Kajari Lombok Tengah Ganti, Bayu Novrian Dinata Resmi Dilantik

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, PRAYA – Kejaksaan Negeri Lombok Tengah punya pimpinan baru. Bayu Novrian Dinata resmi dilantik jadi Kepala Kejari Lombok Tengah.

Bayu menggantikan Putri Ayu Wulandari. Putri Ayu dipromosikan jadi Kajari Kulon Progo, Yogyakarta.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala Kejati NTB, Wahyudi. Tempatnya di Aula Kejati NTB, Mataram, Senin (10/8/2026) pagi jam 10.00 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Intelijen Kejari Loteng, Alfa Dera membenarkan pelantikan itu.

“Pelantikan di Kejati tadi pagi lancar. Malam ini lanjut pelepasan dan ramah tamah,” kata Alfa.

Baca Juga :  Lombok Tengah Raih Juara Umum STQH XXVIII NTB 2025, Siap Melaju Ke Tingkat Nasional di Kendari

Bawa Formasi Baru, Sudah Kompak

Bukan hanya Kajari yang ganti. Sejumlah Kepala Seksi (Kasi) di Kejari Loteng juga diganti. Terutama Kasi Pidsus dan Kasi Datun.

Menurut Alfa, pejabat yang baru ini rata-rata sudah pernah tugas bareng sebelumnya. Jadi sudah saling kenal dan kompak.

“Chemistry sudah terbentuk. Ini jadi modal untuk kerja lebih cepat, baik pencegahan maupun penindakan,” ujarnya.

Ada Jejak Kasus Teddy Minahasa

Yang menarik, Kasi Pidsus yang baru pernah jadi jaksa di kasus narkoba mantan Kapolda Sumbar, Teddy Minahasa, saat masih tugas di Jakarta.

Baca Juga :  Bupati Pathul Imbau Warganya Agar Menjaga Keamanan Dalam Merayakan Pergantian Tahun 2025

Ternyata, Kajati NTB Wahyudi saat ini juga pernah ikut menangani kasus yang sama di Jakarta.

Alfa bilang, pengalaman menangani kasus besar itu jadi bekal penting untuk tugas di Lombok Tengah agar kerja lebih profesional dan berintegritas.

Fokus Jaga Uang Daerah

Di bawah pimpinan baru, Kejari Loteng akan fokus mengawasi pembangunan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Ada Surat Masuk dari Golkar ke DPRD Loteng

Seksi Intelijen akan jadi penyuplai data untuk bidang lain. Targetnya mencegah kebocoran uang daerah, seperti dari retribusi dan parkir.

“Bank Data Intelijen akan full support Pidsus dan Datun. Tidak hanya menindak, tapi juga mencegah dan memperbaiki tata kelola,” tegas Alfa.

Dengan pimpinan baru ini, Kejari Loteng diharapkan bisa menegakkan hukum lebih kuat dan membantu pemerintah daerah lebih baik.| Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

KETOK PALU! APBD PERUBAHAN 2026 LOTENG DISETUJUI – Bupati Pathul: Anggaran Tetap Seimbang Untuk Rakyat
Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol
Perda Pasar Rakyat Loteng Ketinggalan Aturan Pusat, Diminta Dirombak Total
SEMEN HILANG, RAKYAT DIBIKIN MERAYAP! DARI LEMBAR SAMPAI MATARAM PROYEK LUMPUH, HARGA DIGORENG GILA-GILAAN
RSUD Praya Kebut Reakreditasi, Target Beres Desember 2026
Lombok Tengah Panen 91 Inovasi! Bupati Pathul: Jangan Berhenti Berkreasi
Paripurna DPRD Lombok Tengah: Bupati Pathul Bahri Ungkap Strategi Dongkrak PAD dan Perbaikan Jalan 25 Km
APBD KETAT, JANJI TETAP JALAN! Bupati Loteng Jawab 7 Fraksi: SILPA Nol Rupiah, Guru Sejahtera, Sad
Berita ini 61 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Jumat, 25 September 2026 - 21:27 WIB

KETOK PALU! APBD PERUBAHAN 2026 LOTENG DISETUJUI – Bupati Pathul: Anggaran Tetap Seimbang Untuk Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 16:14 WIB

Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol

Rabu, 23 September 2026 - 14:27 WIB

Perda Pasar Rakyat Loteng Ketinggalan Aturan Pusat, Diminta Dirombak Total

Selasa, 22 September 2026 - 12:29 WIB

SEMEN HILANG, RAKYAT DIBIKIN MERAYAP! DARI LEMBAR SAMPAI MATARAM PROYEK LUMPUH, HARGA DIGORENG GILA-GILAAN

Selasa, 22 September 2026 - 07:44 WIB

RSUD Praya Kebut Reakreditasi, Target Beres Desember 2026

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:14 WIB

Kasus Lombokdaily

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:32 WIB