BUNG MEMET: MISKIN TURUN, TAPI NGANGGUR NAIK – ITU PR BESAR LOTENG

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET. PRAYA – Catatan besar untuk Lombok Tengah. Angka kemiskinan memang sudah turun di bawah rata-rata Provinsi NTB, tapi angka pengangguran malah naik.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah, Ahmad Samsul Hadi, SH atau akrab disapa Bung Memet.

“Jadi catatan kita yang paling besar itu, jika angka kemiskinan kita turun tapi penganggurannya naik, itu kan harus ada kerja ekstra,” kata Bung Memet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, selain pengangguran, PR lain adalah infrastruktur dan pelayanan publik, terutama kesehatan. Rumah sakit di Loteng memang sudah naik kelas, tapi pelayanannya juga harus ikut naik.

Untuk tahun anggaran 2027, dewan sudah minta agar hal-hal itu jadi prioritas. Pihak legislatif pasti mendukung langkah konkret pemerintah daerah untuk pembangunan yang lebih baik.

Baca Juga :  Hadiri Perayaan Imlek, LMI Minta Jaga Terus Keharmonisan

Data 500 Ribu Nganggur Masih Tanda Tanya

Bung Memet mengaku belum dapat angka pasti berapa persen kenaikan pengangguran. Di rapat terakhir, dewan sudah minta Dinas terkait untuk mendata lebih maksimal, termasuk pengangguran setengah terbuka.

“Kalau logika kita, penduduk kita itu 1 juta 118 sampai 1,2 juta jiwa, itu malah setengahnya dibilang pengangguran. Sekitar 500 sampai 600 ribu usia produktif,” jelasnya.

Angka itu dinilai tidak masuk akal dan tidak sebanding dengan capaian pembangunan Pemkab Loteng. Makanya ia minta Dinas Tenaga Kerja memastikan lagi ke BPS.

Investasi Banyak, Lapangan Kerja Sepi

Bung Memet menyoroti investasi yang masif, terutama di sektor pariwisata. Menurutnya investasi itu belum menghasilkan lapangan kerja yang banyak.

Baca Juga :  Mengembangkan Pariwisata NTB Berkualitas dan Berkelanjutan

“Potensi pajak memang benar dari pariwisata, tapi dalam skala yang lebih besar belum masuk. Jadi dia seperti bubble, seperti gelembung,” sindirnya.

Ia mencontohkan, DPRD sedang menggodok insentif berusaha dan insentif investasi, tapi sampai sekarang belum jalan. Begitu juga dampak MotoGP dan kehadiran KEK Mandalika.

“Kalau ditanya PAD MotoGP untuk kita berapa, selalu tidak pernah ada kepastian. Kehadiran KEK Mandalika ini belum nampak. Belum, saya belum melihat itu,” tegasnya.

Meski begitu, ia optimis untuk tahun anggaran 2027. PAD Loteng sudah tembus Rp631 miliar.

Job Fair Bagus, Tapi Harus Lebih Masif

Adanya Job Fair dalam rangkaian HUT Loteng dinilai bagus untuk mengurangi pengangguran, tapi harus lebih masif. Harus jelas, dalam setahun lulusan kita berapa, yang terserap lapangan kerja berapa.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI, Gerakan Tanam Cabai Bersama Siswa untuk Kendalikan Inflasi

Soal penyebab susah kerja, Bung Memet menyebut bisa jadi karena soft skill dan hard skill SDM kita yang kurang. Tapi pangsa pasar dan data serapan tenaga kerja dari investasi juga tidak pernah jelas.

Soal anak muda yang milih-milih pekerjaan, maunya langsung enak dan gaji besar, ia menanggapi santai.

“Ya nggak bisa dong, UMR kita berapa? 2,7 juta. Ya kalau orang sudah mulai kerja, start dengan UMR, ya gimana. Kalau milih-milih kerja silahkan saja, tapi harus pasti dia expert atau tidak, ahli di bidangnya atau tidak,” katanya.

Ia juga mengungkap data, tiap tahun ada sekitar 10.000 warga Loteng yang mendaftar menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri. | Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Paripurna HUT Loteng ke-81: Dari Duka Sade Sampai Sukses MotoGP
Ketua Komisi I DPRD Loteng: Tribun MotoGP Kosong, Loteng Belum Dapat Apa-Apa
APBD Loteng 2027 Rp2,5 Triliun, Bupati Pathul Untuk Sejahterakan Masyarakat Sampai Pelosok Desa
12 Kecamatan Turun Jalan, HUT ke-81 Loteng Jadi Ajang Persatuan
Bazar Mandalika Panen Cuan, Tenun NTB Jadi Buruan Bule
Pesta Rasa di Mandalika: Ratusan Ribu Tamu Tumpah, Lidah Gubernur Cuma Kenal Dua Rasa – Enak dan Enak Banget!
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Siap Coblos 29 Oktober! 309 Calon Kades di Loteng Sudah Kantongi Nomor Urut, Desa Mas-Mas Batukliang Lawan Kotak Kosong
Berita ini 3 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Paripurna HUT Loteng ke-81: Dari Duka Sade Sampai Sukses MotoGP

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:02 WIB

BUNG MEMET: MISKIN TURUN, TAPI NGANGGUR NAIK – ITU PR BESAR LOTENG

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Ketua Komisi I DPRD Loteng: Tribun MotoGP Kosong, Loteng Belum Dapat Apa-Apa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:19 WIB

APBD Loteng 2027 Rp2,5 Triliun, Bupati Pathul Untuk Sejahterakan Masyarakat Sampai Pelosok Desa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:21 WIB

12 Kecamatan Turun Jalan, HUT ke-81 Loteng Jadi Ajang Persatuan

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Lombokdaily Nasional

Paripurna HUT Loteng ke-81: Dari Duka Sade Sampai Sukses MotoGP

Rabu, 14 Okt 2026 - 16:51 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

BUNG MEMET: MISKIN TURUN, TAPI NGANGGUR NAIK – ITU PR BESAR LOTENG

Rabu, 14 Okt 2026 - 16:02 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Ketua Komisi I DPRD Loteng: Tribun MotoGP Kosong, Loteng Belum Dapat Apa-Apa

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:53 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

12 Kecamatan Turun Jalan, HUT ke-81 Loteng Jadi Ajang Persatuan

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:21 WIB