LOMBOK TENGAH PACEKLIK SEMEN: Toko Kosong Melompong, Proyek Mangkrak, Disperindag Tiarap!

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semen Raib, Warga Menjerit! Lombok Tengah Lumpuh, Pemerintah Ke Mana?

PRAYA – Lombok Tengah krisis! Bukan krisis air, tapi krisis semen. Fenomena langka yang tiba-tiba menyergap ini membuat warga frustasi dan kontraktor kalang kabut. Pembangunan terancam lumpuh total.

Di hampir semua toko bangunan, rak semen kosong melompong. Warga dipaksa putar balik dengan tangan hampa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nasib apes dialami Talib, warga Jonggat. Niat hati ingin mempercantik rumah dengan pasang keramik, Senin (21/9) kemarin, ia harus gigit jari. Disisirnya toko bangunan di Desa Puyung, hasilnya nihil. Semua merek ludes.

Baca Juga :  BPS NTB Ungkap Komoditas Ekspor Maret 2025, Ini Terbesar

“Saya mau pasang keramik, namun tidak jadi karena semen ternyata kosong di toko,” keluhnya kecewa. Rencana renovasi pun terpaksa ditunda, hanya karena perekat seharga puluhan ribu itu raib dari pasaran.

Kelangkaan ini bukan isapan jempol. Mahali, seorang subkontraktor asal Praya membenarkan. Pria yang proyeknya harus kelar tahun ini itu mengaku, gudang-gudang besar di Praya pun ikut kering kerontang.

Bahkan jagoan pasar yang biasanya melimpah, Semen Merah Putih, kini ikut menghilang tanpa jejak.

Baca Juga :  Terima Audiensi Dewan Pakar GSN Bidang Pariwisata, Gubernur NTB Tekankan Sektor Pariwisata Harus Ciptakan Multiplier Effect Terhadap Perekonomian dan Libatkan Masyarakat Lokal

“Hampir semua merek saat ini langka sejak beberapa hari yang lalu,” ungkap Mahali. Akibatnya, sejumlah pekerjaan di lapangan terpaksa mandek. Kontraktor merugi, tukang menganggur.

Ironisnya, kalaupun ada, jumlahnya sungguh mengenaskan.

Owner Toko Sparta Puyung, Hj. Siti Aminah, yang hari ini tokonya juga kosong, membeberkan fakta miris di lapangan. Untuk dapat 50 sak saja, ia harus mengemis dan melobi ke agen-agen besar di Praya.

“Betul langka akhir-akhir ini. Kalaupun ada maka jumlahnya sangat sedikit dan cepat habis,” kata Hj. Siti Aminah.

“Kadang ada 50 sak Bosowa, 50 sak Tiga Roda. Sangat sedikit,” imbuhnya. Jumlah yang tak sebanding dengan kebutuhan ribuan warga Lombok Tengah. Ia pun tak tahu apa biang kerok kelangkaan mendadak ini.

Baca Juga :  Bupati Loteng Apresiasi Kader Pendata PMKS dan PSKS

Lalu di mana pemerintah?

Saat krisis di depan mata dan warga menjerit, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Tengah justru memilih bungkam. Kepala Disperindag, Lalu Setiawan, yang dikonfirmasi via WhatsApp terkait carut-marut ini, hingga berita ini naik cetak tak memberikan jawaban sepatah kata pun.

Warga menunggu solusi, bukan keheningan. Editor: Muhammad ROSIDI

 

Penulis : SDM

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Viral Soal Toko Swalayan di Lombok Tengah, Kasat Pol PP: Sanksi Perda 7 Hanya Administratif, Tak Ada Pidana
GERAM! APPM-NTB SEMPROT HABIS-HABISAN TRUK MOLEN READY MIX, ANCAM TAHAN PAKSA DI JALAN SELONG BELANAK
Segala Anyar Panen Inovasi, Kopi Arabika Tumbuh Subur, Wakai Farm Jepang Siap Bangun Greenhouse
Bakal Calon Kades Kabul, Praya Barat Daya, Lakukan Penimbunan Jalan dengan Dana Pribadi
Bupati Lombok Tengah dan PT AMAN Sepakati Dam Batujai Sebagai Seaplane, Menhub Dukung Penuh
Ketua DPP Sasaka Nusantara NTB Dorong Pemekaran Kabupaten Lombok Tengah, Praya Jadi Kota Madya
Anak Pasraman & Kader KMHDI dari Lombok Barat Tembus Beasiswa LPDP ke Inggris
Kedes Kerame Jati Gunakan Dana Pribadi Perbaiki Akses Warga Empat Dusun
Berita ini 2 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 21 September 2026 - 17:43 WIB

LOMBOK TENGAH PACEKLIK SEMEN: Toko Kosong Melompong, Proyek Mangkrak, Disperindag Tiarap!

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:33 WIB

Viral Soal Toko Swalayan di Lombok Tengah, Kasat Pol PP: Sanksi Perda 7 Hanya Administratif, Tak Ada Pidana

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:57 WIB

GERAM! APPM-NTB SEMPROT HABIS-HABISAN TRUK MOLEN READY MIX, ANCAM TAHAN PAKSA DI JALAN SELONG BELANAK

Senin, 13 April 2026 - 08:42 WIB

Segala Anyar Panen Inovasi, Kopi Arabika Tumbuh Subur, Wakai Farm Jepang Siap Bangun Greenhouse

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:07 WIB

Bakal Calon Kades Kabul, Praya Barat Daya, Lakukan Penimbunan Jalan dengan Dana Pribadi

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Lombokdaily Nasional

9 MEDALI DIKANTONGI, DODEK RESMI PIMPIN BOLA BESI LOTENG!

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:32 WIB