PRAYA TENGAH — Silaturahmi masyarakat sebagai bagian dari peningkatan iman menjadi tema besar dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar Pengurus Masjid Besar Al-Istiqomah, Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Kamis malam Jumat (11/09/2026).
Ketua Dewan Pengurus Masjid Al-Istiqomah, Ir Lalu Rahadian, M.SI dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memupuk kebersamaan dan meneladani perjuangan Rasulullah SAW.
“Pentingnya kita untuk berusaha mencontoh perilaku Rasulullah, baik dalam semangat ibadah maupun bersosial,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Kepala Dinas PUPR Lombok Tengah tersebut, keteladanan Rasulullah diharapkan menjadi pendorong semangat kebersamaan masyarakat, tidak hanya dalam urusan ibadah, tetapi di seluruh aspek kehidupan sosial sehari-hari.
Ia juga memaparkan sejarah Maulid yang pertama kali dilaksanakan pada masa Dinasti Fatimiyah di Mesir pada abad ke-3 Hijriah dan kemudian digelar besar-besaran pada masa pemerintahan Sultan Abu Said Al-Muzaffar di Irbil, Irak, dengan tujuan meningkatkan cinta kepada Rasulullah dan mempererat silaturahmi antara pemimpin dan jamaah.
Selain itu, ia menambahkan tujuan khusus Maulid tahun ini adalah untuk membiasakan dan meningkatkan rasa cinta anak-anak kepada masjid.
Acara yang diawali dengan shalat Maghrib berjamaah tersebut dihadiri Camat Praya Tengah, Kepala Desa Batunyala, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Dewan Pengawas Masjid, Bendahara Masjid Ustad Fauzi SH, Hasanuddin para Tuan Guru, alim ulama, serta jamaah dari Dusun Batunyala I , Batunyala II , dan MT Razak.
Bertindak sebagai penceramah, TGH. Irman Nikmatul Azmi memaparkan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai panutan dan suri tauladan dalam berperilaku baik, saling membantu dan menjaga hubungan antar sesama.
“Terlebih lagi kita sebagai umat Islam. Jangan sampai kita lupa shalat sebagai amaliyah pokok yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah,” pungkasnya.
Kegiatan yang secara teknis melibatkan Remaja Masjid Al-Istiqomah ini ditutup dengan doa bersama dan pembagian berkat Maulid, yakni makanan yang dibawa secara gotong royong oleh masyarakat untuk seluruh jamaah yang hadir.| Editor; Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net





















