Lombok Tengah Luncurkan Operasi Genting 2025 untuk Tekan Angka Stunting

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praya -Kabupaten Lombok Tengah meluncurkan Operasi Genting 2025, sebuah program yang berfokus pada Optimalisasi Pemanfaatan Data Keluarga Risiko Stunting (KRS) untuk menurunkan angka stunting di daerah tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, organisasi perempuan, dan lembaga sosial yang bergerak di isu stunting.

Strategi Komprehensif untuk Menekan Stunting

Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H.M. Nursiah, menekankan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan strategi komprehensif dan kolaborasi lintas sektor. Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan sektor swasta menjadi instrumen penting untuk menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Pemanfaatan Data KRS sebagai Senjata Utama

PLT Kepala BP3AP2KB Lombok Tengah, Kusriadi, menyoroti pentingnya pendekatan berbasis data KRS sebagai dasar perencanaan intervensi. Menurutnya, pencegahan stunting tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari semua pihak.

Baca Juga :  Bupati Loteng HL Pathul Resmikan Jembatan Masmirah Bangkit di Praya Timur 

Target Penurunan Stunting

Kepala Bidang AP2M Bapperida, Sri Mulyana Widiastuti, memaparkan bahwa target penurunan stunting di Lombok Tengah adalah 10% dalam 10 tahun ke depan. Ia menekankan bahwa pencapaian target ini hanya mungkin dicapai dengan kerja sama dan kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Langkah-langkah Pencegahan Stunting

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah stunting, antara lain:

Pemberian Makanan Tambahan

Pemerintah desa telah memprioritaskan pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal untuk meningkatkan gizi balita.

Baca Juga :  Pembukaan Festival Lasqi Bupati Tekankan Pejabatnya Memiliki Kreativitas 

Pemeriksaan Kehamilan.

Dinas Kesehatan menekankan pentingnya pemeriksaan kehamilan minimal enam kali untuk memantau kesehatan ibu dan janin.

Imunisasi Lengkap. Pemerintah juga mendorong agar semua balita mendapatkan imunisasi lengkap untuk mencegah penyakit yang dapat menyebabkan stunting.

Pencegahan Perkawinan Dini

Pemerintah desa juga melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah perkawinan dini, yang dapat meningkatkan risiko stunting pada anak.|®|

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026
Wakil Bupati Lombok Tengah Berikan Pesan Religi di Acara Syukuran dan Pelepasan Purna Tugas
PDAM Lombok Tengah Berkomitmen Memberikan Pelayanan Prima dengan Respon Cepat Pengaduan Konsumen
Lombok Tengah Raih Peringkat Pertama se-NTB dalam Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Raih Peringkat 1 Kinerja Terbaik se-NTB dengan 9 Penghargaan
Kejari Lombok Tengah Peringati Hakordia 2025, Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Pemkab Lombok Tengah Raih Penghargaan PTLRHP Tertinggi dari BPK RI NTB
7.583 Peserta Siap Ramaikan Mandalika KORPRI Fun Night Run 2025
Berita ini 16 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:01 WIB

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:17 WIB

Wakil Bupati Lombok Tengah Berikan Pesan Religi di Acara Syukuran dan Pelepasan Purna Tugas

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:57 WIB

PDAM Lombok Tengah Berkomitmen Memberikan Pelayanan Prima dengan Respon Cepat Pengaduan Konsumen

Senin, 29 Desember 2025 - 13:02 WIB

Lombok Tengah Raih Peringkat Pertama se-NTB dalam Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan

Senin, 15 Desember 2025 - 07:38 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Raih Peringkat 1 Kinerja Terbaik se-NTB dengan 9 Penghargaan

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Sabtu, 10 Jan 2026 - 10:01 WIB