Bupati Lantik Pejabat Baru RSUD Praya, Minta Poliklinik Buka Hari Sabtu
LOMBOKDAILY.NET. PRAYA – Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P., M.AP melantik dan mengambil sumpah pejabat baru di lingkungan RSUD Praya, Senin (6/10) di Aula RSUD Praya.
Pelantikan ini bukan sekedar isi jabatan kosong. Kata Bupati, ini bagian dari penataan besar karena RSUD Praya baru saja naik kelas dari Rumah Sakit Kelas C menjadi Kelas B.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau kelas rumah sakit sudah naik, maka cara kerjanya juga harus naik,” kata Bupati dalam sambutannya.
Dengan naik kelas jadi Kelas B, aturannya juga berubah. Lewat Perda Nomor 4 Tahun 2026, struktur RSUD Praya dirombak total. Kalau dulu Direktur dijabat pejabat Administrator, sekarang harus dijabat pejabat tinggi pratama setara Eselon II.b.
Di bawah Direktur, sekarang hanya ada jabatan Administrator atau setara III.a dan III.b. Tidak ada lagi jabatan Pengawas atau Eselon IV seperti dulu.
Bupati menegaskan, tidak semua pejabat lama di Eselon IV bisa masuk ke struktur baru. Sebagian akan dialihkan ke jabatan Fungsional sesuai keahliannya. Bahkan ada yang bisa menempati jenjang Fungsional Madya.
“Jabatan boleh berubah, tapi pengabdian tidak boleh berkurang. Struktur boleh berubah, tapi semangat melayani masyarakat harus makin kuat,” tegasnya.
Bupati juga minta Direktur segera bereskan soal pegawai. Harus dipetakan semua, baik PNS maupun PPPK. Berapa butuhnya tiap unit, apa keahliannya, bagaimana pembagian shift agar pelayanan 24 jam tetap jalan.
“Jangan hanya bicara soal jumlah pegawai. Yang penting itu the right man on the right job. Orang yang tepat di pekerjaan yang tepat,” ujarnya.
Poin penting lainnya, Bupati minta tata kelola keuangan RSUD diperketat. Harus tertib, transparan, dan akuntabel. Semua dicatat rapi dan dikontrol berkala.
Yang paling ditunggu masyarakat, Bupati minta pelayanan rawat jalan dibuka juga pada hari Sabtu. Semua poliklinik diminta buka sesuai kesiapan tenaga dan aturan yang ada.
“Jangan sampai masyarakat hanya bisa berobat hari kerja saja. Kalau RSUD sudah naik kelas B, manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Harus makin mudah, makin cepat, dan makin ramah,” katanya.
Di akhir sambutan, Bupati berpesan agar semua pegawai tidak membeda-bedakan pasien. Kaya atau miskin harus dilayani sama, dengan ramah dan manusiawi.
“Orang datang ke rumah sakit itu lagi butuh pertolongan. Berikan rasa aman dan rasa dihargai. Tidak ada pelayanan hebat kalau kita kerja sendiri-sendiri,” tutupnya.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Bupati mengucapkan selamat dan mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah, bukan sekedar penghargaan. | Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Lombokdaily.net




















