Belanja Pegawai Capai Rp 1,2 Triliun, Pemkab Lombok Tengah Pertahankan Anggaran dan Soroti Pengangguran 2,7 Persen

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET. LOMBOK TENGAH – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menegaskan akan mempertahankan anggaran yang telah disampaikan ke DPRD. Hal itu disampaikan usai adanya pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

Nantinya, pembahasan akan dilanjutkan lebih detail antara Banggar DPRD dengan TAPD Pemkab Lombok Tengah untuk berdialog dan melihat skala prioritas yang paling mendesak.

Wakil Bupati Kabupaten Lombok Tengah Dr HM Nursiah menegaskan bahwa pembahasan ini tidak berpengaruh terhadap tiga kantin yang disorot. Termasuk kajian dan besaran anggaran akan dibahas tuntas di forum tersebut.

Salah satu sorotan dalam pembahasan adalah belanja pegawai yang masih di atas 40 persen. Nursiah menyebut, belanja pegawai tahun ini mencapai Rp 1,2 triliun. Jumlah tersebut wajib dianggarkan untuk gaji hampir 50 ribu ASN yang terdiri dari PNS dan P3K.

“Belanja pegawai hampir 50 ribu, itu jumlah ASN, wajib kita anggarkan gajinya. Tahun ini dan tahun depan beda sedikit, ada peningkatan karena pensiun,” jelasnya.

Baca Juga :  10 Tahun Kesiapsiagaan Bencana: A-PAD Indonesia Perkuat Pariwisata Tangguh di Bali Nusra Lewat Desa Wisata

Selain soal anggaran, DPRD juga menyoroti tingginya angka pengangguran di Lombok Tengah.

Menanggapi itu, Wabup menyebut tingkat pengangguran terbuka di Lombok Tengah saat ini berada di angka 2,7 persen. Angka tersebut menjadi asumsi makro dan motivasi bagi pemerintah untuk terus membuka lapangan kerja. Salah satu upaya yang dinilai efektif adalah Job Fair (Jobper). Pada pelaksanaan kemarin, Job Fair menarik ribuan pencari kerja.

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan Lebaran, Cabang BIL Gelar Pertemuan  Komite Keamanan Bandara

“Itu peluang untuk kita dorong masyarakat bekerja di semua lini perusahaan di Lombok Tengah. Job Fair sangat efektif untuk terus kita kembangkan,” ujar Dr HM Nursiah, S,sos MSI.

Selain Job Fair, Pemkab juga memfasilitasi pelatihan kerja melalui BLK serta membuka peluang kerja di luar negeri. Masyarakat diminta menempuh jalur legal dan tidak tergiur jalur ilegal. Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Pajak Hiburan MotoGP Mandalika Turun, Wabup Loteng: Kita Masih Menunggu Hitungan MGPA
DARURAT LINGKUNGAN! Pakar Sebut Pasar Hewan Batunyala Bom Waktu Pencemaran Sungai di Lombok Tengah
Menuju Indonesia Emas 2045, Muazim Akbar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Praya
Pemkab Lombok Tengah Cairkan Bonus Atlet Peraih Medali Porprov NTB 2026
81 Tahun Loteng Gubernur Ingatkan, Jangan Jadi Tamu di Gumi Paer Sendiri
RIBUAN LOKER DIBUKA! 1.282 Lowongan di Job Fair Masmirah Praya
Paripurna HUT Loteng ke-81: Dari Duka Sade Sampai Sukses MotoGP
BUNG MEMET: MISKIN TURUN, TAPI NGANGGUR NAIK – ITU PR BESAR LOTENG
Berita ini 10 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Pajak Hiburan MotoGP Mandalika Turun, Wabup Loteng: Kita Masih Menunggu Hitungan MGPA

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Belanja Pegawai Capai Rp 1,2 Triliun, Pemkab Lombok Tengah Pertahankan Anggaran dan Soroti Pengangguran 2,7 Persen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:45 WIB

DARURAT LINGKUNGAN! Pakar Sebut Pasar Hewan Batunyala Bom Waktu Pencemaran Sungai di Lombok Tengah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, Muazim Akbar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Praya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:19 WIB

81 Tahun Loteng Gubernur Ingatkan, Jangan Jadi Tamu di Gumi Paer Sendiri

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU