52 Orang Jamaah Haji Kloter Dua Ditunda, Termasuk Bupati dan Keluarganya

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombokdaily.net – Sebanyak 52 Orang Jamaah Calon Haji (CJH) asal Lombok Tengah yang tergabung dalam Kloter 2 harus tertunda keberangkatannya. Hal ini lantaran visa keberangkatan belum diterbitkan pemerintah Arab Saudi.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lombok Tengah, Lalu Samsul Hadi yang dikonfirmasi membenarkan penundaan keberangkatan puluhan JCH kloter 2 tersebut. Ia menyebut itu disebabkan kerena visa belum keluar.

“Yang Kloter 2 kita alihkan nanti ke Kloter 6, InsyaAllah hari Rabu esok sudah diberangkatkan,” ucapnya.

Jumlah jamaah calon haji yang gagal diberangkatkan pada Kloter 2 sebanyak 52 orang termasuk bupati dan istrinya.

Menyinggung mengenai penyebab keterlambatan keberangkatan ini pihaknya menyebutkan bukan hanya jamaah Lombok Tengah, namun ia berdalih masalah ini terjadi secara nasional.

Dari 393 jumlah calon jamaah haji yang semestinya diberangkatkan pada Kloter 2 sebanyak 52 orang harus tertunda keberangkatannya sehingga nanti dialihkan ke kloter 06.

“Tidak ada masalah lain hanya visa saja yang belum diterbitkan oleh pemerintah Arab Saudi,” terangnya.

Baca Juga :  Keberangkatan 393 Calon Jamaah Haji Kloter 02 Mendapat Pengawalan Ketat 

Sementara, Kepala Kantor Kemenag Lombok Tengah, H Nasrullah mengatakan untuk mengisi kekurangan 52 JCH untuk Kloter 2 pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kelompok Bimbingan Haji (KBIH) Al-Husna pimpinan TGH Zainul Majdi untuk bersedia berangkat bersama jamaahnya.

“InsyaAllah masalah Visa pasti keluar, kita harus sabar menunggu karena yang diurus oleh pemerintahan Arab Saudi jutaan jamaah,” singkatnya.

Sementara itu, salah seorang calon jamaah haji yang tertunda berangkat menyayangkan kejadian ini. Padahal dirinya sudah berada di Asrama Haji dan menanti untuk diberangkatkan. Namun terpaksa harus pulang kembali ke rumah karena alasan visa yang belum terbit menjelang keberangkatan.

Baca Juga :  Puluhan Anggota Koperasi Taxi Lombok Baru Merasa Dianaktirikan Oleh PT Angkasa Pura I

“Kenapa tidak diinfokan lebih awal saja, bukan sudah di Asrama menjelang berangkat seperti ini,” keluhnya.

“Kami dijanjikan berangkat bersama Kloter 06 pada Rabu depan, tapi apakah bisa dijamin? Bagaimana kalau visa tidak bisa terbit lagi,” tandasnya

Pihaknya berharap semoga berjalan dengan lancar. (**).

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Festival Bau Nyale 2026 : Meriahkan Pariwisata NTB dengan Kearifan Lokal
Koperasi Desa Merah Putih Syariah Semoyang Jadi Percontohan NTB, Terima Dana Pembinaan Bank Mandiri
Bupati Lombok Tengah Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor
Pemerintah Daerah Diminta Cari Solusi Terbaik untuk Guru Honorer
RSUD Praya Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat
Dialog Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Praya Tengah
Lombok Tengah Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Madya Tahun 2026
Ketua DPP Sasaka Nusantara NTB Dorong Pemekaran Kabupaten Lombok Tengah, Praya Jadi Kota Madya
Berita ini 26 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 9 Februari 2026 - 14:05 WIB

Festival Bau Nyale 2026 : Meriahkan Pariwisata NTB dengan Kearifan Lokal

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:29 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Syariah Semoyang Jadi Percontohan NTB, Terima Dana Pembinaan Bank Mandiri

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:29 WIB

Bupati Lombok Tengah Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:47 WIB

RSUD Praya Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:42 WIB

Dialog Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Praya Tengah

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Festival Bau Nyale 2026 : Meriahkan Pariwisata NTB dengan Kearifan Lokal

Senin, 9 Feb 2026 - 14:05 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Bupati Lombok Tengah Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor

Rabu, 4 Feb 2026 - 07:29 WIB