Tomat Murah Sembalun “Disulap” Jadi Sun Dried Tomato

Sabtu, 21 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Petani Tomat di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, merugi lantaran harga jual Tomat anjlok saat musim panen.

Salah seorang petani, Saifuddin Zohri menuturkan, harga tomat saat ini semakin anjlok. Penurunan harga tomat yang sangat drastis itu diakui menjadi musibah besar petani tomat.

“Harganya cuma Rp 1 sampai 3 ribu per kilogram di pasaran,” ungkapnya, Jumat 13  Oktober 2023 di Sembalun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga tersebut dinilai sangat merugikan para petani, sebab tak sebanding dengan biaya perawatan yang dikeluarkannya.

Sebagai bentuk rasa kecewa atas kenyataan tersebut, para petani melakukan aksi pembiaran hingga tomat busuk di pohonya.

Baca Juga :  Langit Lombok Makin Ramai, 66 Penerbangan Ekstra Siap Sambut MotoGP Mandalika 2026

Keluhan yang sama, juga disampaikan petani lainya yakni Anah yang turut merasakan dampak kerugian atas turunya harga jual Tomat tersebut.

“Tidak ada harganya sama sekali, bahkan pengepul pun enggan mau ambil,” kata Anah memelas.

Dia mengaku terpaksa berkeliling menjual hasil panennya. Tak hanya itu, para petani juga membagikan hasil panen tomatnya kepada masyarakat agar tidak sia-sia.

“Kita bagikan gratis, meskipun harga tomat anjlok namun setidaknya masih bermanfaat bagi masyarakat luas,”imbuh Anah.

Atas pakta tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Univeritas Pendidikan Mandalika (UNDIKMAl) 57 kemudian menawarkan solusi kongkrit, simpel dan praktis.

Baca Juga :  PJs Bupati Loteng Abdul Aziz Mengingatkan para Aparatur Sipil Negara atau ASN untuk Berlaku Netral.

Solusi tersebut berupa pelatihan peningkatan kapasitas bagi para petani untuk mengolah tomat-tomat tersebut menjadi produk lain yang membuatnya bernilai kompetitif dan ekonomis.

“Jadi Tomat-tomat itu kita ubah menjadi produk dengan nilai jual ekonomis yang kita sebut Sun Dried Tomato,”kata Koordinator Kelompok 57 Habibi dalam rilisnya Jumat 20 Oktober 2023.

Bahan lain Sun Dried Tomato itupun sangat mudah didapatkan, begitu juga cara pengolahan dan alat yang dipakai juga bisa dengan peralatan sederhana yang sudah biasa dimiliki petani.

“Adapun bahannya gula, bawang putih, garam halus, lalu dijempur di sinar matahari sampai 3/4 hari kemudian dicelupkan di wadah minyak salat, seterusnya masuk di kemasan,” beber Habibi.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah Lakukan Mutasi 6 Pejabat Eselon II

Dijelaskan Habibi, Sun Dried Tomato ini juga bisa dipasarkan di semua kalangan lebih khususnya di hotel yang berada di Desa Sembalun.

“Ini bisa jadi pelengkap makanan, harga bisa melonjak tinggi satu kamplet harga Rp. 80-500 an karena kita lihat petani di Sembalun dominan petani sayur-sayur tomat dan cabai,” imbuhnya.

Habibi berharap, para petani nantinya bisa mengelola tomat yang dibiarkan di pohonya itu hingga menjadi produk dengan nilai jual yang ekonomis seperti Sun Dried Tomato tersebut.

“Sehingga berapapun anjloknya harga tomat, tidak akan mempengaruhi kehidupan para petani tomat tersebut,”pungkas Habibi.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Dari Lombok Untuk Dunia Pelajar SMK Otomotif Intip Dapur Pacu MotoGP Mandalika 2026
Tak Cuma Sirkuit, ITDC dan BSI Sulap Masjid di Mandalika Jadi Pusat Kehidupan Warga
Penonton Mandalika Pecah, Tapi Tetap Rapi – Besok Puncak Sakral MotoGP
Pesta Rasa di Mandalika: Ratusan Ribu Tamu Tumpah, Lidah Gubernur Cuma Kenal Dua Rasa – Enak dan Enak Banget!
Perpanjangan MotoGP Mandalika Belum Di-ACC, ITDC: Kalau Tidak Lanjut, Rugi Kita
848 Bintang MotoGP 2026 Mendarat di Lombok, BIZAM Sambut dengan Gendang Beleq
SEMEN HILANG, RAKYAT DIBIKIN MERAYAP! DARI LEMBAR SAMPAI MATARAM PROYEK LUMPUH, HARGA DIGORENG GILA-GILAAN
Langit Lombok Makin Ramai, 66 Penerbangan Ekstra Siap Sambut MotoGP Mandalika 2026
Berita ini 250 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Dari Lombok Untuk Dunia Pelajar SMK Otomotif Intip Dapur Pacu MotoGP Mandalika 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Tak Cuma Sirkuit, ITDC dan BSI Sulap Masjid di Mandalika Jadi Pusat Kehidupan Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Penonton Mandalika Pecah, Tapi Tetap Rapi – Besok Puncak Sakral MotoGP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Pesta Rasa di Mandalika: Ratusan Ribu Tamu Tumpah, Lidah Gubernur Cuma Kenal Dua Rasa – Enak dan Enak Banget!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Perpanjangan MotoGP Mandalika Belum Di-ACC, ITDC: Kalau Tidak Lanjut, Rugi Kita

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

12 Kecamatan Turun Jalan, HUT ke-81 Loteng Jadi Ajang Persatuan

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:21 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Bazar Mandalika Panen Cuan, Tenun NTB Jadi Buruan Bule

Senin, 12 Okt 2026 - 17:09 WIB