Tomat Murah Sembalun “Disulap” Jadi Sun Dried Tomato

Sabtu, 21 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Petani Tomat di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, merugi lantaran harga jual Tomat anjlok saat musim panen.

Salah seorang petani, Saifuddin Zohri menuturkan, harga tomat saat ini semakin anjlok. Penurunan harga tomat yang sangat drastis itu diakui menjadi musibah besar petani tomat.

“Harganya cuma Rp 1 sampai 3 ribu per kilogram di pasaran,” ungkapnya, Jumat 13  Oktober 2023 di Sembalun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga tersebut dinilai sangat merugikan para petani, sebab tak sebanding dengan biaya perawatan yang dikeluarkannya.

Sebagai bentuk rasa kecewa atas kenyataan tersebut, para petani melakukan aksi pembiaran hingga tomat busuk di pohonya.

Baca Juga :  APKLI NTB Dorong PKL Bertransformasi, Bank NTB Syariah Beri Dukungan Penuh

Keluhan yang sama, juga disampaikan petani lainya yakni Anah yang turut merasakan dampak kerugian atas turunya harga jual Tomat tersebut.

“Tidak ada harganya sama sekali, bahkan pengepul pun enggan mau ambil,” kata Anah memelas.

Dia mengaku terpaksa berkeliling menjual hasil panennya. Tak hanya itu, para petani juga membagikan hasil panen tomatnya kepada masyarakat agar tidak sia-sia.

“Kita bagikan gratis, meskipun harga tomat anjlok namun setidaknya masih bermanfaat bagi masyarakat luas,”imbuh Anah.

Atas pakta tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Univeritas Pendidikan Mandalika (UNDIKMAl) 57 kemudian menawarkan solusi kongkrit, simpel dan praktis.

Baca Juga :  Beli Tiket MotoGP 2023 di Dyandratiket, Hadiah Motor Menanti

Solusi tersebut berupa pelatihan peningkatan kapasitas bagi para petani untuk mengolah tomat-tomat tersebut menjadi produk lain yang membuatnya bernilai kompetitif dan ekonomis.

“Jadi Tomat-tomat itu kita ubah menjadi produk dengan nilai jual ekonomis yang kita sebut Sun Dried Tomato,”kata Koordinator Kelompok 57 Habibi dalam rilisnya Jumat 20 Oktober 2023.

Bahan lain Sun Dried Tomato itupun sangat mudah didapatkan, begitu juga cara pengolahan dan alat yang dipakai juga bisa dengan peralatan sederhana yang sudah biasa dimiliki petani.

“Adapun bahannya gula, bawang putih, garam halus, lalu dijempur di sinar matahari sampai 3/4 hari kemudian dicelupkan di wadah minyak salat, seterusnya masuk di kemasan,” beber Habibi.

Baca Juga :  Dukung Tradisi Berbagi Saat Lebaran , Bank NTB Syariah Buka Layanan Tukar Uang Kecil

Dijelaskan Habibi, Sun Dried Tomato ini juga bisa dipasarkan di semua kalangan lebih khususnya di hotel yang berada di Desa Sembalun.

“Ini bisa jadi pelengkap makanan, harga bisa melonjak tinggi satu kamplet harga Rp. 80-500 an karena kita lihat petani di Sembalun dominan petani sayur-sayur tomat dan cabai,” imbuhnya.

Habibi berharap, para petani nantinya bisa mengelola tomat yang dibiarkan di pohonya itu hingga menjadi produk dengan nilai jual yang ekonomis seperti Sun Dried Tomato tersebut.

“Sehingga berapapun anjloknya harga tomat, tidak akan mempengaruhi kehidupan para petani tomat tersebut,”pungkas Habibi.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Bandara Lombok Resmikan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan Penumpang Hingga 28%
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Sesuaikan Tarif Parkir Kendaraan Mulai 1 Maret 2026
InJourney Airports BIZAM Resmi Layani Penerbangan Wings Air Rute Lombok-Banyuwangi
Bandara Lombok Buka Dua Rute Baru, Perkuat Konektivitas di Kawasan Timur Indonesia
DEWA 19 Menghipnotis Penonton di Mandlika Dengan penampilan Septakuler
Race Pertama GT World Challenge Asia 2025 di Mandalika Berlangsung Seru, Tim Origin Motorsport (CHN) Tampil Perkasa
BPS NTB Ungkap Komoditas Ekspor Maret 2025, Ini Terbesar
Maksimalkan Potensi Gili Air, Pemprov NTB Dukung Penuh Soundtuari Internasional Festival 2025
Berita ini 225 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:32 WIB

Bandara Lombok Resmikan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan Penumpang Hingga 28%

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:31 WIB

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Sesuaikan Tarif Parkir Kendaraan Mulai 1 Maret 2026

Selasa, 23 Desember 2025 - 07:22 WIB

InJourney Airports BIZAM Resmi Layani Penerbangan Wings Air Rute Lombok-Banyuwangi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 17:56 WIB

Bandara Lombok Buka Dua Rute Baru, Perkuat Konektivitas di Kawasan Timur Indonesia

Minggu, 5 Oktober 2025 - 00:55 WIB

DEWA 19 Menghipnotis Penonton di Mandlika Dengan penampilan Septakuler

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU