Pusat Informasi Geopark Rinjani Diresmikan, NTB Perkuat Status Warisan Dunia UNESCO

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Iqbal: Rinjani Bukan Sekadar Wisata, Tapi Identitas dan Laboratorium Alam Dunia

SEM BALUN, Lombok Timur – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat posisi Geopark Rinjani-Lombok dalam jaringan UNESCO Global Geopark dengan meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani Terintegrasi di Sembalun, Sabtu (2/5/2026).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peresmian yang dilakukan langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal itu menandai babak baru pengelolaan kawasan Rinjani yang lebih adaptif, berbasis data, dan berstandar global.

 

“Rinjani bukan sekadar destinasi wisata. Ini adalah identitas, sumber kehidupan, sekaligus bagian dari warisan dunia. Tidak boleh ada kompromi terhadap kelestariannya,” tegas Gubernur Iqbal saat pemukulan gong peresmian.

Baca Juga :  Bedah Rumah Warga Tidak Layak Huni di Desa Sukarara

 

Lebih dari Sekadar Gedung

Pusat informasi ini dirancang bukan hanya sebagai fasilitas fisik, melainkan sebagai simpul data dan pengetahuan yang mengintegrasikan geologi, sejarah letusan Gunung Samalas, budaya, hingga kehidupan masyarakat sekitar Rinjani.

 

“Dari sini, kita membangun narasi besar Rinjani kepada dunia sebagai pusat edukasi, konservasi, dan peradaban yang hidup,” tambah Iqbal.

 

General Manager Geopark Rinjani, Qwadru Putro Wicaksono, menyebut pembangunan pusat ini merupakan tindak lanjut rekomendasi asesor UNESCO. “Fasilitas ini menjadi simpul integrasi konservasi, edukasi, dan ekonomi masyarakat dalam satu sistem berkelanjutan,” jelasnya.

 

Baca Juga :  Desa Segala Anyar Siap Genjot Produksi Pupuk Organik Dengan Teknologi Jepang

Jaga Green Card, Sejahterakan Warga

Geopark Rinjani-Lombok mencakup lebih dari 20 geosite lintas kabupaten. NTB berhasil mempertahankan status Green Card UNESCO, indikator keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan pengembangan ekonomi.

 

Gubernur menegaskan arah kebijakan ke depan bukan hanya mempertahankan status, tetapi meningkatkan kualitas pengelolaan. “Kita ingin masyarakat di sekitar Rinjani sejahtera, tetapi tetap dalam kerangka menjaga alam. Kerusakan sekecil apa pun di Rinjani akan berdampak luas,” ujarnya.

 

Penguatan geopark juga menyasar ekonomi kawasan lewat desa wisata, event internasional, dan UMKM lokal. Produk tenun dan kuliner tradisional kini masuk rantai nilai geopark.

 

“Kami tidak hanya menjadi penonton, tetapi bagian dari ekosistem ini. Dampaknya langsung terasa bagi ekonomi masyarakat,” kata Ulfa, pelaku UMKM asal Sembalun.

Baca Juga :  Gubernur NTB Lantik Abul Chair sebagai Sekda Definitif, Ajak Bangun NTB Secara "Berjamaah"

Laboratorium Alam untuk Dunia

Usai peresmian, Gubernur meninjau fasilitas yang menampilkan data geologi, sejarah gunung api purba, hingga lanskap budaya Rinjani. Pemprov NTB menegaskan, penguatan geopark adalah strategi jangka panjang menempatkan NTB sebagai pusat pembelajaran global dan model pengelolaan berbasis konservasi.

 

“Ini bukan sekadar menjaga status UNESCO, tetapi memastikan Rinjani menjadi pusat pengetahuan dunia yang memberi manfaat bagi generasi hari ini dan masa depan,” tutup Iqbal.

Reporter: Tim Redaksi

Lokasi : Sembalun, Lombok Timur

Edisi: Senin, 4 Mei 2026

Penulis : Redaksi

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Warga Sukaraja Titip Harapan di Reses HL Pelita Putra SH. Dari Bak Sampah Hingga Pembinaan Pemuda
Reses di Beber Lekong Empat, Warga Tagih Janji : Minta Terop, Kursi, MCK, Jalan, Hingga Modal Usaha
Reses di Desa Semoyang, Adi Bagus Karya Putra Tampung Aspirasi Warga Praya Timur Soal Jalan dan Irigasi
Dukungan INOVASI Percepat Pencapaian Prioritas Pendidikan di Lombok Tengah
H. Ilham Mahmudi Menang Pilkades Prai Meke, Warga Harap Desa Lebih Maju
Tastura Bergemuruh! SDN Janggawana dan SMPN 15 Mataram Berjaya di Bupati Cup Drumband 2026, Sekda Lombok Tengah Resmi Tutup Festival
Reses di Pujut, Warga Keluhkan Pupuk Langka dan Jalan Usaha Tani Rusak ke Anggota DPRD Sugiarto
Dari Desa untuk NTB: Teh Prabu dan Monkey Cave Raih Juara II
Berita ini 27 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Sabtu, 7 November 2026 - 15:48 WIB

Warga Sukaraja Titip Harapan di Reses HL Pelita Putra SH. Dari Bak Sampah Hingga Pembinaan Pemuda

Jumat, 6 November 2026 - 19:51 WIB

Reses di Beber Lekong Empat, Warga Tagih Janji : Minta Terop, Kursi, MCK, Jalan, Hingga Modal Usaha

Rabu, 4 November 2026 - 08:20 WIB

Reses di Desa Semoyang, Adi Bagus Karya Putra Tampung Aspirasi Warga Praya Timur Soal Jalan dan Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 14:37 WIB

Dukungan INOVASI Percepat Pencapaian Prioritas Pendidikan di Lombok Tengah

Selasa, 3 November 2026 - 14:30 WIB

H. Ilham Mahmudi Menang Pilkades Prai Meke, Warga Harap Desa Lebih Maju

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU