Lombok Tengah (NTB) -Festival Bau Nyale 2026 kembali digelar di Pantai Seger, Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, pada Sabtu (7/2/2026). Festival tahunan ini menjadi agenda pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Sasak.
Ribuan Masyarakat Berbaur
Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di NTB berbaur bersama wisatawan mancanegara memadati kawasan Pantai Seger sejak siang hari. Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa nilai pengorbanan Putri Mandalika merupakan kearifan lokal yang relevan dalam mendukung pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kearifan Lokal yang Mengiringi Pembangunan
“Pengorbanan seperti yang dilakukan Putri Mandalika dalam legenda adalah kearifan lokal yang mengiringi doa kita dalam membangun NTB yang makmur dan mendunia,” ujar Gubernur. Meski sejumlah rangkaian acara tidak dapat ditampilkan akibat kondisi cuaca, Festival Bau Nyale 2026 tetap berlangsung meriah.
Antusiasme pengunjung juga tercermin dari berbagai testimoni. Mak Ace (65), warga Kabupaten Lombok Utara, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk menikmati suasana festival sekaligus menyaksikan tradisi Bau Nyale. Sementara itu, Christina (30), wisatawan asal Perancis, mengaku tertarik menghadiri Festival Bau Nyale setelah mendengar kisah Putri Mandalika saat berlibur di kawasan Kuta Mandalika.
Meningkatkan Pariwisata dan Kesejahteraan Masyarakat
Festival Bau Nyale 2026 diharapkan terus menjadi sarana pelestarian budaya, penguatan sektor pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Dengan demikian, festival ini dapat menjadi salah satu agenda pariwisata yang paling dinantikan di NTB.
Bupati Loteng Berharap Festival Bau Nyale Jadi Momentum Promosi Budaya Lokal
Bupati Lombok Tengah (Loteng) HL Pathul Bahri S,IP M,AP berharap bahwa Festival Bau Nyale dapat ditingkatkan untuk memperkenalkan budaya lokal Loteng dan Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada masyarakat luas. Festival yang digelar setiap tahun ini merupakan salah satu agenda pariwisata yang paling dinantikan di NTB.
Meningkatkan Promosi Budaya Lokal
Dengan meningkatkan promosi budaya lokal melalui Festival Bau Nyale, Bupati Loteng berharap bahwa masyarakat luas dapat lebih mengenal dan memahami kekayaan budaya yang dimiliki oleh Loteng dan NTB. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Loteng dan NTB.
Mengembangkan Sektor Pariwisata.
Festival Bau Nyale juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengembangkan sektor pariwisata di Loteng dan NTB. Dengan demikian, perekonomian masyarakat dapat meningkat dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.
Melestarikan Budaya Lokal
Bupati Loteng juga berharap bahwa Festival Bau Nyale dapat menjadi sarana untuk melestarikan budaya lokal Loteng dan NTB. Dengan demikian, budaya lokal dapat terus hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. (T)
Penulis : Rossi
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net






















