Ketua Yayasan Haeruddin Bantah Isu Dapur MBG Beroperasi Tanpa Gedung: “Informasi Itu Menyesatkan”

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Beredarnya video di media sosial yang menuding Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) beroperasi tanpa gedung dan dalam kondisi tidak layak dibantah tegas oleh Ketua Yayasan Budi Sain Mangkling Hairuddin. Ia menegaskan bahwa informasi dalam video tersebut tidak benar dan mengandung banyak kejanggalan.

“Saya sudah melihat video yang banyak beredar itu dan sangat banyak kejanggalannya. Saya tidak tahu apa maksud diedarkannya video tersebut,” ujar Hairuddin saat memberikan klarifikasi.

Fakta di Balik Video yang Viral

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Hairuddin, lokasi yang tampak dalam video bukanlah tempat operasional Dapur MBG. Aktivitas yang terekam adalah proses pencucian ompreng atau wadah makanan yang sementara dilakukan di tempat terpisah.

“Lokasi di foto atau video itu bukan tempat operasional dapur MBG. Itu hanya tempat laundri ompreng. Setelah dicuci bersih, ompreng dibawa kembali ke dapur,” jelasnya. Ia menambahkan, kendaraan yang terlihat parkir di pinggir jalan merupakan mobil operasional yang sedang menunggu proses pencucian selesai.

Baca Juga :  Hari Pertama Kampanye, Masyarakat Pesisir Ikrar Menangkan Bang-Abah

Alasan Pemindahan Lokasi Dapur

Hairuddin menjelaskan bahwa dapur MBG awalnya berlokasi di Lingkungan Eyat Surak, Kelurahan Jontak. Namun lokasi tersebut terkendala adapun fasilitas Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) yang sudah ada awalnya mulai raning pemenuhan penerima makan gizi gratis sudah sesuai dan IPAL di terima oleh alur atau portal Badan Gizi NasionL (BGN) pada saat itu tetapi dengan seiring waktu mengingat banyaknya volume air tang di butuhkan dalam proses pencucian yang setiap hari dengan kapasitas PM 2240 menurutnya IPAL yang sudah terbangun itu sudah tidak memadai,” ujarnya.

Baca Juga :  Wabup Loteng Dr HM Nursiah Pimpin Rakor Sekolah Rakyat, Dokumen ke Kemensos Dikirim Pekan Depan

Selanjutnya, sehingga Pihak yayasan harus di bangun di lokasi tanah yang lebih luas lagi, oleh sebab itu pihak mitra yayasan membangun baru dan pindah lokasi sehingga terbangun bangunan Ka SPPG yang sesuai setandar kebutuhan bangunan BGN pada saat ini. Memang sempat menerima surat teguran terkait IPAL tersebut.

Sehingga sebagai solusi, pihak yayasan mengajukan surat pindah lokasi dan kini menyewa tempat baru di Lingkungan Tiwu Buak, Kelurahan Jontak. Dapur baru seluas sekitar 10 are itu masih dalam tahap pembangunan dengan fasilitas IPAL yang lebih baik, area parkir tertata, dan perlengkapan dapur yang sedang dilengkapi.

“Sekarang kami bangun dapur yang lebih representatif. Pipa-pipa juga sudah datang,” kata Hairuddin.

Selama masa pembangunan, pencucian ompreng sementara dilakukan di kawasan Jempong, Desa Mertak Tombok. Proses relokasi ini, kata dia, sudah dikoordinasikan dan mendapat persetujuan dari BGN karena dapur sebelumnya memang tidak memenuhi standar.

Baca Juga :  Laskar Sasak Lombok Tengah Tegaskan Dukungan Penuh kepada Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Tolak Serangan Politik Tidak Sehat

Komitmen Dukung Program Presiden

Hairuddin memastikan operasional Dapur MBG tetap berjalan sesuai prosedur dan berkomitmen meningkatkan fasilitas agar lebih layak. Ia juga menyadari bahwa isu ini muncul di tengah banyaknya dapur MBG yang ditutup, yang mungkin memicu kecemburuan sosial. “Ini tidak perlu diperdebatkan. Saya mengajak untuk terus mendukung program presiden. Kalau kita tidak saling mendukung maka kita tidak bisa maju dan otomatis akan menghambat program Presiden RI Indonesia Bapak Prabowo Subianto,” tegasnya. Dengan klarifikasi ini, Hairuddin berharap masyarakat tidak salah memahami informasi yang beredar dan tetap mendukung program Makan Bergizi Gratis. (TOH).

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

118 WARTAWAN NTB LOLOS PORWANAS, LOTENG KIRIM ROSIDI MAIN DOMINO
PIPIL 190 LAWAN SPPT, KELUARGA YUSUF TANTANG BALIK: “MANA SERTIFIKATMU?”
Sasaka Nusantara NTB: Kepemimpinan Gubernur Dinilai Belum Objektif  
Uang Parkir Loteng Tembus Rp1,6 Miliar, Tapi Rp1,5 Miliarnya Cuma dari Bandara. Sisanya Kemana?
Ketum ARB: Proyek Pokir DPRD Loteng Harus Transparan
Dugaan Korupsi BGN : Ex Kepala Badan Disebut Terima Rp1 Miliar per Hari dari Jual Beli Titik SPPG MBG, Sasaka Nusantara Desak Kejagung Usut Tuntas
GADUH REKRUTMEN BPS: LSM LIDIK BONGKAR DUGAAN TITIPAN KADER PKB DI SENSUS EKONOMI 2026
Redam Polemik Peserta MTQ, LPTQ Loteng Gerak Cepat: Iqbal Tetap Utusan, Ahwazi Ikuti TC
Berita ini 83 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:37 WIB

118 WARTAWAN NTB LOLOS PORWANAS, LOTENG KIRIM ROSIDI MAIN DOMINO

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:09 WIB

PIPIL 190 LAWAN SPPT, KELUARGA YUSUF TANTANG BALIK: “MANA SERTIFIKATMU?”

Senin, 22 Juni 2026 - 19:29 WIB

Sasaka Nusantara NTB: Kepemimpinan Gubernur Dinilai Belum Objektif  

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:09 WIB

Uang Parkir Loteng Tembus Rp1,6 Miliar, Tapi Rp1,5 Miliarnya Cuma dari Bandara. Sisanya Kemana?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:23 WIB

Ketum ARB: Proyek Pokir DPRD Loteng Harus Transparan

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Sport Lombokdaiky

Judo Loteng Juara Umum Porprov NTB

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:29 WIB

Unjuk Rasa Lombokdaily

Senin Besok, Aliansi Pemuda Loteng Turun Aksi di Kejari Praya

Rabu, 15 Jul 2026 - 15:06 WIB