Anak Pasraman & Kader KMHDI dari Lombok Barat Tembus Beasiswa LPDP ke Inggris

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM –Perjalanan menuju pendidikan tinggi di tingkat global tidak selalu berangkat dari fasilitas besar atau institusi ternama. Bagi I Gede Wira Aditya Tanaya, pemuda asal Lingkungan Babakan, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, langkah tersebut justru dimulai dari lingkungan sederhana dan pendidikan karakter berbasis komunitas yang ia jalani sejak usia muda.

Wira berhasil lolos Beasiswa LPDP 2025, salah satu program beasiswa paling kompetitif di Indonesia yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, untuk melanjutkan studi magister di University of Sussex, Inggris. Ia akan menempuh program Media Practice for Development and Social Change, sebuah bidang studi yang memadukan praktik media, riset, dan upaya mendorong perubahan sosial.

Sebelum menempuh pendidikan formal di perguruan tinggi, Wira aktif mengikuti Pasraman Yowana Dharma Sastra. Pasraman merupakan lembaga pendidikan non-formal umat Hindu yang berfokus pada pembinaan karakter, kedisiplinan, etika, serta pemahaman nilai budaya dan kehidupan bermasyarakat. Kegiatan Pasraman umumnya dilaksanakan di luar jam sekolah formal dan menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk memperkuat sikap spiritual, moral, dan sosial.

Bagi Wira, Pasraman Yowana Dharma Sastra bukan sekadar tempat belajar keagamaan, melainkan ruang pembentukan karakter. Di sana ia belajar tentang tanggung jawab, konsistensi, tata krama, kerja sama, serta pentingnya menghargai proses. Nilai-nilai inilah yang kemudian menjadi bekal penting dalam perjalanan akademik dan organisasinya.

“Sejak di Pasraman, saya terbiasa diajarkan untuk disiplin, bertanggung jawab, dan menghormati proses. Itu sangat membantu ketika saya harus melewati tahapan seleksi beasiswa yang panjang dan kompetitif,” ungkap Wira.

Wira merupakan lulusan S1 Ilmu Komunikasi IAHN Gde Pudja Mataram. Selama masa studi, ia aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, sosial, dan kepemudaan, serta mencatatkan sejumlah prestasi di tingkat nasional, Salah satunya di Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI). Pengalaman tersebut membentuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kepekaan sosial, kompetensi yang relevan dengan bidangh studi yang akan ia tempuh di Inggris.

Menurut Wira, keberhasilan menembus Beasiswa LPDP tidak semata ditentukan oleh asal kampus atau jurusan, melainkan oleh kejelasan visi hidup dan komitmen untuk memberi dampak bagi masyarakat. Ia menilai pendidikan karakter yang diperoleh sejak dini, baik melalui keluarga, lingkungan, maupun lembaga non-formal seperti Pasraman, memiliki peran besar dalam membentuk pola pikir tersebut.

Ke depan, Wira menyatakan komitmennya untuk berkontribusi bagi generasi muda, khususnya dari daerah. Ia berencana mengembangkan sebuah platform edukasi yang menyediakan informasi, panduan, dan pendampingan terkait beasiswa LPDP serta peluang studi ke luar negeri. Inisiatif ini diharapkan dapat membantu pelajar dari berbagai latar belakang agar lebih percaya diri dan memiliki akses yang setara terhadap pendidikan tinggi.

Baca Juga :  Poltekpar Lombok gelar Pendidikan dan Pelatihan Teknis Parekraf Dasar Berbasis Kompetensi untuk Pariwisata NTB

Kisah Wira menjadi bukti bahwa pendidikan karakter berbasis komunitas dan budaya lokal, seperti yang dibangun melalui Pasraman Yowana Dharma Sastra, mampu melahirkan generasi muda daerah yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga siap bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional maupun global.|®|

Penulis : Rossi

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

LOMBOK TENGAH PACEKLIK SEMEN: Toko Kosong Melompong, Proyek Mangkrak, Disperindag Tiarap!
Duta Lingkungan NTB Goes to School, Pelajar SMAN 1 Pringgarata Diajak Jadi Agen Perubahan
Viral Soal Toko Swalayan di Lombok Tengah, Kasat Pol PP: Sanksi Perda 7 Hanya Administratif, Tak Ada Pidana
SKANDAL PENDIDIKAN LOTENG: MARK-UP, DOKUMEN HILANG, KADIS SEMBUNYI
Jaksa Turun ke Pondok, Menjaga Hati Santri dari Luka Dunia Maya
GERAM! APPM-NTB SEMPROT HABIS-HABISAN TRUK MOLEN READY MIX, ANCAM TAHAN PAKSA DI JALAN SELONG BELANAK
Galang CSR, Pemkab Loteng Perkuat Pendidikan Inklusif Berbasis Data
Segala Anyar Panen Inovasi, Kopi Arabika Tumbuh Subur, Wakai Farm Jepang Siap Bangun Greenhouse
Berita ini 74 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 21 September 2026 - 17:43 WIB

LOMBOK TENGAH PACEKLIK SEMEN: Toko Kosong Melompong, Proyek Mangkrak, Disperindag Tiarap!

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Duta Lingkungan NTB Goes to School, Pelajar SMAN 1 Pringgarata Diajak Jadi Agen Perubahan

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:33 WIB

Viral Soal Toko Swalayan di Lombok Tengah, Kasat Pol PP: Sanksi Perda 7 Hanya Administratif, Tak Ada Pidana

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:07 WIB

SKANDAL PENDIDIKAN LOTENG: MARK-UP, DOKUMEN HILANG, KADIS SEMBUNYI

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:37 WIB

Jaksa Turun ke Pondok, Menjaga Hati Santri dari Luka Dunia Maya

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

PRATIM MEMANAS: Pimpinan Ponpes Jadi Buronan Kasus Anak di Bawah Umur

Kamis, 8 Okt 2026 - 07:07 WIB