JAKSA LOTENG NAIK PITAM! ‘SIKAT’ OKNUM PPAT & KONSULTAN NAKAL KOTAK-KATIK PAJAK  

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawal Asta Cita, Kejari Ultimatum Keras: Stop Akal-Akalan, Penjara Menanti!

PRAYA – Amarah Kejaksaan Negeri Lombok Tengah meledak. Demi mengawal Asta Cita Presiden, korps Adhyaksa setempat mengancam akan ‘menyikat’ habis oknum Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) hingga konsultan nakal yang berani bermain-main dengan uang pajak.

Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Putri Ayu Wulandari, menegaskan tak ada ampun bagi para penggarong PAD. Di hadapan jajaran Pemkab Loteng, ia blak-blakan menyebut uang pajak adalah urat nadi pembangunan yang haram dikotak-katik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Jika penerimaan pajak meningkat dan tidak ada kebocoran, dampaknya langsung dirasakan warga. Akan semakin banyak jalan dibangun, fasilitas kesehatan memadai, sekolah-sekolah. Maka dari itu, uang pajak ini jangan dikotak-katik!” tegas Putri Ayu dengan nada tinggi.

Baca Juga :  Pjs Bupati Panen Jagung Di Desa Bunut Baok

Preventif Dulu, Pidsus Mengintai

Putri Ayu menolak stigma bahwa Kejaksaan hanya bisa memenjarakan. Saat ini pihaknya mengedepankan pencegahan lewat Seksi Intelijen dan pendampingan Datun untuk Pemda.

Namun, ia melontarkan ultimatum maut: “Upaya preventif tidak berdampak? Peningkatan pemahaman sudah, pendampingan sudah. Kami tidak akan ragu menindak melalui Seksi Tindak Pidana Khusus. Pidsus menanti jika membandel!”

Kasi Intel ‘Ngamuk’: Jangan Aneh-Aneh!

Tembakan paling pedas datang dari Kasi Intel Kejari Loteng, Alfa Dera. Dikenal sebagai ‘kaka asuh’ anak-anak mantan terpidana hacker, ia membongkar langsung anatomi kebocoran pajak.

Baca Juga :  MGPA Menyambut Pertukaran Pemuda Indonesia Australia (PPIA) Dengan Suguhan Pengalaman Menakjubkan

“Jangan macam-macam mengorupsi PAD, ini Asta Cita Presiden! Oknum PPAT, konsultan pajak, biro jasa, konsultan hukum, jangan aneh-aneh. Stop praktik pelaporan tidak real! Lombok Tengah ini kaya, nggak usah dikecil-kecilkan laporannya di atas kertas!” gebrak Alfa Dera.

Ia menyorot tajam para konsultan nakal yang mengajari pengusaha mengemplang pajak. “Kasih tahu saja berapa nilai pajak yang sebenarnya, lalu bayarkan! Jangan diajarin yang nggak bener. Kalau kalian main-main, rakyat Lombok yang susah!”

Alfa Dera memastikan hukum tak pandang bulu. “Mau dia pejabat tinggi, keponakan Bupati, kalau melanggar ya kita sikat!”

Baca Juga :  LPTQ Lombok Tengah Gulirkan Program "Sambang TPQ" di 12 Kecamatan, Perkuat Pendidikan Al-Qur’an Generasi Muda

Jamin Investor Jujur, Birokrat Jangan Dipersulit

Di sisi lain, Kejari Loteng lewat Satgas Percepatan Investasi menjamin keamanan bagi investor taat aturan. Alfa Dera meminta iklim usaha sehat dijaga, birokrat dilarang mempersulit administrasi demi suap.

“Investasi harus cepat, tapi wajib sesuai tata ruang. Jaga alam kita, jangan izin dibikin sebebas-bebasnya lalu berujung bencana. Administrasi itu melayani, jangan sengaja dibuat rumit,” pungkasnya.

Langkah keras Kejari ini jadi sinyal: era ‘akalan-akalan’ pajak di Lombok Tengah sudah tamat. Membangkang, siap-siap dibui.

Editor:  Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Air PDAM di Penujak Sudah Kembali Jernih, Tingkat Kekeruhan Tercatat 2,52 NTU
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Peringati Hari Juang Polri, Kapolda NTB: Semangat Polisi Pejuang 1945 Harus Tetap Hidup
Pilkades Labulia Siap Digelar, 9.068 Warga Masuk DPT
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Kejari Loteng Mulai Proses Laporan Kasus Dugaan Penyelewengan DD/ADD Selong Belanak
HUT RI ke-81 di Loteng Sukses, Merah Putih Berkibar di Halaman Kantor Bupati
Paskibraka Loteng Siap Gagah Kibarkan Merah Putih HUT ke-81 RI
Berita ini 36 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Air PDAM di Penujak Sudah Kembali Jernih, Tingkat Kekeruhan Tercatat 2,52 NTU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Pilkades Labulia Siap Digelar, 9.068 Warga Masuk DPT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Kejari Loteng Mulai Proses Laporan Kasus Dugaan Penyelewengan DD/ADD Selong Belanak

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Air PDAM di Penujak Sudah Kembali Jernih, Tingkat Kekeruhan Tercatat 2,52 NTU

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:30 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:23 WIB