Dugaan Korupsi BGN : Ex Kepala Badan Disebut Terima Rp1 Miliar per Hari dari Jual Beli Titik SPPG MBG, Sasaka Nusantara Desak Kejagung Usut Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Sasaka Nusantara, YMH Lalu Ibnu Hajar, Dukung Penuh Langkah Kejagung, KPK, dan BPK Audit Total Program Makan Bergizi Gratis

 

MATARAM – Dugaan praktik korupsi besar menyeruak di Badan Gizi Nasional (BGN). Eks Kepala BGN berinisial D disebut terindikasi menerima aliran dana hingga Rp1 miliar per hari dari hasil jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum Sasaka Nusantara, YMH Lalu Ibnu Hajar, dalam siaran persnya, Kamis (4/6/2026). Menurutnya, kasus ini merupakan korupsi masif yang dilakukan di badan strategis pemerintah dan harus dibersihkan sampai ke akar-akarnya.

Baca Juga :  LSM Ampes NTB Minta Masyarakat Tetap Bijak dan Tak Terprovokasi, Polisi Serius Tangani Kasus Anggota DPRD dan Debt Collector PT. LNI di Loteng

 

“Kami mendukung penuh Aparat Penegak Hukum, dalam hal ini Kejaksaan Agung, untuk mengusut tuntas kasus ini. Oknum pelaku yang terlibat harus dihukum berat dan seluruh hasil korupsi atau asetnya disita,” tegas Lalu Ibnu Hajar.

 

Sasaka Nusantara menduga praktik jual beli titik SPPG/Dapur MBG terjadi di berbagai daerah dengan nilai berkisar Rp250 juta hingga Rp350 juta per titik. Salah satu contoh yang disebut sedang diproses hukum adalah kasus jual beli titik MBG di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  Tanpa Tambang, Ekonomi NTB Tumbuh 5,57 Persen

 

Pihaknya berharap penindakan tidak berhenti di pusat, melainkan menyasar hingga ke daerah. “Terindikasi penyimpangan oknum pejabat BGN dari pusat sampai daerah harus ditindak tegas, termasuk oknum-oknum SPPG yang melakukan suap atau gratifikasi untuk mendapatkan proyek MBG,” lanjutnya.

 

Sasaka Nusantara menegaskan bahwa Program MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan tidak boleh menjadi ladang KKN. “Program ini bukan untuk dimanfaatkan oknum yang ingin memperkaya diri dan golongannya,” ujar Lalu Ibnu Hajar.

Baca Juga :  Maju Pilgub 2024, Lalu Iqbal Dipandang Miliki Pengalaman Birokrasi

 

Karena itu, Sasaka Nusantara menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Agung RI, KPK, BPK, dan seluruh Aparat Penegak Hukum untuk melakukan penindakan, investigasi, dan audit menyeluruh. Audit tersebut diminta menyasar Pejabat BGN Pusat, Koordinator atau Satgas MBG di daerah, serta oknum Mitra SPPG/Dapur MBG yang terindikasi melakukan korupsi, KKN, suap, atau gratifikasi.||

 

 

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

4 Pejabat dan Rekanan Tumbang: Skandal Truk Sampah Rp5,1 M Seret Kadis hingga Direktur ke Penjara 
Pemkab Lombok Tengah Gelar Lelang Puluhan Unit Eks Kendaraan Dinas Secara Online
GADUH REKRUTMEN BPS: LSM LIDIK BONGKAR DUGAAN TITIPAN KADER PKB DI SENSUS EKONOMI 2026
Siap Sambut MTQ, Pol PP Loteng Imbau Pedagang: Bawa Pulang Gerobak, Jangan Parkir di Masjid Agung 
Kejari Lombok Tengah Dorong PPAT Tingkatkan PAD dan Petakan Mafia Investasi Berkedok Konsultan
Redam Polemik Peserta MTQ, LPTQ Loteng Gerak Cepat: Iqbal Tetap Utusan, Ahwazi Ikuti TC
Polres Lombok Tengah Sembelih 11 Sapi dan 5 Kambing, Daging Kurban Disalurkan ke Polsek hingga Ratusan Warga
Kubah Harapan dari Batunyala: Ketika Rp649 Juta Menjadi Titipan Amal untuk 50 Tahun Mendatang
Berita ini 6 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:44 WIB

Dugaan Korupsi BGN : Ex Kepala Badan Disebut Terima Rp1 Miliar per Hari dari Jual Beli Titik SPPG MBG, Sasaka Nusantara Desak Kejagung Usut Tuntas

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:54 WIB

4 Pejabat dan Rekanan Tumbang: Skandal Truk Sampah Rp5,1 M Seret Kadis hingga Direktur ke Penjara 

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:01 WIB

Pemkab Lombok Tengah Gelar Lelang Puluhan Unit Eks Kendaraan Dinas Secara Online

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:11 WIB

GADUH REKRUTMEN BPS: LSM LIDIK BONGKAR DUGAAN TITIPAN KADER PKB DI SENSUS EKONOMI 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:04 WIB

Kejari Lombok Tengah Dorong PPAT Tingkatkan PAD dan Petakan Mafia Investasi Berkedok Konsultan

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU