Kampanye Cegah Perkawinan Anak Dimulai Dari Forum SMPN I Praya Timur

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombokdaily.net -Pemerintah Daerah Lombok Tengah (Loteng) prihatin dengan tingginya angka pernikahan dini di wilayahnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada tahun 2023, kasus pernikahan usia anak di NTB mengalami peningkatan signifikan, mencapai 17,32 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 6,92 persen.

Sekda Firman Wijaya : Upaya Pencegahan Pernikahan Dini di 12 Kecamatan di Loteng

Pihaknya melakukan Sosialisasi dan Edukasi dimulai dari Forum Siswa SMPN I Praya Sekecamatan Praya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat melakukan sosialisasi dan edukasi tentang dampak negatif pernikahan dini.” Ujar Sekda Usai Acara Kampanye Cegah Perkawinan Anak, Laun Nyeselm Seumur Erup berlangsung di Halaman SMPN I Pratim pada Sabtu 2 Agustus 2025.

Baca Juga :  Desa Semparu Raih Juara, Lomba Perpusdes 2025 Loteng Rampung

Kata dia, Program Pendewasaan Usia Perkawinan, Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menunda usia pernikahan.

Deklarasi Stop Pernikahan Anak dengan Tema “Dendeq Meraiq Kodeq”. Deklarasi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melindungi anak dari pernikahan dini.

Korelasi Pernikahan Dini dengan Kemiskinan

 

14 Kasus ditemukan Pernikahan dini di Lombok Tengah seringkali terkait dengan kemiskinan dan tantangan ekonomi. Banyak keluarga yang menikahkan anaknya di usia muda dengan harapan mengurangi beban ekonomi rumah tangga. Namun, hal ini justru menambah beban baru dan dapat berdampak negatif pada kehidupan anak.

Baca Juga :  Lombok Tengah Luncurkan Gerakan Serentak Cegah Pernikahan Dini di Sekolah

 

Sekda Lombok Tengah berharap bahwa dengan adanya sosialisasi pernikahan dini, secara serentak yang dipusatkan di di SMPN I Praya Timur, Siswa dan Siswi dapat lebih memahami dampak negatif dari pernikahan dini dan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran untuk mencegah anaknya dari praktik tersebut.

“Masyarakat dapat lebih memahami risiko dan dampak negatif dari pernikahan dini, seperti putus sekolah, kekerasan dalam rumah tangga, dan masalah kesehatan.Mengurangi angka pernikahan dini, Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan angka pernikahan dini dapat menurun. Dengan mencegah pernikahan dini, diharapkan kualitas hidup anak-anak dan remaja dapat meningkat, terutama dalam hal pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga :  Logis Minta Kapolda NTB Irjen Hadi Gunawan Diminta Jaga Netralitas

“Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah penting dalam upaya mencegah pernikahan dini di Lombok Tengah.” Tutup Sekda HL Firman Wijaya ST

Dalam Acara Kampanye ini dihadiri oleh Wakil Bupati dr HM Nursiah, S,sos, Kadis Kesehatan Suherdi, Panitia Kusriadi SKM, M,Si.Dinas Baperinda, serta Kasek SMPN I Praya Tengah, Para Guru SMPN I Praya Timur. |®|

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

KETOK PALU! APBD PERUBAHAN 2026 LOTENG DISETUJUI – Bupati Pathul: Anggaran Tetap Seimbang Untuk Rakyat
Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol
Perda Pasar Rakyat Loteng Ketinggalan Aturan Pusat, Diminta Dirombak Total
SEMEN HILANG, RAKYAT DIBIKIN MERAYAP! DARI LEMBAR SAMPAI MATARAM PROYEK LUMPUH, HARGA DIGORENG GILA-GILAAN
RSUD Praya Kebut Reakreditasi, Target Beres Desember 2026
Lombok Tengah Panen 91 Inovasi! Bupati Pathul: Jangan Berhenti Berkreasi
Paripurna DPRD Lombok Tengah: Bupati Pathul Bahri Ungkap Strategi Dongkrak PAD dan Perbaikan Jalan 25 Km
APBD KETAT, JANJI TETAP JALAN! Bupati Loteng Jawab 7 Fraksi: SILPA Nol Rupiah, Guru Sejahtera, Sad
Berita ini 44 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Jumat, 25 September 2026 - 21:27 WIB

KETOK PALU! APBD PERUBAHAN 2026 LOTENG DISETUJUI – Bupati Pathul: Anggaran Tetap Seimbang Untuk Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 16:14 WIB

Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol

Rabu, 23 September 2026 - 14:27 WIB

Perda Pasar Rakyat Loteng Ketinggalan Aturan Pusat, Diminta Dirombak Total

Selasa, 22 September 2026 - 12:29 WIB

SEMEN HILANG, RAKYAT DIBIKIN MERAYAP! DARI LEMBAR SAMPAI MATARAM PROYEK LUMPUH, HARGA DIGORENG GILA-GILAAN

Selasa, 22 September 2026 - 07:44 WIB

RSUD Praya Kebut Reakreditasi, Target Beres Desember 2026

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

Kombes Komang Tresna Dilepas, Kombes dr. Iskandar Nahkodai Kesehatan Polda NTB

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:37 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:14 WIB

Kasus Lombokdaily

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:32 WIB