DP3AP2KB Gelar Dialog Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan di Praya Barat Daya

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praya Barat Daya – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lombok Tengah menggelar dialog pencegahan kekerasan terhadap perempuan (KTP) dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Aula Kantor Camat Praya Barat Daya. Acara ini dihadiri oleh Camat Praya Barat Daya, Husnan SIP, Psikolog Tehnis Haryo Widodo, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Kader PKK.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB, H. Muslim Tasyim S.Kep. Ns. MKes, menyampaikan bahwa kasus perdagangan orang sering kali berawal dari tawaran kerja dengan janji gaji tinggi, tetapi berujung pada eksploitasi dan penipuan. Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap perekrutan tenaga kerja yang tidak melalui prosedur resmi.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk waspada terhadap oknum yang menawarkan pekerjaan ke luar negeri tanpa jalur resmi. Jangan mudah tergiur janji gaji besar, karena bisa berujung pada eksploitasi. Pemerintah siap membantu setiap warga yang ingin bekerja secara legal dan aman,” jelasnya.

Baca Juga :  Terungkap Pemdes Prako Belum Bayar Pajak, Anggaran 2025 Tak Bisa Cair

Terkait dengan pernikahan anak, H. Muslim menambahkan bahwa membiarkan pernikahan anak dapat menyebabkan banyak permasalahan. “Dari segi budaya, banyak terjadi proses penggeseran, seperti yang sering terjadi seringkali saat ini kebebasan terhadap anak jarang dibatasi,” katanya.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Loteng Diresmikan Presiden di Desa Bilelando Pratim

Camat Praya Barat Daya, Husnan SIP, dalam kata pembukaannya menyampaikan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan masalah serius yang harus ditangani bersama. “Kami sangat apresiasi program yang di motori oleh dinas DP3AP2KB. Hal ini sebagai langkah meminimalisir serta dapat melakukan pencegahan kekerasan perempuan dan anak, begitu juga dengan pernikahan usia anak dapat di minimalisir,” harapnya.(Toh).

Penulis : Rossi

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

JILT Gelar Bincang Santai HPN 2026, Serukan Sinergi Bangun Daerah dan Negeri
Festival Bau Nyale 2026 : Meriahkan Pariwisata NTB dengan Kearifan Lokal
Koperasi Desa Merah Putih Syariah Semoyang Jadi Percontohan NTB, Terima Dana Pembinaan Bank Mandiri
Bupati Lombok Tengah Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor
Pemerintah Daerah Diminta Cari Solusi Terbaik untuk Guru Honorer
RSUD Praya Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat
Dialog Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Praya Tengah
Lombok Tengah Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Madya Tahun 2026
Berita ini 29 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:40 WIB

JILT Gelar Bincang Santai HPN 2026, Serukan Sinergi Bangun Daerah dan Negeri

Senin, 9 Februari 2026 - 14:05 WIB

Festival Bau Nyale 2026 : Meriahkan Pariwisata NTB dengan Kearifan Lokal

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:29 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Syariah Semoyang Jadi Percontohan NTB, Terima Dana Pembinaan Bank Mandiri

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:49 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Cari Solusi Terbaik untuk Guru Honorer

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:47 WIB

RSUD Praya Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

JILT Gelar Bincang Santai HPN 2026, Serukan Sinergi Bangun Daerah dan Negeri

Selasa, 10 Feb 2026 - 21:40 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Festival Bau Nyale 2026 : Meriahkan Pariwisata NTB dengan Kearifan Lokal

Senin, 9 Feb 2026 - 14:05 WIB