Lombok Tengah, (NTB) – Personel Polsek Kawasan Mandalika bergerak cepat mendatangi sejumlah lokasi terdampak banjir dan pohon tumbang di wilayah Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (24/2/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 Wita setelah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengguyur wilayah hukum Polsek Kawasan Mandalika. Curah hujan yang tinggi menyebabkan meningkatnya debit air dari perbukitan serta meluapnya saluran drainase yang tidak mampu menampung volume air, sehingga mengakibatkan genangan di sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Dusun Kuta I, pohon tumbang terjadi di depan Starbucks Kuta Mandalika dan langsung dilakukan pemotongan serta pembersihan oleh tim Basarnas bersama petugas di lapangan. Selain itu, luapan air setinggi kurang lebih 60 cm merendam Jalan Gang Jivana Resort. Genangan juga terjadi di depan JM Hotel Kuta Lombok setinggi ±20 cm serta di gang samping hotel mencapai ±50 cm.
Di Dusun Baturiti, air menggenangi Jalan Gang Sriwulan setinggi ±60 cm, Gang Yulis Homestay ±20 cm, dan Gang Sawe ±50 cm. Sementara di Dusun Mengalung, luapan air menyebabkan robohnya dinding salah satu rumah warga dan merendam beberapa unit kendaraan milik H. Saidi alias Aq. Novi. Genangan setinggi ±30 cm juga terpantau di Gang Bochan Hostel.
Kondisi serupa terjadi di Dusun Merendeng dengan genangan mencapai ±60 cm di sejumlah pemukiman warga. Di Dusun Rangkap I, luapan air bercampur lumpur setinggi ±60 cm terjadi di Jalan By Pass Pariwisata Kuta–Awang tepatnya di depan Dewi Homestay, serta ±50 cm di Kampung Homestay. Sementara di Dusun Sekar Kuning, luapan air bercampur lumpur juga terpantau di Jalan Raya By Pass Kuta tepatnya di depan RM Padang.
Kapolsek Kawasan Mandalika IPTU Kadek Angga Nambara, S.H menyampaikan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun, terdapat kerugian materiil berupa kerusakan bangunan warga, kendaraan terendam, serta sempat terganggunya arus lalu lintas di beberapa titik.
“Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi disertai angin kencang yang menyebabkan peningkatan debit air dan tersumbatnya drainase. Wilayah Desa Kuta memang menjadi salah satu titik yang rutin terdampak saat musim hujan dengan intensitas tinggi,” jelas Kapolsek.
Hingga saat ini, kondisi air di sebagian besar titik terdampak telah berangsur surut dan arus lalu lintas mulai kembali normal. Personel Polsek Kawasan Mandalika bersama instansi terkait tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem susulan.
Kapolsek Kawasan Mandalika mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca buruk yang masih mungkin terjadi.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan genangan dan dekat aliran sungai maupun perbukitan, agar tetap waspada. Pastikan saluran air di lingkungan masing-masing tidak tersumbat, hindari berteduh di bawah pohon saat angin kencang, dan kurangi aktivitas di luar rumah apabila hujan deras disertai petir terjadi,” tegas Kapolsek.(Toh)
Penulis : Rossi
Editor : TOH
Sumber Berita : Lombokdaily.net






















