Berawal dari Nasi Balap Puyung, Miq Pathul Mulai Usaha Jemput Rekom

Kamis, 18 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Berawal dari Nasi Balap Puyung, kisah HL.Pathul Bahri S.Ip M.AP untuk menjemput rekomemdasi agar dirinya dicalonkan jadi Gubernur NTB oleh Gerindra, yang merupakan partainya sendiri, dimulai.

Saat itu, masih dalam bulan puasa pada sekitar bulan maret hingha april 2024, HL.Pathul Bahri tiba-tiba dihubungi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjend) Partai Gerindra, Ahmad Muzani yang meminta dirinya untuk segera ke Jakarta menemuinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Suatu kali. Pak Sekjend menelpon. Pak Ketua, bisa ndak bawakan Nasi Puyung? Kita mau buka puasa ini dengan nasi balap puyung. Siap pak sekjend! Saya berangkat (ke Jakarta) membawa Nasi Balap Puyung bersama teman-teman,” kata HL.Pathul Bahri, memulai ceritanya saat memberikan sambutan di Pullman Hotel Kuta Mandalika, Rabu 17 Juli 2024.

Baca Juga :  50 DPRD Hari ini Gelar Rapat Dengan Empat Agenda

Setiba di Jakarta, oleh Sekjend, Miq Pathul sapaan akrab Ketua DPD Gerindra NTB ini, diminta untuk istirahat sekaligus merenung dan berdoa serta bermunajad kepada Allah SWT, kalau memang mimpi-mimpi untuk menjadi pemimpin lebih tinggi dari yang telah diraih saat ini, Sekjend berpesan bagaimana agar bisa diraih.

“Jadi, menjemput takdir itu penting, tetapi takdir itu hanya ada digaris tangan masing-masing orang, ” ucap Miq Pathul mengutip kalimat Sekjend yang saat itu berpesan kepadanya.

Akhirnya, lanjut Miq Pathul yang juga Bupati Lombok Tengah ini memyampaikan, sekembali dari Jakarta saat itu, dirinya mencoba memasang baliho yang mengindikasikan dirinya akan maju mencalonkan diri sebagai Gubernur NTB.

Setelah itu, dirinya lanjut Miq Pathul, dipanggil lagi oleh Sekjend ke Jakarta. Saat itu dirinya kemudian ditanya, apakah sudah istkharah terkait apalah sudah mantab akan maju atau tidak sebagai calon gubernur di NTB. Ketika itu, Miq Pathul menjawab, sudah. Saat ditanya langsung sekjend apa hasilnya? Dan ia menjawab ” Abu-abu Pak Sekjend.”

Baca Juga :  Pemda Menggagas Acara Inovasi Kebijakan Komplik Sosial Sebagai Instrumen Memperkuat Lembaga Demokrasi di Loteng

Dirinya lanjut Miq Pathul, menjawab abu-abu daripada dirinya salah menjawab. Diakuinya saat itu, dirinya lelah mikir mengenai apa yang dimaksud oleh Sekjend saat itu. Sehingga dirinya terus merenung dan memohon kepada yang maha kuasa.

Pada kesempatan berikutnya, Miq Pathul kemudian berangkat ke Jakarta ke DPP Partai Gerindra dengan tanpa dipanggil lagi. Setibanya di Jakarta, beliau lalu menceritakan kalau tidak bisa tidur dengan apa yang dialaminya saat itu.

“Saya belum mampu menterjemahkan bahasa-bahasa yang disampaikan oleh pak sekjend. Itulah sebab saya akhirnya menghadap ke Pak Sekjend,” kata Miq Pathul.

Baca Juga :  Parpol Pengusung Zul-Uhel Gelar Konsolidasi Pemenangan Pilgub NTB 2024

Saat bertemu Sekjend, Sekjend saat itu menyampaikan kalau mimpi-mimpi Miq Pathul rupanya belum datang seperti yang sudah disampaikan sebelumnya.

“Maka saya saat itu langsung menjawab, kalau begitu Miq Iqbal (jadi calon Gubernur di NTB,” tutur Miq Pathul di hadadapan Sekjend dan ratusan Kader Gerindra yang saat itu hadir di lokasi acara.

Dirinya lanjut Pathul, menyampaikan ke Sekjend saat itu, samikna watokna. Sesuai potongan Annur Ayat 5 Quran ” Mendengar dan Mengikuti Petunjuk Allah SWT” Maka pihaknya saat menyampaikan pidatonya itu tandas Miq Pathul, belum bisa menyatakan kalau Miq Iqbal calon gubernur dari Gerindra, karena nanti akan disampaikan langsung oleh Sekjend.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

KANTOR DESA KABUL SEMPAT DISEGEL, KADIS PMD: ITU GAWE PANITIA, BUKAN GAWE DPMD
TKD Pusat Dipangkas, Gerindra DPRD Loteng: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban!
Digembleng 3 Hari di Sedau Rasa Hambalang, 500 Pemuda NTB Siap Jadi Laskar Gerindra
Fraksi Bintang Rakyat Soroti APBD Perubahan Loteng 2026: Pendapatan Sah Anjlok Rp17 Miliar
Fraksi PKS Terima Perubahan APBD Lombok Tengah 2026, Tapi Ingatkan: Yang Dibutuhkan Manfaat 100%, Bukan Sekadar Serapan 100%
DPRD Loteng Bahas Dua Aturan Penting: Soal Aset Daerah dan Cegah Kebakaran
Penetapan DPT Pilkades 2026 Desa Murbaya, Kecamatan Pringgarata
APBD Loteng 2027 Rp2,57 Triliun, wabup Nursiah Target Kemiskinan Turun di Bawah 10 Persen
Berita ini 170 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

KANTOR DESA KABUL SEMPAT DISEGEL, KADIS PMD: ITU GAWE PANITIA, BUKAN GAWE DPMD

Rabu, 16 September 2026 - 06:34 WIB

TKD Pusat Dipangkas, Gerindra DPRD Loteng: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban!

Selasa, 15 September 2026 - 19:54 WIB

Digembleng 3 Hari di Sedau Rasa Hambalang, 500 Pemuda NTB Siap Jadi Laskar Gerindra

Senin, 14 September 2026 - 20:27 WIB

Fraksi Bintang Rakyat Soroti APBD Perubahan Loteng 2026: Pendapatan Sah Anjlok Rp17 Miliar

Senin, 14 September 2026 - 20:10 WIB

Fraksi PKS Terima Perubahan APBD Lombok Tengah 2026, Tapi Ingatkan: Yang Dibutuhkan Manfaat 100%, Bukan Sekadar Serapan 100%

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

Abah AIS Tumbang: Dari Pimpinan Ponpes ke Kursi Tersangka

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:57 WIB

Lombokdaily Internasional

JANGAN TAKUT ISU PERANG SAUDARA, MK HARUS TEGAK DI ATAS KONSTITUSI

Selasa, 6 Okt 2026 - 05:52 WIB