah, berbagai makanan dan minuman yang dijual di bazar ini laku. Untuk Cendol 18, omzet penjualan pada hari Sabtu dan Minggu mencapai sekitar Rp11 juta,” ujarnya.
Bazar ini membuktikan, MotoGP Mandalika mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Produk lokal NTB bisa bertemu langsung dengan pembeli dari seluruh Indonesia bahkan mancanegara.
Ke depan, momentum ini perlu terus dijaga dengan promosi yang lebih luas, penataan lapak yang lebih baik, dan peningkatan kualitas kemasan, agar UMKM NTB semakin naik kelas. Editor : Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net



















