Sertifikat Ditarget Terbit Awal 2027, Mutu Pelayanan Jadi Fokus Utama
LOMBOKDAILY.NET – RSUD Praya Loteng lagi matangkan persiapan Reakreditasi Rumah Sakit tahun 2026. Tim Reakreditasi yang diketuai dr. Basirun, MMRS menargetkan semua persiapan selesai pada Desember 2026. Kalau lancar, sertifikat reakreditasi bisa terbit awal tahun 2027.
Saat ini semua Kelompok Kerja (Pokja) di RSUD Praya lagi kerja keras. Bukan cuma lengkapi dokumen saja, tapi juga benahi aturan dan pastikan semua standar benar-benar jalan di lapangan, di setiap ruangan pelayanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Soalnya, penilaian reakreditasi sekarang beda. Tim penilai tidak hanya lihat tumpukan dokumen. Yang dinilai itu bukti nyata di lapangan. Apakah pelayanan benar benar aman, ada datanya, dievaluasi, dan ada perbaikan terus-menerus.
Pola yang dipakai RSUD Praya sekarang: Dokumen Diterapkan Ada Buktinya. Ada Datanya Dievaluasi Diperbaiki.
Sesuai aturan baru, Kementerian Kesehatan jadi regulator, sementara yang turun survei adalah Lembaga Penyelenggara Akreditasi (LPA). Acuan aturannya pakai KMK No. HK.01.07/MENKES/1596/2024.
Akreditasi ini penting. Bukan sekadar kejar sertifikat di dinding. Kalau RS terakreditasi, artinya pelayanan sudah aman, bermutu dan profesional. Ini juga berpengaruh ke kepercayaan masyarakat dan kerja sama RS dengan pihak lain.
Makanya semua pegawai RSUD Praya, dari dokter, perawat, sampai staf lainnya dilibatkan. Ini jadi tanggung jawab bersama.
Ketua Tim Reakreditasi, dr. Basirun, MMRS menegaskan bahwa Reakreditasi bukan sekadar mengejar sertifikat, tetapi memastikan mutu dan keselamatan pasien benar-benar menjadi budaya dalam setiap pelayanan. Kami optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan sesuai target pada Desember 2026.”
Intinya, RSUD Praya mau terus berbenah untuk warga Loteng. Akreditasi hari ini, mutu pelayanan untuk masyarakat setiap hari.” Pungkas dr. Basirun. | Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net






















