Kemiskinan di Lombok Tengah Turun, Tinggal 10,34 Persen

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TENGAH – Kabar baik datang dari Kabupaten Lombok Tengah. Angka kemiskinan di daerah ini turun pada tahun 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2026, penduduk miskin di Lombok Tengah kini tinggal 10,34 persen atau sekitar 106.820 orang. Tahun lalu, angkanya masih 10,68 persen.

Dengan capaian ini, Lombok Tengah menjadi daerah ketiga dengan kemiskinan terendah di Provinsi NTB, setelah Kota Mataram dan Kota Bima.

Plt. Kepala Bapperida Lombok Tengah, Taufikurrahman Pua Note, mengatakan penurunan ini adalah tanda baik bahwa kesejahteraan masyarakat mulai membaik.

“Ini perkembangan positif. Upaya pengentasan kemiskinan perlu terus diperkuat agar hasilnya makin terasa,” katanya.

Selain jumlahnya yang berkurang, kondisi warga miskin juga membaik. Indeks Kedalaman Kemiskinan turun dari 1,15 menjadi 1,05. Artinya, pengeluaran warga miskin sudah semakin dekat dengan garis kemiskinan.

Baca Juga :  QRIS Hadir di Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah Percepat Ekonomi Digital NTB

Indeks Keparahan Kemiskinan juga turun dari 0,31 menjadi 0,18. Artinya, kesenjangan antara sesama warga miskin semakin kecil.

Namun, masih ada tantangan. Garis Kemiskinan di Lombok Tengah pada Maret 2026 naik menjadi Rp618.843 per orang per bulan, dari sebelumnya Rp568.910. Sebagian besar masih untuk kebutuhan makanan, yaitu 75,85 persen.

Baca Juga :  Direktur FP4 NTB Soroti Tindakan Bupati Lombok Timur Usir pemandu wisata dan Wisatawan Asing

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan terus memperkuat kerja sama antar dinas, menyalurkan bantuan sosial tepat sasaran, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan memperbaiki infrastruktur dasar.

“Tantangan ke depan adalah memastikan penurunan ini terus berlanjut dan dirasakan merata oleh semua masyarakat,” tutup Taufikurrahman. Editor :  Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

POLRESTA, Bupati  LOTENG DAN 314 CALON KADES DEKLARASIKAN PILKADES DAMAI 2026
Kemarau Panjang, Pegawai PDAM Loteng Salat Minta Hujan dan Bagi Santunan
Ratusan Santri di Lombok Tengah Peringati Hari Santri Nasional 2026
Perkuat Akses Keuangan UMKM, Wabup Lombok Tengah Hadir di Rakornas TPAKD 2026
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Pemda Loteng Paparkan Prioritas APBD 2027
FRAKSI PBR SOROTI APBD 2027 LOTENG Rp2,5 TRILIUN: JANGAN HANYA FOKUS DI MANDALIKA
Pajak Hiburan MotoGP Mandalika Turun, Wabup Loteng: Kita Masih Menunggu Hitungan MGPA
Belanja Pegawai Capai Rp 1,2 Triliun, Pemkab Lombok Tengah Pertahankan Anggaran dan Soroti Pengangguran 2,7 Persen
Berita ini 5 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Kemiskinan di Lombok Tengah Turun, Tinggal 10,34 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:09 WIB

POLRESTA, Bupati  LOTENG DAN 314 CALON KADES DEKLARASIKAN PILKADES DAMAI 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Kemarau Panjang, Pegawai PDAM Loteng Salat Minta Hujan dan Bagi Santunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Ratusan Santri di Lombok Tengah Peringati Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Akses Keuangan UMKM, Wabup Lombok Tengah Hadir di Rakornas TPAKD 2026

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Kemiskinan di Lombok Tengah Turun, Tinggal 10,34 Persen

Senin, 26 Okt 2026 - 13:48 WIB

Lombokdaily Nasional

SAPI 1 TON JADI JUARA, PETANAK LOMBOK BANGGA!

Senin, 26 Okt 2026 - 09:21 WIB

Steatment Lombokdaily

PANAS BUKAN ALASAN BUANG AIR KE JALAN

Minggu, 25 Okt 2026 - 20:35 WIB