Bupati Jawab Tuntas Sorotan DPRD, Fokus Efisiensi dan Kesejahteraan Rakyat
LOMBOK TENGAH. Lombokdaily.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah menggelar Rapat Paripurna krusial, Rabu (16/9/2026). Agendanya: Penyampaian Jawaban Kepala Daerah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi atas Nota Keuangan dan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Lalu Muhammad Akhyar, S.Sos., ini berlangsung khidmat. Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., hadir langsung bersama jajaran TAPD untuk menjawab satu per satu catatan kritis dari fraksi-fraksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Pathul tak menghindar. Semua pandangan, pertanyaan, hingga masukan tajam dari legislatif dijawab lugas dengan tiga jurus utama.
1. Efisiensi Anggaran, PAD Digenjot Rp67,43 Miliar
Pemkab menegaskan komitmen efisiensi total. Belanja yang tidak produktif dipangkas, hanya program mendesak, produktif dan prioritas rakyat yang dikawal. Hasilnya, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 naik signifikan sebesar Rp67,43 miliar. Lonjakan ini ditopang oleh peningkatan target pajak daerah yang dipatok naik Rp62,17 miliar.
2. Jalan Rusak Dihajar, Anggaran Rp73 Miliar Disiapkan
Kabar baik bagi warga. Pemkab menambah pagu belanja modal jalan sebesar Rp73,06 miliar. Anggaran jumbo ini tidak disebar rata, tapi difokuskan pada ruas jalan dengan tingkat kerusakan tinggi. Sasarannya jelas: membuka konektivitas sentra produksi pertanian dan melancarkan akses ekonomi warga. Total jalan yang akan ditangani sepanjang 25 kilometer.
3. Mandalika Harus Bikin Warga Sejahtera
Terkait pariwisata dan KEK Mandalika, Bupati menegaskan arah kebijakan: pariwisata tidak boleh hanya dinikmati investor. Pertumbuhan KEK harus berimbas langsung ke warga lokal. Strateginya melalui pemberdayaan UMKM, penyerapan tenaga kerja lokal, penguatan produk ekonomi kreatif, hingga pengembangan desa wisata sebagai penyangga Mandalika.
Rapat Paripurna ini menjadi penanda penting. Tahapan selanjutnya, Ranperda Perubahan APBD 2026 akan dibahas lebih alot di tingkat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk disepakati bersama.| Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net



















