Mataram, 5 Januari 2026 – Organisasi Masyarakat (Ormas) Sasaka Nusantara baru-baru ini memaparkan filosofi di balik logo/lambangnya yang menjadi identitas kolektif bagi Keluarga Besar Sasak. Logo ini dirancang dengan penuh makna dan menjadi landasan nilai dan prinsip yang menggerakkan langkah organisasi dalam menjaga warisan budaya, memperkuat persatuan, serta berkontribusi pada pembangunan bangsa. Menurut Ibnu Hajar, Ketua Umum Sasaka Nusantara, logo ini bukan sekadar bentuk estetika semata, melainkan wujud nyata dari komitmen organisasi untuk menjadi wadah yang religius dalam nilai, beradab dalam budaya, solid dalam persatuan, bijak dalam kepemimpinan, kuat dalam identitas, dan maju dalam visi masa depan.
Logo Sasaka Nusantara terdiri dari beberapa unsur yang memiliki makna mendalam, antara lain:
Lingkaran Emas : Simbol persatuan dan kemuliaan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mahkota Emas: Simbol kepemimpinan dan tanggung jawab moral
– Perisai Biru: Simbol iman, kedamaian, dan perlindungan
Keris Sasak : Simbol keberanian dan kebijaksanaan
Dua Bintang : Simbol cahaya petunjuk dan harapan
Ornamen Emas: Simbol akar tradisi dan keberlanjutan warisan
Warna Hitam dan Garis Merah-Putih: Simbol kedalaman dan kearifan lokal serta kebangkitan Nusantara
Ibnu Hajar berharap bahwa dengan pemahaman yang mendalam tentang filosofi logo ini, Keluarga Besar Sasak dapat lebih bersatu dan bergerak bersama untuk menjaga marwah leluhur serta membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Sasak dan bangsa Indonesia.|®|
Penulis : Rossi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Lombokdaily.net






















