Kunjungi Masjid Al-Istiqomah, Ketua DMI Loteng Ajak Makmurkan Masjid
Lombokdaily.net, Batunyala – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lombok Tengah, H. Lendek Jayadi, Spd.MPd bersama rombongan berkunjung ke Masjid Al-Istiqomah, Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 04.00 pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan rombongan DMI Loteng disambut baik oleh seluruh pengurus Masjid Al-Istiqomah. Turut hadir Ketua Masjid Al-Istiqomah Batunyala Lalu Rahadian, Bendahara Fauzi, SH, serta pengurus lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Masjid Al-Istiqomah, Lalu Rahadian mengucapkan terima kasih atas kunjungan DMI Loteng. Ia menjelaskan sejarah masjid tersebut.
“Masjid ini pertama kali dibangun tahun 1938 atas inisiasi Datok Lopan. Kemudian dibangun kembali tahun 1999, dan dibangun kembali untuk kedua kalinya pada tahun 2023 sampai sekarang,” jelas Lalu Rahadian.
Ia mengatakan, pembangunan saat ini dikelola oleh pengurus baru atau generasi ke-4 dengan pembina TGH Muhammad Ridwan. Pembangunan berjalan berkat swadaya masyarakat dan jamaah, meski masih banyak kekurangan anggaran.
“Dana yang dibutuhkan sekitar Rp 4 sampai 5 miliar. Saat ini yang belum tuntas adalah kubah masjid yang anggarannya cukup besar,” ungkapnya. Lalu Rahadian juga menambahkan, Masjid Al-Istiqomah memiliki beberapa tanah wakaf yang sertifikatnya sudah diurus, namun masih tertunda karena fokus pembangunan masjid.
Sementara itu, Ketua DMI Loteng H. Lendek Jayadi memperkenalkan satu per satu pengurus DMI Loteng yang ikut hadir. Ia mengatakan programnya saat ini adalah sholat keliling di masjid-masjid yang ada di Kabupaten Lombok Tengah, termasuk di Masjid Al-Istiqomah Batunyala. Ia juga menyampaikan bahwa biaya untuk takmir Masjid Besar Batunyala bisa diambil di tingkat kecamatan.
Dalam tausiyahnya, Lendek mengutip bahwa kemakmuran masjid diukur dari langkah kaki dan keimanan jamaah yang datang.
“Siapapun yang hadir ke masjid, ukurannya adalah langkah kakinya tapi iman,” katanya.
Ia juga mengajak pengurus untuk merasakan nikmatnya sholat subuh berjamaah dan pentingnya manajemen masjid.
“Begitu selesai sholat, selesai tugas imam sholat. Tapi tugas imam masjid sangat berat, termasuk mengurus jamaah masjid yang tidak kelihatan asap di dapurnya,” tutupnya..
Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah bersama jamaah.
Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net






















