Pajak Hiburan MotoGP Mandalika Turun, Wabup Loteng: Kita Masih Menunggu Hitungan MGPA

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET. Lombok Tengah – Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM. Nursiah, angkat bicara soal pajak hiburan dari gelaran MotoGP Mandalika 2025.

Wabup menyebut, Pemda sampai sekarang masih menunggu setoran pajak hiburan dari pihak penyelenggara. Data jumlah penonton sebanyak 157 ribu orang saat ini masih dipegang oleh MGPA dan ITDC.

“Kita menunggu hitungannya, menunggu setorannya. Sabar dulu. 157 ribu penonton itu datanya dipegang MGPA dan ITDC, menghitung dulu berapa kewajiban pajak hiburan MotoGP,” ujar Wabup Nursiah. Untuk estimasi, Wabup menyebut tahun ini pajak hiburan diperkirakan turun. Jika tahun lalu mencapai Rp2,4 miliar, tahun ini diperkirakan hanya sekitar Rp1,5 miliar. Itu baru dari tiket saja, belum dari dampak hotel dan restoran. Wabup juga menyoroti soal UMKM. Menurutnya, jumlah stand UMKM yang disiapkan untuk Kabupaten Lombok Tengah stagnan. Tahun lalu 30 stand, tahun ini juga 30 stand.

“Pelamarnya kan sampai ratusan. Harusnya ada peningkatan setiap tahun. Ini akan kita evaluasi lagi indikator kurasinya, supaya tahun depan bisa lebih banyak,” tegasnya.

Baca Juga :  Berikut Prestasi Pathul-Nursiah Selama Satu Periode Pimpin Lombok Tengah

Ia menambahkan, yang paling diuntungkan dari MotoGP adalah ITDC, MGPA, masyarakat, tenaga kerja lokal, UMKM, dan Pemda sendiri.

Kabar Baik untuk P3K Paruh Waktu Loteng, Gaji Minimal Rp200 Ribu Plus Jaminan Kesehatan, Cair November

Kabag BKAD Lombok Tengah, Taufikurrahman, menjelaskan soal gaji untuk P3K Paruh Waktu yang selama ini belum memiliki gaji.

Menurutnya, skema sekarang untuk P3K Paruh Waktu yang belum punya gaji akan diberikan gaji minimal Rp200.000 per bulan. Selain gaji, mereka juga akan mendapat jaminan kesehatan sebesar Rp112.000 dan jaminan keselamatan kerja Rp12.000 per orang. “Jaminan kesehatan dan jaminan keselamatan kerja itu lewat Taspen, karena mereka bagian dari ASN,” jelasnya. Besaran gaji tersebut bervariasi, tergantung apakah yang bersangkutan sudah punya gaji pokok atau belum. Bagi yang sudah punya gaji, tidak dianggarkan lagi di perubahan.

Baca Juga :  Bupati Pathul Menyadari Tidak Alergi Kritik 

Untuk pencairannya, Arman menyebut tidak mungkin cair di bulan Oktober. Paling cepat 1 November 2025 sudah bisa terima secara rapel. “Semoga bisa 1 November mereka sudah terima rapel. Satu tahun,” tutupnya.

Editor : Muhammad ROSIDI

 

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Belanja Pegawai Capai Rp 1,2 Triliun, Pemkab Lombok Tengah Pertahankan Anggaran dan Soroti Pengangguran 2,7 Persen
DARURAT LINGKUNGAN! Pakar Sebut Pasar Hewan Batunyala Bom Waktu Pencemaran Sungai di Lombok Tengah
Menuju Indonesia Emas 2045, Muazim Akbar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Praya
Pemkab Lombok Tengah Cairkan Bonus Atlet Peraih Medali Porprov NTB 2026
81 Tahun Loteng Gubernur Ingatkan, Jangan Jadi Tamu di Gumi Paer Sendiri
RIBUAN LOKER DIBUKA! 1.282 Lowongan di Job Fair Masmirah Praya
Paripurna HUT Loteng ke-81: Dari Duka Sade Sampai Sukses MotoGP
BUNG MEMET: MISKIN TURUN, TAPI NGANGGUR NAIK – ITU PR BESAR LOTENG
Berita ini 5 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Pajak Hiburan MotoGP Mandalika Turun, Wabup Loteng: Kita Masih Menunggu Hitungan MGPA

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Belanja Pegawai Capai Rp 1,2 Triliun, Pemkab Lombok Tengah Pertahankan Anggaran dan Soroti Pengangguran 2,7 Persen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:45 WIB

DARURAT LINGKUNGAN! Pakar Sebut Pasar Hewan Batunyala Bom Waktu Pencemaran Sungai di Lombok Tengah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, Muazim Akbar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Praya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:19 WIB

81 Tahun Loteng Gubernur Ingatkan, Jangan Jadi Tamu di Gumi Paer Sendiri

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU