WTP 14 Kali Tercoreng, Dewan Sentil Bupati: PDAM Sehari Langsung Jadi, OPD Besar Dibiarkan Plt Berbulan-bulan

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajemen Talenta Mandek? DPRD Tagih Mutasi Besar, Singgung SK Dirut PDAM Bisa Dibatalkan Bupati

 

PRAYA, LOMBOK TENGAH – Sekretaris Komisi III DPRD Lombok Tengah dari Fraksi NasDem menyoroti carut-marut pengisian jabatan di lingkup Pemkab Lombok Tengah. Mulai dari polemik SK Direksi PDAM hingga banyaknya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis yang masih dipimpin Pelaksana Tugas (Plt).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, ia menegaskan proses seleksi Direksi PDAM baik Direktur Utama (Dirut), Direktur Umum (Dirum) maupun Direktur Teknik (Dirtek) seharusnya tetap melalui mekanisme kompetisi terbuka lewat Panitia Seleksi (Pansel).

“Ya meskipun dirutnya, dirumnya dan sebagainya, di sanalah kompetisi. Di sana baru dievaluasi, dari tim pansel itu yang akan mengevaluasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemda Loteng Gelar Musrenbang Tematik Wujudkan Anak Cerdas, Berkarakter, dan Berwawasan Lingkungan Menuju Lombok Tengah Emas 2045

Menurutnya, Bupati memiliki kewenangan penuh terkait polemik tersebut. Termasuk opsi membatalkan SK yang ada maupun melanjutkannya hingga masa jabatan berakhir.

“Bisa dilakukan Bupati terkait dengan pansel itu. Dia batalkan SK ini saja bisa. Mau dia lanjutkan sampai berakhir nanti SK-nya juga bisa,” katanya.

Ia juga menyinggung informasi yang beredar di masyarakat saat aksi demo, terkait SK pengangkatan yang disebut berlaku dari 2 September hingga 2 Desember, yang hingga kini belum ada kejelasan resmi.

Senggol Soal WTP 14 Kali

Saat ditanya soal capaian 14 kali Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), ia menilai WTP tidak bisa dijadikan satu-satunya ukuran keberhasilan. WTP, kata dia, hanyalah standar administrasi laporan keuangan.

Baca Juga :  BIAO, TAMAN ATAU TERMINAL? PEMERINTAH DISINDIR 'NDEK TAOK GAWEK' URUS JALUR MAUT PRAYA

“WTP itu adalah standar laporan, Wajar Tanpa Pengecualian, jadi sudah bisa dilaporkan, dibuktikan. Tetapi WTP Lombok Tengah ini kan sudah terciderai. Kita 14 kali WTP, tapi beberapa kepala dinas masuk penjara,” tegasnya.

Soroti OPD Plt Berlarut

Yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) terbesar saat ini, menurutnya, adalah banyaknya OPD besar yang masih dijabat Plt. Seperti rumah sakit dan dinas pertanian.

“Kita bingung, kok PDAM yang hanya sehari langsung ditunjuk kalau mau langsung diangkat, tetapi OPD yang sudah berapa lama ini belum. Ini akan mempengaruhi kinerja pemerintah dan menghambat pelayanan,” ujarnya.

Ia menduga ada dua penyebab mutasi tak kunjung dilakukan. Pertama, Bupati dan Wakil Bupati belum menemukan sosok yang dipercaya. Kedua, ada kendala teknis administratif.

Baca Juga :  Sambutan Kocak Winengan Wakili Lombok Barat di MTQ Ke-31 NTB: "Kami Siap Borong Piala Sampai Mimbar Bergetar!"

Padahal, Pemkab sudah memiliki sistem manajemen talenta untuk memetakan pejabat yang cocok mengisi jabatan.

“Mungkin belum ada yang cocok di manajemen talenta sampai hari ini,” duga dia.

Ia menegaskan DPRD memiliki tugas untuk mempertanyakan hal tersebut. Fraksi NasDem, kata dia, selalu menyelipkan dorongan agar OPD kosong segera didefinitifkan dalam setiap pemandangan umum fraksi.

“Kalau hanya PDAM saja kecil, tapi ini OPD-OPD yang besar ini justru itu yang pelayanannya akan menghambat. Contoh kayak Pak Rida, harusnya dirangkap, tidak mungkin dilakukan satu orang. Ini sangat krusial, mudah-mudahan dalam waktu cepat mutasi itu diadakan,” pungkasnya.| Editor Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Reses di Pujut, Warga Keluhkan Pupuk Langka dan Jalan Usaha Tani Rusak ke Anggota DPRD Sugiarto
Dari Desa untuk NTB: Teh Prabu dan Monkey Cave Raih Juara II
Olah Kelapa Jadi VCO CocoSam, Samsudin Asal Sukadana Lombok Tengah Raih Juara I Pemuda Pelopor NTB
MotoGP Mandalika 2026 Catat 157.875 Penonton, ITDC Apresiasi Peran Media NTB dan Diskominfo Lombok Tengah
Kemiskinan di Lombok Tengah Turun, Tinggal 10,34 Persen
POLRESTA, Bupati  LOTENG DAN 314 CALON KADES DEKLARASIKAN PILKADES DAMAI 2026
Kemarau Panjang, Pegawai PDAM Loteng Salat Minta Hujan dan Bagi Santunan
Ratusan Santri di Lombok Tengah Peringati Hari Santri Nasional 2026
Berita ini 110 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 2 November 2026 - 10:20 WIB

Reses di Pujut, Warga Keluhkan Pupuk Langka dan Jalan Usaha Tani Rusak ke Anggota DPRD Sugiarto

Minggu, 1 November 2026 - 11:29 WIB

Dari Desa untuk NTB: Teh Prabu dan Monkey Cave Raih Juara II

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Olah Kelapa Jadi VCO CocoSam, Samsudin Asal Sukadana Lombok Tengah Raih Juara I Pemuda Pelopor NTB

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:41 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Catat 157.875 Penonton, ITDC Apresiasi Peran Media NTB dan Diskominfo Lombok Tengah

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Kemiskinan di Lombok Tengah Turun, Tinggal 10,34 Persen

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Hukrim Lombokdaily

Pulang Kerja Dikeroyok di Lampu Merah Puyung, Pemuda DL Lapor Polisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:48 WIB

Pembangunan Lombokdaily

Dari Desa untuk NTB: Teh Prabu dan Monkey Cave Raih Juara II

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:29 WIB