DPMD Loteng Kumpulkan Kapolsek, Danramil, Camat Se-Loteng. Surat Suara Harus Ditanda Tangani Calon Dulu Biar Tidak Salah Cetak
PRAYA,LOMBOKDAILY.NET – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah menggelar rapat koordinasi besar di Aula BPMD Loteng, Rabu kemarin.
Rakor ini kumpulkan semua pengawas Pilkades, Kapolsek, Danramil, dan Camat se-Loteng. Tujuannya satu, persiapan Pilkades serentak yang akan digelar 29 Oktober 2026 biar aman dan lancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kadis DPMD Loteng menyatakan, tahapan sekarang sudah masuk penetapan calon. Dari awal yang daftar 334 orang, setelah verifikasi yang lolos dan sudah ambil nomor urut totalnya 309 calon kades.
“Untuk tahun ini ada sejarah baru, ada 10 calon perempuan yang ikut. Tahun 2016 ke atas belum pernah ada,” kata Kadis DPMD.
Untuk jumlah TPS, total ada 1.014 TPS di seluruh Loteng dengan jumlah pemilih lebih dari 400 ribu orang.
Desa Mas-Mas Lawan Kotak Kosong
Yang jadi perhatian, ada 1 desa yang calonnya hanya satu orang, jadi lawan kotak kosong. Yaitu Desa Mas-Mas, Kecamatan Batukliang Utara. Awalnya 2 pendaftar, tapi yang lolos verifikasi cuma 1 orang.
Soal surat suara, tahun ini beda. Anggarannya lewat Bantuan Keuangan langsung ke desa. Satu lembar nilainya 250 perak, dan kotak suaranya 20 ribu per kotak. Satu TPS satu kotak.
Panitia desa sekarang lagi proses cetak. DPMD minta sebelum dicetak, contoh surat suara atau spesimen harus dikasih lihat dan ditandatangani dulu sama masing-masing calon.
“Biar tidak ada ribut nanti. Pernah kejadian nama salah satu huruf saja, harus cetak ulang. Mahal dan berisiko,” ujar perwakilan Panwas kecamatan
Pernyataan Camat Pringgarata Minta Cetak Jangan Numpuk di Satu Tempat
Sementara itu Camat Pringgarata menekankan soal koordinasi pengamanan percetakan. Ia minta sistem cetak, lipat, dan tanda tangan surat suara harus jelas dan dikawal.
“Kalo percetakan numpuk di satu tempat, nanti repot kita semua. Kami di kecamatan siap kumpulkan semua panitia desa. Biar dari percetakan sampai distribusi ke TPS-TPS aman, tidak ada celah curang,” tegas Camat Pringgarata
Ia juga setuju dengan saran dari Kapolsek, supaya pas hari H, surat suara dibuka di depan saksi dulu.
“Surat suara dibuka dulu di depan saksi, masih utuh apa tidak, sudah dicoblos apa belum. Baru dibawa ke bilik suara. Ini untuk mengurangi ribut dan fitnah di TPS. Kita tutup celah curang sekecil mungkin,” kata perwakilan Panitia kecamatan.
“Rencananya, semua panitia dan calon juga akan dikumpulkan lagi untuk penandatanganan deklarasi damai Pilkades 2026.” Tutup Camat Pringgarata. Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Lombokdaily.net




















