Dua Santri Luka Bakar di Batukliang Utara Dapat Bantuan Kandang Ayam dari PERUMDAM Tiara

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATUKLIANG UTARA, LOTENG – Pengobatan dua orang santri korban kebakaran di Kecamatan Batukliang Utara sempat berhenti. Penyebabnya, biaya sudah tidak ditanggung BPJS, sementara keluarga kesulitan uang.

Sabtu, 13 Juni 2026, Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah turun langsung ke rumah korban bersama Direktur Utama PERUMDAM Tiara, Bambang Supratomo, dan tim TKPKD Loteng. Mereka menyerahkan bantuan pengobatan sekaligus bantuan usaha rumahan berupa kandang dan ayam petelur.

Baca Juga :  Bupati Loteng Serahkan 1.607 SK PPPK

Wabup Nursiah mengaku prihatin melihat kondisi kedua santri yang sudah 5 bulan dirawat tapi luka bakarnya belum sembuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami turut sedih atas musibah anak-anak kita ini. Pemerintah pasti hadir untuk bantu meringankan beban keluarga,” kata Nursiah.

Ia memastikan pengobatan akan dilanjutkan. “Insya Allah hari Senin korban akan kami bawa ke RSUP. Biayanya akan dibantu lewat PERUMDAM Tiara sebagai OPD pembina wilayah Batukliang Utara,” ujarnya.

Baca Juga :  Tim Advokasi KONI Provinsi NTB Gegabah dan Keluar dari ADART, Ketum harus Bijak

Direktur Utama PERUMDAM Tiara, Bambang Supratomo, S.IP, MM, menyatakan pihaknya siap kawal pengobatan sampai tuntas, bareng pemerintah desa dan puskesmas.

Selain biaya berobat, PERUMDAM Tiara juga menyalurkan bantuan CSR berupa sembako, kandang, dan ayam petelur. “Program ayam petelur ini memang sudah lama kami rancang bareng Pak Wabup untuk bantu angkat ekonomi warga dan cegah stunting. Alhamdulillah hari ini bisa kami kasih ke keluarga korban,” kata Bambang.

Baca Juga :  Kapolda NTB dan Kepala Kantor Pertanahan Loteng Kompak, Sepakat Jaga Harmoni Agraria di Daerah

Menurut Bambang, kondisi ekonomi keluarga korban memang berat. Bahkan ongkos ojek ke rumah sakit saja sering tidak ada.

“Semoga dari hasil jual telur tiap hari ini bisa jadi tambahan penghasilan, sekaligus bantu penuhi kebutuhan keluarga,” tutupnya.|

Editor; Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

KETOK PALU! APBD PERUBAHAN 2026 LOTENG DISETUJUI – Bupati Pathul: Anggaran Tetap Seimbang Untuk Rakyat
Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol
Perda Pasar Rakyat Loteng Ketinggalan Aturan Pusat, Diminta Dirombak Total
SEMEN HILANG, RAKYAT DIBIKIN MERAYAP! DARI LEMBAR SAMPAI MATARAM PROYEK LUMPUH, HARGA DIGORENG GILA-GILAAN
RSUD Praya Kebut Reakreditasi, Target Beres Desember 2026
Lombok Tengah Panen 91 Inovasi! Bupati Pathul: Jangan Berhenti Berkreasi
Paripurna DPRD Lombok Tengah: Bupati Pathul Bahri Ungkap Strategi Dongkrak PAD dan Perbaikan Jalan 25 Km
APBD KETAT, JANJI TETAP JALAN! Bupati Loteng Jawab 7 Fraksi: SILPA Nol Rupiah, Guru Sejahtera, Sad
Berita ini 15 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Jumat, 25 September 2026 - 21:27 WIB

KETOK PALU! APBD PERUBAHAN 2026 LOTENG DISETUJUI – Bupati Pathul: Anggaran Tetap Seimbang Untuk Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 16:14 WIB

Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol

Rabu, 23 September 2026 - 14:27 WIB

Perda Pasar Rakyat Loteng Ketinggalan Aturan Pusat, Diminta Dirombak Total

Selasa, 22 September 2026 - 12:29 WIB

SEMEN HILANG, RAKYAT DIBIKIN MERAYAP! DARI LEMBAR SAMPAI MATARAM PROYEK LUMPUH, HARGA DIGORENG GILA-GILAAN

Selasa, 22 September 2026 - 07:44 WIB

RSUD Praya Kebut Reakreditasi, Target Beres Desember 2026

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:14 WIB

Kasus Lombokdaily

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:32 WIB